Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cargill tingkatkan kesehatan masyarakat Pasuruan dan Gresik

    31 Mei 2026

    60 Persen Warga Aktif Berolahraga, Dispora Kota Bandung Perkuat Program Ini

    31 Mei 2026

    Nasib Artis di Arafah: Raffi Cium Hajar Aswad, Ashanty Berdoa, Rizal Armada ke Mina

    31 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 31 Mei 2026
    Trending
    • Cargill tingkatkan kesehatan masyarakat Pasuruan dan Gresik
    • 60 Persen Warga Aktif Berolahraga, Dispora Kota Bandung Perkuat Program Ini
    • Nasib Artis di Arafah: Raffi Cium Hajar Aswad, Ashanty Berdoa, Rizal Armada ke Mina
    • Jadwal KA Sri Tanjung Idul Adha 2026, Tiket Rp88 Ribu
    • Sule Nyangkal Lempar Naskah ke Wajah Kru TV, Mertua Mahalini: Aku Tidak Kenal Wajahnya
    • Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Kota-Kota Besar Indonesia
    • Mantan Kepala KPK Tantang Kerugian Negara dalam Kasus Chromebook
    • Fakta KDRT di Sekadau: Suamianiaya Istri Saat Libur
    • Doa Pagi Hari Rasulullah SAW
    • Populix mengungkap tren gaya hidup olahraga di kalangan pekerja kota Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Jejak Intelektual KH Cholil Nafis: Dari Pesantren ke Panggung Nasional

    Jejak Intelektual KH Cholil Nafis: Dari Pesantren ke Panggung Nasional

    adm_imradm_imr22 Februari 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kehidupan KH Cholil Nafis: Dari Santri ke Tokoh Nasional

    KH Muhammad Cholil Nafis adalah salah satu tokoh yang memiliki perjalanan hidup yang sangat menarik. Sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), ia memiliki kisah inspiratif yang menggambarkan bagaimana tradisi pesantren bisa menjadi fondasi untuk meraih kesuksesan di berbagai bidang.

    Akar Pesantren Sejak Dini

    Lahir dari keluarga yang memiliki latar belakang keagamaan dan kewirausahaan, KH Cholil Nafis tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan nilai-nilai agama. Ayahnya seorang pengusaha, sementara ibunya berasal dari keluarga kiai yang memiliki pesantren. Meski berasal dari latar belakang yang berbeda, ia tetap diberikan pendidikan agama yang kuat.

    Sejak kecil, ia sudah akrab dengan Al-Qur’an dan kitab kuning. Pendidikan dasarnya dimulai di Madura, lalu melanjutkan ke beberapa pesantren seperti Cerenguan, Sampang, dan Pondok Pesantren Sidogiri di Pasuruan. Untuk jenjang Aliyah, ia kembali ke Madura dan belajar di Panyeppen, Pamekasan.

    Lingkungan pesantren itulah yang membentuk karakter dan cara pandangnya terhadap kehidupan. Ia menyebut bahwa kehidupannya selalu terjalin dengan dunia pesantren, baik dalam hal pendidikan maupun nilai-nilai keagamaan.

    Menjembatani Tradisi dan Akademik Modern

    Setelah menempuh pendidikan pesantren, KH Cholil melanjutkan studi tinggi dengan mengambil jurusan fikih perbandingan mazhab dan pendidikan agama Islam. Ia melanjutkan magister di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian meraih gelar doktor dari University of Malaya dengan konsentrasi ekonomi syariah.

    Baginya, ilmu pesantren tidak boleh terbatas pada ruang-ruang tradisional. Ia percaya bahwa ilmu tersebut harus bisa berdialog dengan perkembangan zaman. “Pesantren, ilmu pesantren harus dikomunikasikan dengan perkembangan-perkembangan itu,” ujarnya.

    Meski begitu, identitas santri tetap melekat kuat dalam dirinya. Ia sering mengatakan bahwa bagi orang-orang santri, memakai sarung lebih enak daripada memakai celana.

    Keluarga yang Tumbuh dalam Tradisi Ilmu

    KH Cholil merupakan anak kelima dari tujuh bersaudara. Sebagian besar anggota keluarganya juga menekuni dunia keagamaan dan pendidikan. Salah satu kakaknya aktif sebagai Wakil Ketua MUI Jawa Timur sekaligus Ketua PWNU Jawa Timur serta pengasuh pesantren.

    “Dari empat bersaudara, tiga saudara ini menekuni di keagamaan dan di pendidikan. Sama-sama pengasuh pesantren,” tuturnya.

    Kini, hanya dirinya yang menetap di Jakarta. Setelah menikah dengan perempuan Betawi, ia memilih tinggal di ibu kota. “Saya merantau, kebetulan mendapat istri orang Betawi. Jadi karena mendapat istri orang Betawi tidak pulang lagi ke Madura,” ujarnya.

    Dari Santri ke Tokoh Nasional

    Perjalanan KH Cholil Nafis menunjukkan bahwa tradisi pesantren bukan batas, melainkan fondasi. Dari ruang belajar sederhana di Madura hingga meraih doktor ekonomi syariah di luar negeri, ia menapaki jalan panjang yang dibangun atas disiplin ilmu dan ketekunan.

    Bagi KH Cholil, pesantren adalah tempat pembentukan karakter, bukan sekadar lembaga pendidikan. Jejak hidupnya menjadi gambaran bagaimana tradisi keagamaan dan pendidikan modern dapat berjalan beriringan, melahirkan ulama yang mampu berdialog dengan zaman tanpa kehilangan akar.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    10 Hal yang Dilakukan Orang Pintar Tapi Terlihat Malas Menurut Psikologi

    By adm_imr30 Mei 20261 Views

    Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM yang Jadi Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng

    By adm_imr30 Mei 20262 Views

    Remaja SMP Terancam 7 Tahun Penjara Usai Pukul Teman dengan Palu Karena Kalah Game

    By adm_imr30 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cargill tingkatkan kesehatan masyarakat Pasuruan dan Gresik

    31 Mei 2026

    60 Persen Warga Aktif Berolahraga, Dispora Kota Bandung Perkuat Program Ini

    31 Mei 2026

    Nasib Artis di Arafah: Raffi Cium Hajar Aswad, Ashanty Berdoa, Rizal Armada ke Mina

    31 Mei 2026

    Jadwal KA Sri Tanjung Idul Adha 2026, Tiket Rp88 Ribu

    31 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?