Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Hentikan Industri, Formasi Tolak Aturan Nikotin dan Tar Baru

    30 Mei 2026

    Crystal Palace Juara, Glasner Akhiri Era dengan Trofi

    30 Mei 2026

    75 Soal Seni Rupa Kelas 3 Semester 2 + Kunci Jawaban UAS & PAS

    30 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 30 Mei 2026
    Trending
    • Hentikan Industri, Formasi Tolak Aturan Nikotin dan Tar Baru
    • Crystal Palace Juara, Glasner Akhiri Era dengan Trofi
    • 75 Soal Seni Rupa Kelas 3 Semester 2 + Kunci Jawaban UAS & PAS
    • Kemenperin Kirim Tim Khusus Usut Ledakan Pipa di Cilegon
    • Gempa Bumi Jember 14 Km, Cek Informasi BMKG Terkini
    • Cuaca Panas Picu Penguapan Oli Mesin, Ini Dampaknya pada Mobil
    • Ulasan Badut Gendong, Kelahiran ‘Joker’ di Dunia Qodrat
    • 7 Doa Nabi Ibrahim untuk Jadi Lebih Baik
    • Apakah Vaksin Ebola Sudah Tersedia?
    • 9 manfaat kentang rebus untuk tidur lebih baik
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Alih Fungsi Lahan di Hulu Bumiaji Picu Bencana, Wali Kota Batu Minta Aturan Tata Ruang Jelas

    Alih Fungsi Lahan di Hulu Bumiaji Picu Bencana, Wali Kota Batu Minta Aturan Tata Ruang Jelas

    adm_imradm_imr16 April 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Banjir Bercampur Lumpur di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

    Bencana banjir bercampur lumpur yang terjadi di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, khususnya saat hujan deras, telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat. Wali Kota Batu, Nurochman, langsung melakukan susur sungai untuk mencari tahu penyebab terjadinya banjir yang mengakibatkan beberapa rumah warga terendam dan pagar pembatas sungai rusak.

    Dari hasil penelitian tersebut ditemukan adanya alih fungsi lahan di sejumlah titik yang menyebabkan munculnya bencana banjir luapan air bercampur lumpur. Kawasan yang sebelumnya berupa hutan atau perkebunan apel kini banyak berubah menjadi lahan sayuran. Selain itu juga ditemukan pertanian yang belum menerapkan teknik konservasi tanah secara optimal, seperti terasering atau guludan yang sesuai.

    Yang mencengangkan, Pemkot Batu menyatakan terjadi kerusakan tata kelola lahan di wilayah hulu. Nurochman menginstruksikan langkah konkret untuk memulihkan fungsi konservasi di kawasan hulu Bumiaji guna memutus siklus banjir luapan Sungai Krecek.

    “Penanganan bencana tidak boleh hanya fokus pada perbaikan saluran di hilir, tetapi harus menyentuh akar permasalahan di hulu,” kata Nurochman kepada Infomalangraya.com, Jumat (10/4/2026).

    Berdasarkan data lapangan, banjir yang melanda kawasan Tulungrejo dan Punten pada 30 Maret 2026 lalu dipicu oleh alih fungsi lahan hutan seluas 109,188 hektar menjadi pertanian holtikultura semusim. Tingginya sedimentasi hingga 97.107 meter persegi per tahun akibat erosi tanah di lahan miring menjadi faktor utama pendangkalan sungai yang mengancam keselamatan masyarakat dan infrastruktur.

    Untuk itu, Nurochman menegaskan, Pemkot Batu tidak akan membiarkan petani kehilangan mata pencaharian, namun petani diajak bertransformasi pada pola tanam yang lebih ramah lingkungan.

    “Kami akan memfasilitasi petani di hulu untuk beralih ke tanaman tegak yang memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti kopi dan kakao.”

    “Fungsi konservasi lahan kembali pulih karena akar tanaman tegak mampu mengikat tanah dan mencegah erosi, sementara petani tetap memiliki penghasilan yang berkelanjutan,” jelasnya.

    Langkah-langkah Pemkot Batu dalam Penanganan Banjir

    Selain transformasi pola tanam, Wali Kota juga memberikan arahan tegas terkait tata ruang. Ia menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan audit menyeluruh terhadap izin usaha di wilayah rawan bencana, termasuk evaluasi teknis pada bangunan komersial yang berisiko tinggi. Menurutnya, kepatuhan terhadap Analisis Risiko Bencana sesuai Perda Nomor 2/2015 adalah harga mati bagi setiap pembangunan di Kota Batu.

    “Penegakan aturan tata ruang harus tegas tanpa pandang bulu demi keselamatan orang banyak.”

    “Jika ada pelanggaran yang menyebabkan bencana, maka tindakan hukum dan evaluasi perizinan wajib dilakukan,” tegasnya.

    Tidak hanya itu, Wali Kota juga menginstruksikan normalisasi sungai secara masif di wilayah hilir untuk mengembalikan kapasitas tampung air. Penyusunan blueprint drainase kota yang terintegrasi akan segera dilakukan sebagai langkah antisipatif jangka panjang terhadap beban curah hujan yang ekstrem.

    Pemerintah Kota Batu juga akan memperkuat peran masyarakat melalui edukasi simulasi bencana di tingkat desa dan kelurahan, khususnya di Desa Tulungrejo yang memiliki tingkat risiko signifikan.

    Harapan untuk Keseimbangan Lingkungan dan Kesejahteraan Petani

    “Kita tidak boleh membiarkan kerusakan ini berlarut-larut. Penanganan banjir Kali Krecek harus tuntas dari hulu hingga hilir.”

    “Dengan memadukan perbaikan infrastruktur fisik dan pemulihan ekosistem melalui tanaman tegak, saya optimis bisa mengembalikan keseimbangan lingkungan Kota Batu sekaligus menjamin kesejahteraan petani,” tuturnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Terkini: Dua Komplotan Pencuri di Pasuruan Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Ditembak

    By adm_imr30 Mei 20261 Views

    Pembunuh sadis ditangkap setelah satu tahun kabur di Pasuruan

    By adm_imr30 Mei 20261 Views

    Tradisi Idul Adha Unik di Malang, Prosesi Hewan Kurban Jadi Warisan dan Wisata Religi

    By adm_imr29 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hentikan Industri, Formasi Tolak Aturan Nikotin dan Tar Baru

    30 Mei 2026

    Crystal Palace Juara, Glasner Akhiri Era dengan Trofi

    30 Mei 2026

    75 Soal Seni Rupa Kelas 3 Semester 2 + Kunci Jawaban UAS & PAS

    30 Mei 2026

    Kemenperin Kirim Tim Khusus Usut Ledakan Pipa di Cilegon

    30 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?