Kekalahan Tragis Persebaya Surabaya dari Persijap Jepara
Persebaya Surabaya mengalami kekalahan yang mengejutkan dalam laga melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Sabtu (21/2/2026). Tim berjuluk Bajul Ijo kalah dengan skor 3-1 dari tuan rumah. Hasil ini membuat mereka gagal memangkas ketertinggalan dari Malut United dan harus puas berada di posisi kelima klasemen sementara.
Gol-gol yang Mengubah Jalannya Laga
Persijap Jepara berhasil mencetak tiga gol dalam pertandingan tersebut. Gol pertama dicetak oleh Iker Guarrotxena pada menit ke-31. Pemain asal Spanyol itu kemudian mencatatkan brace pada menit ke-90+12. Sementara itu, Alexis Gomez mencetak gol kedua pada menit ke-71. Di sisi lain, Persebaya Surabaya hanya mampu merespons dengan satu gol hiburan yang dicetak oleh Bruno Moreira pada menit ke-90+2 lewat tendangan penalti.
Kekalahan ini juga diiringi dengan cedera serius yang dialami pemain Persijap Jepara, Rahmat Hidayat, yang terpaksa dibawa ke rumah sakit setelah terjatuh di tengah lapangan pada menit ke-65. Selain itu, Persebaya Surabaya juga kehilangan salah satu pemain andalan mereka, Rachmat Irianto, yang mendapat kartu merah langsung pada menit ke-86 setelah melakukan insiden dengan pemain lawan.
Dampak pada Klasemen
Kekalahan ini membuat Persebaya Surabaya stagnan di posisi kelima dengan 35 poin dari 22 pertandingan. Sementara itu, Malut United semakin menjauh setelah berhasil meraih hasil imbang 2-2 di kandang Semen Padang. Bahkan, Persita Tangerang yang memiliki poin sama dengan Persebaya Surabaya bisa saja melewati mereka jika sukses meraih poin saat bertandang ke markas Persib Bandung.
Kritikan dari Suporter
Kekalahan ini memicu kritikan tajam dari para suporter setia Persebaya Surabaya, Bonek Mania. Mereka menyoroti taktik jangka panjang yang digunakan oleh pelatih kepala, Bernardo Tavares. Beberapa komentar dari pengguna media sosial antara lain:
- “Bener jare suporter PSM lak BT strategine cuma ngandalno longball digendong pluim ambek sayuri bersaudara.. Gk ngoros aku maido !!! Ayo !!”
- “long ball enjoyaza.”
- “kontenmu apik, mainmu elek.”
- “Terusno mekso longball , hmm kon yo.”
- “Gausah kemalan long ball gak jelas.”
- “umpan panjang seng gak jelas-jelas bisa di kurangi gak see???”
- “Enak maenie jaman aji Santoso biyen rek sentuhane AKEH.”
- “Kakean umpan lambung, akhir e jagak no pinalty, joll, karakter e pemain surabaya kuwi ngeyel, tiki taka,,, ora teko teko bukooo,, goh pemasukan gwe cah cah mbek.”
Evaluasi Pelatih
Bonek Mania mulai menantikan evaluasi yang akan dilakukan oleh Bernardo Tavares pasca-kekalahan ini. Meski sebelumnya taktik long ball berhasil membawa Persebaya Surabaya meraih hasil positif, kini kritikan semakin mengalir deras.
Jalannya Pertandingan
Pada babak pertama, kedua tim bermain cukup hati-hati. Persijap Jepara sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-16, namun tendangan bebas mereka mudah ditangkap oleh Ernando Ari. Persebaya Surabaya hampir membuka keunggulan pada menit ke-18, tetapi tendangan keras Jefferson da Silva masih mengenai mistar gawang.
Di babak kedua, permainan semakin intens. Persijap Jepara berhasil memperlebar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-70 melalui gol Alexis Gomez. Persebaya Surabaya kemudian mendapat kerugian setelah Rachmat Irianto diganjar kartu merah. Meski sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Bruno Moreira, Persijap Jepara akhirnya mencetak gol ketiganya pada menit ke-90+12.
Susunan Pemain
Persijap Jepara:
* Starter: Sendri Johansah (GK), Jose Luis Espinosa, Borja Martinez, Rahmat Hidayat, Firman Ramadhan, Diogo Araujo, Wahyudi Hamisi, Iker Guarrotxena, Lucas Morelatto, Borja Herrera, Carlos Franca.
* Pelatih: Mario Lemos
Persebaya Surabaya:
* Starter: Ernando Ari (GK), Leo Lelis, Gustavo Fernandes, Catur Pamungkas, Jefferson da Silva, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Bruno Moreira (C), Gali Freitas, Alfan Suaib.
* Pelatih: Bernardo Tavares







