Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Halaman 140 Kurikulum Merdeka
Pada tugas kali ini, siswa diminta untuk menuliskan perbaikan kalimat yang tepat berdasarkan kaidah penulisan tanda bacanya. Untuk memudahkan pemahaman, kaidah penggunaan tanda baca dapat dilihat dalam PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), yang tersedia dalam berbagai bentuk seperti buku cetak, elektronik, aplikasi, maupun online. Selain itu, PUEBI juga mencakup kaidah pemakaian huruf, penulisan kata, dan penulisan unsur serapan.
Tujuan dari tugas ini adalah melatih kemampuan siswa dalam menulis kalimat yang benar sesuai dengan kaidah penulisan Bahasa Indonesia. Berikut beberapa contoh kalimat yang memiliki kesalahan penulisan tanda baca beserta perbaikannya:
1. Kalimat yang Tidak Sesuai dengan Kaidah Tanda Baca
Kalimat Asli:
Hatta menyelesaikan sekolah Europese Lagere School, ELS pada tahun 1916 selanjutnya tahun 1919 Hatta lulus dari Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs: MULO di Padang.
Kalimat Perbaikan:
Hatta menyelesaikan sekolah Europese Lagere School (ELS) pada tahun 1916. Selanjutnya, tahun 1919 Hatta lulus dari Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs (MULO) di Padang.
Alasan:
– Penggunaan tanda kurung “()” untuk mengapit tambahan keterangan atau penjelasan.
– Tanda titik “.” digunakan pada akhir kalimat pernyataan.
– Tanda koma “,” digunakan di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat, seperti “selanjutnya”.
2. Kesalahan Penulisan Kata dan Tanda Baca
Kalimat Asli:
Pada saat Hatta dipilih menjadi Ketua PI, dia menyampaikan pidato inagurasy yang berjudul Economische Wereldbouw en Machtstegenstellingen, Struktur Ekonomi Dunia dan Pertentangan Kekuasaan.
Kalimat Perbaikan:
Pada saat Hatta dipilih menjadi Ketua PI, dia menyampaikan pidato inagurasi yang berjudul “Economische Wereldbouw en Machtstegenstellingen, Struktur Ekonomi Dunia dan Pertentangan Kekuasaan”.
Alasan:
– Kata “inagurasy” seharusnya ditulis “inagurasi”, yang merupakan bentuk serapan bahasa asing.
– Tanda petik (“….”) digunakan untuk mengapit judul sajak, lagu, artikel, naskah, atau bab buku dalam kalimat.
3. Kesalahan Penggunaan Tanda Petik
Kalimat Asli:
Hatta berkata; Bagi pemuda Indonesia, ia lebih suka melihat Indonesia tenggelam ke dasar laut dari pada mempunyainya sebagai jajahan orang kembali.
Kalimat Perbaikan:
Hatta berkata “Bagi pemuda Indonesia, ia lebih suka melihat Indonesia tenggelam ke dasar laut dari pada mempunyainya sebagai jajahan orang kembali”.
Alasan:
– Tanda petik (“….”) digunakan untuk mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.
4. Kesalahan Penggunaan Tanda Koma dan Kurung
Kalimat Asli:
Kemudian pada 8 Maret 1943 Empat Serangkai seperti Soekarno Hatta Ki Hadjar Dewantara dan KH Mas Mansur mendirikan Poetera; Pusat Tenaga Rakyat.
Kalimat Perbaikan:
Kemudian, pada 8 Maret 1943, Empat Serangkai seperti Soekarno Hatta, Ki Hadjar Dewantara, dan KH Mas Mansur mendirikan Poetera (Pusat Tenaga Rakyat).
Alasan:
– Tanda koma “,” digunakan di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan.
– Tanda koma “,” juga digunakan di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat, seperti “kemudian”.
– Tanda kurung “(…)” digunakan untuk mengapit tambahan keterangan atau penjelasan.
5. Kesalahan dalam Penulisan Keterangan dan Tanda Koma
Kalimat Asli:
Pada tanggal 23 September 1927 Hatta bersama Ali Sastroamidjojo Nazir Datuk Pamuntjak-Abdul Madjid Djojoadhiningrat; ditangkap oleh penguasa Belanda
Kalimat Perbaikan:
Pada tanggal 23 September 1927, Hatta bersama Ali Sastroamidjojo, Nazir Datuk Pamuntjak, dan Abdul Madjid Djojoadhiningrat ditangkap oleh penguasa Belanda.
Alasan:
– Tanda koma (,) digunakan di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat untuk menghindari salah baca/salah pengertian.
– Tanda koma (,) juga digunakan di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian.
Dengan memahami kaidah-kaidah tersebut, siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis mereka secara mandiri. Kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai panduan untuk membantu proses belajar siswa. Oleh karena itu, siswa disarankan untuk mengerjakan soal-soal tersebut secara mandiri terlebih dahulu sebelum dikoreksi dengan kunci jawaban. Soal ini berupa pertanyaan terbuka, sehingga ada beberapa jawaban yang tidak terpaku seperti di atas.







