Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan

    4 April 2026

    Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    4 April 2026

    Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • 5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan
    • Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
    • Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM
    • Prabowo Berkunjung ke Jepang, Indef: Kemitraan Dagang Makin Kuat
    • Strategi Mentan Amran Jamin Stok Beras hingga 2027, Hadapi El Nino Godzilla
    • Pemkot Kediri tingkatkan pembangunan, pendidikan dan kesehatan jadi prioritas utama
    • Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Diduga Temani Gus Yaqut
    • Program MBG Malang Kembali Berjalan, Pengawasan Diperketat Pasca Evaluasi Menu
    • Kulit Mama Terancam Jika Sering Lewatkan Skincare Malam
    • 5 Warung Mie Ayam Lezat di Jakarta Selatan untuk Sarapan Cepat, Mulai Rp14 Ribu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Wawancara Khusus: Serangan AS-Israel ke Iran Dipicu Ambisi Geopolitik dan Ancaman Nuklir

    Wawancara Khusus: Serangan AS-Israel ke Iran Dipicu Ambisi Geopolitik dan Ancaman Nuklir

    adm_imradm_imr9 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perang di Timur Tengah: Motif, Teknologi, dan Kekhawatiran Masa Depan

    Perang yang pecah pada 28 Februari 2026 antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran langsung mengguncang dunia. Serangan udara besar-besaran dikabarkan menghantam sejumlah titik strategis di Teheran dan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bersama sejumlah petinggi militer. Iran pun membalas dengan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Konflik ini meluas, korban sipil berjatuhan, dan kekhawatiran eskalasi perang di Timur Tengah semakin besar.

    Topik ini dibahas dalam sebuah wawancara khusus oleh Pemred Tribun Pekanbaru, Erwin Ardian, dengan Pakar Hukum Internasional Universitas Muhammadiyah Riau, Fahmi Salsabila. Berikut adalah beberapa poin penting dari diskusi tersebut:

    Alasan Serangan Terhadap Iran

    Erwin Ardian bertanya tentang alasan Amerika dan Israel akhirnya menyerang Iran, padahal negosiasi disebut masih berjalan. Menurut Fahmi, hubungan Iran dengan Amerika memang konfrontatif sejak Revolusi Iran 1979. Meskipun Iran sudah lama diembargo, negara ini tetap bertahan dan bahkan berkembang secara militer. Saat ini, Iran memiliki rudal hipersonik, drone canggih, dan kemampuan pengayaan nuklir hingga 60 persen. Ini membuat Barat khawatir, meskipun belum ada bukti bahwa Iran memiliki senjata nuklir.

    Israel tidak ingin ada negara di Timur Tengah yang memiliki kemampuan nuklir. Sementara Amerika, dengan doktrin realisnya, ingin tetap menjadi aktor utama dunia. Jika ada negara yang dianggap menandingi, maka akan ditekan atau ditaklukkan.

    Presisi Serangan dan Teknologi Militer

    Erwin Ardian juga bertanya bagaimana serangan itu bisa sangat presisi, dengan target langsung mengenai tokoh-tokoh utama. Fahmi menjelaskan bahwa teknologi militer Amerika dan Israel sangat mumpuni. Mereka punya satelit canggih, sistem penginderaan jarak jauh, dan rudal presisi yang dipandu satelit. Dengan kombinasi teknologi dan strategi militer, target bisa dikunci dengan sangat akurat. Hal ini menunjukkan ada kelemahan dalam sistem keamanan Iran, sehingga lokasi para petinggi bisa diketahui.

    Peran Intelijen dalam Perang

    Fahmi menyebutkan bahwa intelijen memainkan peran besar dalam perang ini. Mossad Israel dikenal sangat kuat, dan pelacakan bisa dilakukan lewat berbagai cara, termasuk melalui perangkat pribadi seperti ponsel. Teknologi pelacakan sekarang sangat canggih, sehingga posisi target bisa diketahui secara detail.

    Keberadaan Khamenei Saat Serangan

    Erwin Ardian bertanya apakah Khamenei tidak berada di bunker saat serangan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa beliau terkena reruntuhan bangunan akibat serangan udara. Artinya, kemungkinan besar tidak berada di bunker khusus saat serangan terjadi.

    Kepemimpinan Iran Pasca-Khamenei

    Setelah Khamenei wafat dan sudah ditunjuk pengganti sementara, Fahmi menjelaskan bahwa ke depan bergantung pada siapa yang akan memimpin. Jika yang terpilih adalah sosok yang masih satu garis keras dan memiliki kedekatan dengan IRGC, maka perlawanan kemungkinan akan terus berlanjut. Saat ini Amerika masih terus menggempur, dan kita masih harus menunggu perkembangan berikutnya.

    Prediksi Durasi Perang

    Erwin Ardian bertanya apakah prediksi perang bisa berlangsung tiga pekan realistis. Fahmi menyatakan bahwa sulit untuk memprediksi selesai cepat. Iran sudah menyerang wilayah yang memiliki pangkalan militer AS, dan pecahan rudal di negara-negara tetangga juga menimbulkan korban. Jika Iran merasa kehilangan figur sebesar Khamenei, balasannya bisa habis-habisan. Konflik ini berpotensi meluas, bukan hanya Iran, Israel, dan Amerika, tapi juga negara-negara Teluk dan Arab yang selama ini menjadi sekutu AS.



    Api di Timur Tengah ini bisa merembet ke banyak negara. Selama ini beberapa negara Arab memang menginginkan Iran melemah. Tapi jika perang membesar, semua pihak bisa terdampak.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Prabowo Berkunjung ke Jepang, Indef: Kemitraan Dagang Makin Kuat

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Kekalahan Praka Farizal di Lebanon, DPR Minta Evaluasi dan Pengundangan Pasukan Damai

    By adm_imr4 April 20261 Views

    PBB Desak Keadilan atas Kematian TNI Farizal, Kecam Serangan Israel ke Lebanon

    By adm_imr4 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan

    4 April 2026

    Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    4 April 2026

    Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM

    4 April 2026

    Prabowo Berkunjung ke Jepang, Indef: Kemitraan Dagang Makin Kuat

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?