Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kapan UTBK SNBT 2026 Dimulai? Ini Skor yang Harus Dicapai Calon Maba!

    6 April 2026

    Semua Kendaraan Harus Listrik: Dua Tantangan Besar Mewujudkan Ide Prabowo

    6 April 2026

    Amsal Sitepu Bocorkan Rencana dengan Istri untuk Promil yang Gagal karena Kasus Korupsi, Menangis

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Kapan UTBK SNBT 2026 Dimulai? Ini Skor yang Harus Dicapai Calon Maba!
    • Semua Kendaraan Harus Listrik: Dua Tantangan Besar Mewujudkan Ide Prabowo
    • Amsal Sitepu Bocorkan Rencana dengan Istri untuk Promil yang Gagal karena Kasus Korupsi, Menangis
    • Harap Tradisi Rioyo Ketupat di Pekauman Gresik Jadi Cagar Budaya WBTBI
    • Kepentingan Penetapan Ulang Batas Wilayah PascaBencana
    • Gus Ipul Dorong Kades Malang Bangun Puskesos dan Perbarui DTSEN
    • Apakah stres memengaruhi kecepatan ejakulasi?
    • 12 Makanan Superfood dalam Al-Qur’an
    • Djarum Foundation dan PB Djarum: Kontribusi Michael Bambang Hartono dalam Pendidikan dan Olahraga
    • Pramono Dukung PP Tunas, Siapkan Peraturan di Jakarta
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Momen jambret yang menakutkan, warga memanggil polisi saat tersergap massa

    Momen jambret yang menakutkan, warga memanggil polisi saat tersergap massa

    adm_imradm_imr19 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengalaman Jambret yang Kehilangan Kesempatan untuk Menghindari Penangkapan

    Seorang pelaku jambret berinisial BW (29) mengalami pengalaman tak terduga ketika dia dikejar oleh massa hingga terjebak di jalan buntu di Surabaya, Jawa Timur. Kejadian ini terjadi saat dia sedang melakukan aksi kriminalitas di Jalan Tambak Mayor, Sukomanunggal, Surabaya pada malam hari.

    BW awalnya berusaha kabur setelah mengetahui bahwa dia sedang dikejar-kejar oleh warga sekitar. Dia memasuki gang permukiman warga dengan harapan bisa menghilangkan jejak dari kejaran massa. Namun, keberuntungan tidak menyertai dia, karena gang tersebut ternyata merupakan jalan buntu. Akhirnya, BW memilih untuk bersembunyi di dalam salah satu rumah tempat tinggal sepasang suami istri.

    Saat berada di dalam rumah itu, BW langsung meminta bantuan kepada penghuni rumah untuk segera menelepon polisi agar dapat meredam suasana amuk massa yang semakin ganas. Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @Luthfie.daily, BW mengungkapkan perasaannya saat itu:

    “Kan buntu, ada rumah, lalu saya masuk, ada bapak dan ibuknya. Saya; pak tolong pak saya telponkan Polisi. Saya dikejar massa,” ujarnya.

    Komentar Kapolrestabes Surabaya yang Menyentuh

    Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, memberikan komentar yang menarik saat menginterogasi BW. Ia menanyakan mengapa BW tidak mengingat polisi sebelum melakukan aksi jambret.

    “Orang kepepet kelingan Polisine, pas jambret ra kelingan polisine. Lek kecekel langsung 110, layanan cepat gratis,” kata Luthfie sambil tertawa.

    Dari hasil interogasi, BW mengungkapkan bahwa selama beraksi, dirinya dan komplotannya sering menggunakan senjata tajam seperti parang. Mereka telah melakukan aksi tiga kali di wilayah Surabaya Barat, dengan korban mayoritas adalah para pengendara motor perempuan di jalanan yang sepi.

    BW juga mengaku mendapatkan upah sebesar Rp500 ribu setelah berhasil menjalankan aksi penjambretan. Meski jumlah tersebut terlihat kecil bagi sebagian orang, BW mengaku legawa dengan uang tersebut.

    “Enggak wes pak dikasih alhamdulillah,” jawab BW.

    Komentar BW membuat Luthfie tertawa terbahak-bahak karena ucapan “Alhamdulillah” yang disampaikan BW terhadap perolehan uang dari hasil kriminalitas.

    Penangkapan Pelaku Lainnya

    Menurut Kompol M Akhyar dari Kepolisian Sektor Sukomanunggal, BW bekerja sama dengan dua pelaku lainnya, yaitu MUHAW (23) dan RN (35). Keduanya berhasil ditangkap oleh anggota Unit Reskrim Polsek Asemrowo Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

    Namun, masih ada satu pelaku lainnya yang berhasil kabur. Identitas pelaku tersebut sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Kasus ini masih dalam proses pengembangan untuk menangkap pelaku yang tersisa.

    Tindakan Polisi dalam Menangani Kejahatan

    Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya peran polisi dalam menangani kasus kejahatan seperti jambret. Selain menangkap pelaku, polisi juga bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

    Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terpancing emosi saat menghadapi situasi darurat. Sebaliknya, mereka harus menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat yang berwenang.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kepentingan Penetapan Ulang Batas Wilayah PascaBencana

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Inspektorat Jenderal Pantau Ketat Seluruh Tahapan Haji

    By adm_imr6 April 20262 Views

    Pelaksanaan PP Tunas: Meta dan Google Dipanggil, TikTok dan Roblox Diberi Peringatan

    By adm_imr6 April 20265 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kapan UTBK SNBT 2026 Dimulai? Ini Skor yang Harus Dicapai Calon Maba!

    6 April 2026

    Semua Kendaraan Harus Listrik: Dua Tantangan Besar Mewujudkan Ide Prabowo

    6 April 2026

    Amsal Sitepu Bocorkan Rencana dengan Istri untuk Promil yang Gagal karena Kasus Korupsi, Menangis

    6 April 2026

    Harap Tradisi Rioyo Ketupat di Pekauman Gresik Jadi Cagar Budaya WBTBI

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?