Evaluasi Persebaya Surabaya Jelang Laga Kontra Persijap Jepara
Milos Raickovic, gelandang bertahan Persebaya Surabaya, mengungkapkan tiga evaluasi penting yang dilakukan tim menjelang laga krusial melawan Persijap Jepara. Ia juga menegaskan komitmennya untuk membawa pulang kemenangan dari Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu (21/2). Tekad ini bukan sekadar optimisme tanpa dasar. Persebaya Surabaya ingin segera bangkit setelah hasil kurang maksimal di pertandingan sebelumnya yang memengaruhi mental pemain.
Kekalahan di kandang sendiri menjadi alarm keras bagi skuad Green Force. Momen tandang ke Jepara dipandang sebagai kesempatan ideal untuk kembali ke jalur positif. Secara historis, Persebaya Surabaya memiliki catatan cukup baik saat menghadapi Persijap. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Green Force meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Catatan tersebut menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para pemain. Apalagi pada putaran pertama musim ini, Persebaya Surabaya mampu mengamankan poin penuh.
Namun Milos Raickovic mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dengan statistik. Ia menilai Persijap datang dengan wajah baru yang patut diantisipasi sepanjang laga. “Kami tahu mereka memiliki banyak pemain baru. Kami juga ingin kembali ke jalur kemenangan karena pertandingan terakhir kami kalah di kandang. Kami ingin meningkatkan performa, memberikan yang terbaik, dan membawa pulang tiga poin,” tegas Raickovic.
Tiga poin yang disebut Raickovic bukan sekadar target angka di papan klasemen. Ada tiga evaluasi besar yang menjadi fokus Persebaya Surabaya usai kekalahan dari Bhayangkara FC di Gelora Bung Tomo. Evaluasi pertama adalah meningkatkan performa secara menyeluruh, terutama dalam menjaga konsistensi permainan. Persebaya Surabaya dinilai belum stabil dalam memaksimalkan peluang dan menjaga ritme sepanjang 90 menit.
Evaluasi kedua ialah tuntutan untuk memberikan yang terbaik di setiap lini. Intensitas, determinasi, dan fokus penuh sejak menit awal menjadi sorotan tim pelatih. Evaluasi ketiga tak lain adalah membawa pulang tiga poin sebagai harga mati. Target kemenangan menjadi pesan tegas untuk menebus kekecewaan suporter setia, Bonek.
Janji itu terasa spesial karena laga ini berlangsung di kandang lawan. Tekanan dari publik tuan rumah dipastikan memberi atmosfer berbeda bagi para pemain Persebaya Surabaya. Pelatih Bernardo Tavares menyadari duel kontra Persijap tak akan berjalan mudah. Selain faktor tandang, kondisi kebugaran pemain ikut menjadi perhatian serius.
“Sayangnya, minggu ini tidak mudah karena beberapa pemain cedera dan demam. Saya harap para pemain bisa beristirahat cukup karena kami memulai perjalanan di malam hari. Jadi, kita juga perlu memiliki sikap ekstra, fokus dan intensitas yang baik,” ujar Tavares. Situasi tersebut memaksa tim pelatih memutar otak dalam menyusun strategi terbaik. Rotasi dan manajemen energi pemain menjadi aspek penting jelang pertandingan.
Perjalanan malam menuju Jepara juga menuntut kesiapan fisik dan mental lebih. Recovery yang optimal menjadi kunci agar pemain tetap bugar saat hari pertandingan tiba. Di sisi lain, momentum Ramadhan turut memengaruhi pola persiapan tim. Sebagian pemain menjalani ibadah puasa, sehingga durasi latihan harus disesuaikan.
Meski begitu, Tavares memastikan standar latihan tetap terjaga. Adaptasi dilakukan tanpa mengurangi esensi persiapan tim secara keseluruhan. “Untuk saat ini tidak ada masalah, karena mereka sudah bisa makan dan minum. Mereka sudah bisa melakukannya. Namun di minggu awal tetap memperhatikan durasi sesi latihan menjadi sedikit lebih singkat,” jelasnya.
Pendekatan tersebut diharapkan menjaga keseimbangan antara kondisi fisik dan kesiapan taktik. Persebaya Surabaya tetap ingin tampil agresif meski jadwal dan kondisi tidak sepenuhnya ideal. Bagi Milos Raickovic, laga ini juga menjadi panggung pembuktian lini tengah. Perannya sebagai gelandang bertahan krusial dalam menjaga transisi dan memutus serangan lawan.
Ia dituntut tampil disiplin sekaligus membantu membangun serangan dari bawah. Konsistensi permainan lini tengah akan sangat menentukan arah pertandingan. Bonek tentu menaruh harapan besar pada laga ini. Dukungan moral dari Surabaya diyakini menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
Janji untuk membawa pulang tiga poin menjadi pesan yang ingin ditegaskan Milos kepada suporter. Ia ingin Persebaya Surabaya menunjukkan karakter kuat, terutama setelah terpukul di laga sebelumnya. Persijap dengan komposisi baru dipastikan tak bisa dipandang sebelah mata. Persebaya Surabaya harus cermat membaca permainan dan memanfaatkan celah sekecil apa pun.
Kedisiplinan, fokus, serta intensitas tinggi sejak menit awal menjadi kunci yang terus ditekankan tim pelatih. Kesalahan kecil bisa berujung mahal di laga tandang seperti ini. Milos Raickovic pun menegaskan komitmen seluruh pemain untuk bangkit bersama. Tiga evaluasi Persebaya Surabaya kini menjadi pegangan utama menuju target kemenangan.
Laga melawan Persijap Jepara bukan sekadar pertandingan biasa. Ini menjadi ujian mental sekaligus kesempatan membuktikan Persebaya Surabaya layak kembali bersaing di papan atas. Jika tiga evaluasi itu mampu dijalankan dengan konsisten, peluang mencuri poin terbuka lebar. Green Force datang bukan untuk bertahan, melainkan membawa pulang kemenangan demi Bonek.







