Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Hujan dan Berawan, Udara Pujon Kabur

    17 Mei 2026

    Digiland Run 2026 Jakarta: Olahraga dan Hiburan Kekinian

    17 Mei 2026

    Jadwal MotoGP Catalunya 2026 – Toprak Razgatlioglu Ingin Tiru Pengganti Rossi, Veda Cari Podium Kedua

    17 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 17 Mei 2026
    Trending
    • Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Hujan dan Berawan, Udara Pujon Kabur
    • Digiland Run 2026 Jakarta: Olahraga dan Hiburan Kekinian
    • Jadwal MotoGP Catalunya 2026 – Toprak Razgatlioglu Ingin Tiru Pengganti Rossi, Veda Cari Podium Kedua
    • TNI Sebut Film Pesta Babi Lolos Sensor, Analis: Tidak Sesuai!
    • Hakim Tetapkan Jadwal Persidangan Kasus Joe Gibbs Racing, Chris Gabehart, dan Spire
    • Siaran Langsung MotoGP Catalunya 2026: Veda Ega Siap Menggebrak Moto3 di Barcelona
    • Disdikbud Kalbar Buka Suara Soal Juri LCC 4 Pilar Tak Dengar Jawaban SMA 1 Pontianak
    • Puasa Dzulhijjah 2026: Jadwal, Niat, Keutamaan, Doa Sahur & Buka Lengkap
    • Live TVRI? Jadwal Thailand Open 2026 Hari Ini, Anthony Ginting Cs Tampil
    • Rahasia ASI Kental dan Kuning Pelet ala Steffi Zamora, Cek Tipsnya!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»6 Pengeluaran Kecil Saat Lebaran yang Menguras THR

    6 Pengeluaran Kecil Saat Lebaran yang Menguras THR

    adm_imradm_imr26 Maret 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengeluaran Kecil yang Sering Menggerus THR Saat Lebaran

    Lebaran selalu menjadi momen penuh kebahagiaan, baik itu berkumpul dengan keluarga atau menikmati hidangan khas yang hanya muncul setahun sekali. Namun, di balik suasana hangat tersebut, ada satu hal yang sering membuat kaget setelah semua acara selesai: THR alias tunjangan hari raya yang tiba-tiba habis tanpa terasa. Rasanya baru kemarin mendapatkannya, tapi sekarang saldo sudah menipis bahkan sebelum bulan berganti.

    Tanpa disadari, pengeluaran kecil yang terlihat sepele justru menjadi penyebab utamanya. Karena nominalnya tidak besar, kita cenderung mengabaikannya dan merasa masih aman secara finansial. Padahal, jika dikumpulkan, jumlahnya bisa cukup signifikan dan menggerus THR secara perlahan. Berikut beberapa pengeluaran kecil saat Lebaran yang sering luput dari perhatian:

    1. Jajan Takjil dan Camilan Berlebihan



    Saat Lebaran, godaan makanan memang sulit ditolak, apalagi kalau beragam camilan tersedia di mana-mana. Mulai dari kue kering, minuman segar, hingga jajanan khas yang hanya muncul musiman, semuanya terasa ingin dicoba. Tanpa sadar, kamu jadi sering membeli lebih dari yang sebenarnya dibutuhkan. Apalagi kalau setiap keluar rumah selalu ada alasan untuk jajan sedikit-sedikit. Kebiasaan ini akhirnya menjadi pengeluaran rutin yang tidak terkontrol. Dalam beberapa hari saja, totalnya bisa cukup besar.

    Selain itu, membeli camilan dalam jumlah banyak sering kali berujung mubazir. Tidak semua makanan habis dikonsumsi, bahkan ada yang akhirnya terbuang karena sudah tidak layak makan. Ini bukan hanya soal pemborosan uang, tapi juga kurang bijak dalam mengelola konsumsi. Jika dihitung, uang yang terpakai untuk camilan berlebih sebenarnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain. Sayangnya, karena terasa kecil, pengeluaran ini jarang dievaluasi. Padahal dampaknya cukup signifikan terhadap kondisi keuangan setelah Lebaran.

    2. Ongkos Transportasi yang Meningkat



    Selama Lebaran, mobilitas biasanya meningkat dibanding hari biasa. Entah itu untuk silaturahmi ke rumah keluarga, jalan-jalan, atau sekadar berkunjung ke tempat wisata lokal. Tanpa sadar, biaya transportasi pun ikut naik, baik itu untuk bensin, ojek online, atau kendaraan umum. Karena dilakukan berulang, pengeluaran ini terasa seperti hal biasa. Padahal jika dijumlahkan, totalnya bisa cukup menguras THR.

    Sering kali kita juga tidak merencanakan rute perjalanan dengan efisien. Akibatnya, perjalanan jadi lebih panjang dan biaya yang dikeluarkan lebih besar dari seharusnya. Ditambah lagi, momen Lebaran sering membuat harga transportasi naik atau ada tambahan biaya tertentu. Hal tersebut semakin memperbesar pengeluaran tanpa disadari. Jika tidak dikontrol, biaya transportasi bisa jadi salah satu penyebab utama THR cepat habis. Apalagi jika aktivitas silaturahmi dilakukan hampir setiap hari.

    3. Memberi Angpao atau THR Tambahan



    Memberi angpao memang sudah jadi tradisi yang menyenangkan saat Lebaran. Rasanya ada kepuasan tersendiri ketika bisa berbagi dengan keponakan, adik, atau kerabat yang lebih muda. Namun, sering kali kita memberikan lebih dari yang direncanakan. Apalagi kalau jumlah penerimanya banyak dan nominalnya tidak dibatasi. Tanpa sadar, total uang yang keluar jadi jauh lebih besar.

    Di sisi lain, ada juga rasa tidak enak jika memberi dengan nominal kecil. Akhirnya, kamu cenderung menyesuaikan dengan standar sosial atau ekspektasi lingkungan. Hal ini membuat pengeluaran semakin membengkak tanpa perhitungan yang matang. Padahal, memberi seharusnya tetap disesuaikan dengan kemampuan finansial. Jika tidak, niat baik justru bisa berdampak pada kondisi keuangan setelah Lebaran. Karena itu, penting untuk menetapkan batas sejak awal.

    4. Belanja Dadakan Karena Diskon



    Momen Lebaran identik dengan banyaknya promo dan diskon yang menggoda. Mulai dari pakaian, sepatu, hingga perlengkapan rumah tangga, semuanya terasa lebih murah dan sayang untuk dilewatkan. Tanpa disadari, kamu jadi membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Apalagi jika tergoda oleh label “limited offer” atau “flash sale”. Pengeluaran ini sering kali terjadi secara impulsif.

    Masalahnya, belanja dadakan ini biasanya tidak masuk dalam perencanaan keuangan. Akibatnya, THR yang seharusnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan penting malah habis untuk hal konsumtif. Selain itu, barang yang dibeli belum tentu benar-benar digunakan dalam jangka panjang. Bahkan ada yang akhirnya hanya disimpan tanpa pernah dipakai. Kebiasaan ini bisa jadi salah satu penyebab utama pemborosan saat Lebaran. Jika tidak dikontrol, dampaknya bisa terasa hingga setelah momen hari raya berakhir.

    5. Biaya Gak Enakan Saat Kumpul Keluarga



    Saat berkumpul dengan keluarga besar, sering kali ada pengeluaran yang muncul karena rasa tidak enak. Misalnya ikut patungan makan, traktir sepupu, atau membeli sesuatu hanya karena orang lain juga melakukannya. Pengeluaran seperti ini terlihat kecil, tapi jika terjadi berulang bisa cukup besar. Apalagi jika kamu sulit menolak ajakan yang sebenarnya di luar budget.

    Selain itu, tekanan sosial juga bisa memengaruhi keputusan finansial. Kamu mungkin merasa harus terlihat “mampu” di depan keluarga atau lingkungan sekitar. Padahal, kondisi keuangan setiap orang berbeda dan tidak perlu dibandingkan. Jika terus mengikuti arus, pengeluaran bisa jadi tidak terkendali. Ujungnya, THR habis tanpa benar-benar tahu ke mana saja perginya. Karena itu, penting untuk tetap tegas pada batas kemampuan sendiri.

    6. Langganan atau Top Up Hiburan Digital



    Di sela-sela libur Lebaran, banyak orang menghabiskan waktu dengan hiburan digital. Mulai dari nonton film, bermain game, hingga berlangganan platform streaming. Tanpa disadari, pengeluaran kecil seperti top up game atau upgrade langganan bisa terus bertambah. Karena nominalnya tidak besar, kamu mungkin merasa itu bukan masalah. Padahal jika dilakukan berulang, totalnya bisa cukup signifikan.

    Selain itu, momen libur panjang membuat frekuensi penggunaan hiburan digital meningkat. Ini juga berdampak pada keinginan untuk mengeluarkan lebih banyak uang demi kenyamanan. Misalnya membeli paket premium atau konten tambahan yang sebenarnya tidak terlalu penting. Kebiasaan itu sering kali tidak disadari sebagai bentuk pemborosan. Padahal, jika dikontrol, pengeluaran ini bisa ditekan dengan cukup mudah. Kuncinya ada pada kesadaran dan prioritas.

    Pengeluaran kecil saat Lebaran memang sering dianggap sepele, tapi justru di situlah letak masalahnya. Karena tidak terasa, kita cenderung tidak mengontrolnya dengan baik. Padahal, jika dikumpulkan, jumlahnya bisa sangat besar dan menguras THR secara perlahan. Mulai dari jajan, transportasi, hingga pengeluaran sosial, semuanya berkontribusi tanpa disadari. Oleh karena itu, penting untuk lebih mindful dalam mengatur keuangan selama momen Lebaran. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati suasana hari raya tanpa harus khawatir kondisi finansial setelahnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pemerintah Diminta Perbaiki Harga Sawit untuk Sukses B50

    By adm_imr17 Mei 20262 Views

    Pelajar Indonesia Mulai Ketergantungan pada AI: Pakar Pendidikan Ingatkan Dua Sisi yang Perlu Diwaspadai

    By adm_imr17 Mei 20261 Views

    5 tantangan membuka kafe di era ini, masih menguntungkan?

    By adm_imr16 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Hujan dan Berawan, Udara Pujon Kabur

    17 Mei 2026

    Digiland Run 2026 Jakarta: Olahraga dan Hiburan Kekinian

    17 Mei 2026

    Jadwal MotoGP Catalunya 2026 – Toprak Razgatlioglu Ingin Tiru Pengganti Rossi, Veda Cari Podium Kedua

    17 Mei 2026

    TNI Sebut Film Pesta Babi Lolos Sensor, Analis: Tidak Sesuai!

    17 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?