Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Combiphar Rayakan 55 Tahun dengan Turnamen Golf Pro-AM 2026

    24 Agustus 2026

    Ombudsman Babel Perhatikan Pengalaman Guru Senior dalam Alih Status PPPK

    23 Agustus 2026

    5 Kebijakan Internasional: UEA Hentikan Perdagangan dengan Iran, AS Perbarui Pangkalan Militer Teluk

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 24 Agustus 2026
    Trending
    • Combiphar Rayakan 55 Tahun dengan Turnamen Golf Pro-AM 2026
    • Ombudsman Babel Perhatikan Pengalaman Guru Senior dalam Alih Status PPPK
    • 5 Kebijakan Internasional: UEA Hentikan Perdagangan dengan Iran, AS Perbarui Pangkalan Militer Teluk
    • Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026: Guncang Sidoarjo dengan Balap dan Gaya Hidup
    • Berapa Dana Pendidikan Anak yang Ideal? Ini Cara Menghitungnya!
    • Tragedi Penembakan di PETI Nibong Mitra: Vonis Ringan Terdakwa Mengundang Kritik Praktisi Hukum
    • Serie A Perketat Aturan Waktu, Ini Perubahan Pentingnya
    • Sinopsis Film Journey 2: Pulau Rahasia, Petualangan Kembali Bersama Jules Verne
    • Perbandingan Spesifikasi Samsung Galaxy A57 5G vs POCO X8 Pro: Mana yang Lebih Unggul?
    • Puluhan Merek Kendaraan Meriahkan GIIAS Surabaya 2026, Ini Harga Tiketnya
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»11 Bulan di Laut, Awak USS Gerald R Ford Kehilangan Semangat Akibat Perpanjangan Tugas Trump

    11 Bulan di Laut, Awak USS Gerald R Ford Kehilangan Semangat Akibat Perpanjangan Tugas Trump

    adm_imradm_imr27 Februari 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penugasan Kapal Induk USS Gerald R Ford yang Berkepanjangan Mengganggu Kesejahteraan Prajurit dan Keluarga

    Penugasan kapal induk USS Gerald R Ford yang diperpanjang oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk kedua kalinya telah memicu gelombang tekanan psikologis yang signifikan bagi ribuan personel Angkatan Laut (AL) AS. Kapal perang terbesar milik AS ini telah berlayar sejak Juni 2025, dan awal tahun ini, para awak kembali menerima kabar bahwa masa tugas mereka akan diperpanjang. Hal ini menimbulkan ketidakpastian besar bagi para pelaut dan keluarga mereka.

    Kapal induk tersebut kini berada di bulan kedelapan penugasan dan berpotensi memecahkan rekor penempatan berkelanjutan terlama dalam sejarah militer AS. Awalnya, kapal ini dijadwalkan pulang setelah enam bulan. Namun, dinamika geopolitik memaksa Pentagon mengubah misi dari Karibia menuju Timur Tengah guna mendukung potensi serangan udara terhadap Iran.

    Dampak Teknis dan Psikologis yang Mendalam

    Banyak prajurit yang terlibat dalam operasi ini mengalami tekanan baik secara fisik maupun mental. Peralatan kapal mulai mengalami kerusakan setelah delapan bulan di laut, dan jadwal pemeliharaan harus ditunda. Ini memengaruhi seluruh siklus pelatihan kapal lain. Seorang pensiunan Laksamana Muda Mark Montgomery mengungkapkan bahwa penugasan yang terlalu lama ini memberikan dampak teknis yang cukup besar.

    Selain itu, masalah sanitasi di atas kapal turut memperkeruh suasana. Sistem pembuangan vakum yang melayani 650 toilet di USS Gerald R Ford sering mengalami gangguan. Hal ini menambah daftar panjang penderitaan fisik dan mental para pelaut muda yang mayoritas berusia awal 20-an.

    Perasaan “Bencana” dari Komandan Kapal

    Komandan Kapal Ford, Kapten David Skarosi, dalam suratnya kepada keluarga awak kapal pada 14 Februari 2026, mengakui bahwa perpanjangan penugasan ini adalah sebuah “bencana”. Ia menyampaikan bahwa banyak pelaut yang terpukul karena kehilangan momen penting seperti pernikahan, kelahiran anak, hingga pemakaman keluarga.

    “Saya berbicara dengan banyak pelaut Anda yang sedang berusaha menerima kenyataan melewatkan rencana ke Disney World hingga pernikahan yang sudah mereka konfirmasi,” tulis Skarosi dalam suratnya.

    Risiko Operasional yang Menanti

    Krisis ini bukan tanpa risiko operasional. Sebelumnya, pada pertengahan 2025, USS Harry S Truman kehilangan beberapa jet tempur akibat serangan Houthi di Laut Merah. Investigasi AL menyimpulkan bahwa tempo operasional yang terlalu tinggi menjadi faktor utama kegagalan tersebut.

    Meski pejabat AL menyatakan bahwa pimpinan memprioritaskan dukungan bagi keluarga, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya. Banyak keluarga pelaut di Virginia Beach dan Pennsylvania mengaku berada dalam “mode hantu” selama berminggu-minggu tanpa komunikasi akibat kerahasiaan pergerakan kapal.

    Tantangan Besar bagi Angkatan Laut AS

    Kini, dengan Donald Trump yang terus mengarahkan armada tempurnya ke wilayah konflik, Angkatan Laut AS menghadapi tantangan besar: menjaga kesiapan tempur di tengah merosotnya moral prajurit yang menjadi tulang punggung kekuatan laut mereka.

    Dengan penugasan yang terus berlangsung, tidak hanya prajurit yang terkena dampak, tetapi juga keluarga mereka yang harus menanggung beban emosional dan psikologis. Masalah seperti kehilangan momen penting, ketidakpastian masa depan, serta kondisi hidup di atas kapal yang kurang ideal, semakin memperparah situasi yang dihadapi para pelaut.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 Kebijakan Internasional: UEA Hentikan Perdagangan dengan Iran, AS Perbarui Pangkalan Militer Teluk

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Ahli Ekonomi AS Terancam Kehilangan Dukungan Sekutu Akibat Perang dengan Iran

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Rudal dan Drone Iran Ancam Pangkalan AS di Eropa, Konflik Membesar

    By adm_imr23 Agustus 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Combiphar Rayakan 55 Tahun dengan Turnamen Golf Pro-AM 2026

    24 Agustus 2026

    Ombudsman Babel Perhatikan Pengalaman Guru Senior dalam Alih Status PPPK

    23 Agustus 2026

    5 Kebijakan Internasional: UEA Hentikan Perdagangan dengan Iran, AS Perbarui Pangkalan Militer Teluk

    23 Agustus 2026

    Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026: Guncang Sidoarjo dengan Balap dan Gaya Hidup

    23 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?