Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    AWK Minta Maaf Atas Penyebaran Konten Hoax

    4 April 2026

    Puncak arus balik 2026 belum berlalu, kemacetan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi memanjang

    4 April 2026

    PP Tunas Berlaku, Ini Cara Alihkan Anak ke Aktivitas Produktif

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • AWK Minta Maaf Atas Penyebaran Konten Hoax
    • Puncak arus balik 2026 belum berlalu, kemacetan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi memanjang
    • PP Tunas Berlaku, Ini Cara Alihkan Anak ke Aktivitas Produktif
    • Opini: Bebaskan Timor Barat dari Malaria, Kuncinya Surveilans Migrasi
    • 7 manfaat minum alpukat untuk ibu hamil, jangan sampai terlewat
    • Misteri Pembunuhan Maria Simaremare, Staf Bawaslu Tewas Mengenaskan di Kontrakan
    • Pesona Pantai Gajah Kebumen, Wisata Murah dan Bebas Bayar
    • Wall Street Naik Senin (30/3), Perhatian pada Konflik Timur Tengah
    • Kapan saja kamu terlambat menerima chat WhatsApp? Ini penyebab dan solusinya
    • 2,77 Juta Kendaraan Pemudik Kembali ke Jakarta Hingga H+7 Lebaran 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»11 Bulan di Laut, Awak USS Gerald R Ford Kehilangan Semangat Akibat Perpanjangan Tugas Trump

    11 Bulan di Laut, Awak USS Gerald R Ford Kehilangan Semangat Akibat Perpanjangan Tugas Trump

    adm_imradm_imr27 Februari 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penugasan Kapal Induk USS Gerald R Ford yang Berkepanjangan Mengganggu Kesejahteraan Prajurit dan Keluarga

    Penugasan kapal induk USS Gerald R Ford yang diperpanjang oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk kedua kalinya telah memicu gelombang tekanan psikologis yang signifikan bagi ribuan personel Angkatan Laut (AL) AS. Kapal perang terbesar milik AS ini telah berlayar sejak Juni 2025, dan awal tahun ini, para awak kembali menerima kabar bahwa masa tugas mereka akan diperpanjang. Hal ini menimbulkan ketidakpastian besar bagi para pelaut dan keluarga mereka.

    Kapal induk tersebut kini berada di bulan kedelapan penugasan dan berpotensi memecahkan rekor penempatan berkelanjutan terlama dalam sejarah militer AS. Awalnya, kapal ini dijadwalkan pulang setelah enam bulan. Namun, dinamika geopolitik memaksa Pentagon mengubah misi dari Karibia menuju Timur Tengah guna mendukung potensi serangan udara terhadap Iran.

    Dampak Teknis dan Psikologis yang Mendalam

    Banyak prajurit yang terlibat dalam operasi ini mengalami tekanan baik secara fisik maupun mental. Peralatan kapal mulai mengalami kerusakan setelah delapan bulan di laut, dan jadwal pemeliharaan harus ditunda. Ini memengaruhi seluruh siklus pelatihan kapal lain. Seorang pensiunan Laksamana Muda Mark Montgomery mengungkapkan bahwa penugasan yang terlalu lama ini memberikan dampak teknis yang cukup besar.

    Selain itu, masalah sanitasi di atas kapal turut memperkeruh suasana. Sistem pembuangan vakum yang melayani 650 toilet di USS Gerald R Ford sering mengalami gangguan. Hal ini menambah daftar panjang penderitaan fisik dan mental para pelaut muda yang mayoritas berusia awal 20-an.

    Perasaan “Bencana” dari Komandan Kapal

    Komandan Kapal Ford, Kapten David Skarosi, dalam suratnya kepada keluarga awak kapal pada 14 Februari 2026, mengakui bahwa perpanjangan penugasan ini adalah sebuah “bencana”. Ia menyampaikan bahwa banyak pelaut yang terpukul karena kehilangan momen penting seperti pernikahan, kelahiran anak, hingga pemakaman keluarga.

    “Saya berbicara dengan banyak pelaut Anda yang sedang berusaha menerima kenyataan melewatkan rencana ke Disney World hingga pernikahan yang sudah mereka konfirmasi,” tulis Skarosi dalam suratnya.

    Risiko Operasional yang Menanti

    Krisis ini bukan tanpa risiko operasional. Sebelumnya, pada pertengahan 2025, USS Harry S Truman kehilangan beberapa jet tempur akibat serangan Houthi di Laut Merah. Investigasi AL menyimpulkan bahwa tempo operasional yang terlalu tinggi menjadi faktor utama kegagalan tersebut.

    Meski pejabat AL menyatakan bahwa pimpinan memprioritaskan dukungan bagi keluarga, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya. Banyak keluarga pelaut di Virginia Beach dan Pennsylvania mengaku berada dalam “mode hantu” selama berminggu-minggu tanpa komunikasi akibat kerahasiaan pergerakan kapal.

    Tantangan Besar bagi Angkatan Laut AS

    Kini, dengan Donald Trump yang terus mengarahkan armada tempurnya ke wilayah konflik, Angkatan Laut AS menghadapi tantangan besar: menjaga kesiapan tempur di tengah merosotnya moral prajurit yang menjadi tulang punggung kekuatan laut mereka.

    Dengan penugasan yang terus berlangsung, tidak hanya prajurit yang terkena dampak, tetapi juga keluarga mereka yang harus menanggung beban emosional dan psikologis. Masalah seperti kehilangan momen penting, ketidakpastian masa depan, serta kondisi hidup di atas kapal yang kurang ideal, semakin memperparah situasi yang dihadapi para pelaut.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Profil Praka Farizal, Prajurit TNI Gugur dalam Tugas UNIFIL di Lebanon

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Prabowo Berkunjung ke Jepang, Indef: Kemitraan Dagang Makin Kuat

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Kekalahan Praka Farizal di Lebanon, DPR Minta Evaluasi dan Pengundangan Pasukan Damai

    By adm_imr4 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    AWK Minta Maaf Atas Penyebaran Konten Hoax

    4 April 2026

    Puncak arus balik 2026 belum berlalu, kemacetan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi memanjang

    4 April 2026

    PP Tunas Berlaku, Ini Cara Alihkan Anak ke Aktivitas Produktif

    4 April 2026

    Opini: Bebaskan Timor Barat dari Malaria, Kuncinya Surveilans Migrasi

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?