Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer demi Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia

    Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer demi Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia

    26 September 2026
    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi

    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi

    26 September 2026
    Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung

    Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung

    26 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 27 September 2026
    Trending
    • Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer demi Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia
    • Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi
    • Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung
    • Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti
    • Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan: Strategi Sederhana Menjaga Kehangatan Relasi Personal
    • Merajut Kembali Kehangatan Keluarga dengan Sentuhan Interaksi Bermakna Tanpa Distraksi Layar
    • Mengawali Hari Tanpa Lelah Melalui Sentuhan Gerak Ringan Setiap Pagi
    • Kepala SMPN 18 Malang Diperiksa Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa
    • Hitungan Cerdas Total Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin di Indonesia
    • Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat di Tengah Panas Terik Iklim Tropis
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Perbedaan Liger dan Tigon, Kucing Raksasa yang Sangat Kuat

    Perbedaan Liger dan Tigon, Kucing Raksasa yang Sangat Kuat

    adm_imradm_imr4 Maret 202618 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perbedaan Liger dan Tigon

    Kamu pasti sering mendengar hewan hibrida berukuran besar dengan nama liger dan tigon, kan? Ya, mereka merupakan jenis hewan hasil kawin silang antara dua jenis kucing besar berbeda. Induk dari kedua kucing besar hibrida ini sebenarnya sama, yaitu seekor singa dengan seekor harimau. Namun, sekalipun induk mereka berasal dari kucing besar yang sama, penampilan dan nama dari keduanya tampak sangat kontras. Kira-kira apa yang menyebabkan hal tersebut? Lalu, apa saja perbedaan antara liger dan tigon? Yuk, cari tahu faktanya sama-sama!

    Beda Jenis Kelamin Induk

    Meskipun liger dan tigon sama-sama hasil hibrida antara singa dan harimau, tetapi jenis kelamin induk keduanya berbeda. Liger itu berasal dari hasil kawin silang antara singa jantan dengan harimau betina. Sementara itu, tigon berasal dari kawin silang harimau jantan dengan singa betina. Maka dari itu, kosakata untuk menyebut nama kedua kucing besar hibrida ini sebenarnya diambil dari potongan nama induk jantan dan betina. Liger berarti “lion/tiger”, sementara tigon berarti “tiger/lion”. Oleh karena perbedaan indukan jantan dan betina yang digunakan dalam proses hibrida keduanya, ciri fisik antara liger dan tigon pun jadi cukup berbeda.

    Beda Penampilan

    Indukan jantan ternyata mengambil porsi paling besar dalam penampilan liger dan tigon. Liger memiliki warna tubuh cokelat kejinggaan yang mirip seperti singa. Lalu, ada pula pola garis samar di punggung dan bintik di perut. Di sisi lain, tigon lebih mirip seperti harimau. Rambut di tubuh tigon lebih berwarna jingga gelap dengan garis gelap yang jelas pada bagian punggung. Sementara itu, ada bintik putih juga pada bagian perut, tetapi warnanya lebih putih. Dibandingkan liger yang tidak memiliki surai, tigon ternyata memiliki surai pendek yang lebih mirip seperti surai harimau saat sedang merasa terancam.

    Beda Ukuran Tubuh

    Perbandingan ukuran antara liger dengan tigon ternyata cukup jauh. Malahan, kalau kita melepaskan fakta kalau mereka adalah hewan hibrida, maka liger dan tigon masuk dalam kelompok kucing besar dengan ukuran paling masif di dunia. Hanya saja, liger masih jauh lebih unggul dalam kategori tersebut. Liger jantan yang sudah dewasa mampu tumbuh sepanjang 3,4 meter dengan bobot 408 kg. Hal ini disebabkan karena liger tak mewarisi gen yang menghambat pertumbuhan pasca-remaja sehingga ukuran mereka terus tumbuh. Di sisi lain, tigon memiliki ukuran yang relatif serupa dengan kedua induk. Panjang tubuh mereka antara 1,2—2,7 meter dengan bobot rata-rata sekitar 181 kg. Berbeda dengan kasus liger, induk harimau jantan dari tigon itu memiliki gen pembatas pertumbuhan yang diwariskan pada tigon. Maka dari itu, ukuran tubuh kucing hibrida ini jadi terhenti pada fase tertentu dan cenderung sama seperti ukuran kedua induk.

    Beda Perilaku

    Tak hanya ciri fisik dan ukuran, ternyata perilaku berbeda juga ditunjukkan oleh liger dan tigon. Hal ini lagi-lagi disebabkan oleh perbedaan induk jantan yang jadi basis dua kucing hibrida ini. Liger bisa hidup secara sosial, sementara tigon lebih condong sebagai penyendiri. Perilaku liger ini merujuk pada perilaku singa jantan di alam liar yang sangat sosial dan membentuk kelompok. Di sisi lain, harimau jantan yang terbiasa soliter dan independen turut memengaruhi perilaku dari tigon. Hanya saja, mungkin kedua kucing hibrida ini memiliki perilaku unik lain yang tak dapat diprediksi.

    Kontroversi Dibalik Kehadiran Dua Kucing Besar Hibrida Ini

    Yang namanya melahirkan hewan hibrida pastinya tak lepas dari kontroversi, baik dari sisi hewan hibrida yang lahir ataupun sisi etika penelitian bagi manusia. Ingat dengan ukuran liger yang masif? Nah, tubuh mereka sangat rentan mengalami obesitas dan organ tubuh tidak dapat menopang fungsinya secara maksimal karena perbandingan ukuran yang sangat jauh. Sementara itu, tigon yang punya ukuran lebih terjaga memang tidak sama rentannya mengalami gagal organ kalau dibandingkan dengan liger. Namun, tigon lebih sering terlahir cacat bawaan dan komplikasi karena ukuran janin tigon jauh lebih besar dari janin singa yang biasa dikandung singa betina.

    Dari sisi etika penelitian, hewan hibrida seperti liger dan tigon menghasilkan pandangan yang berbeda. Ada pihak yang melihat hibrida hewan tak sepenuhnya negatif karena membantu peneliti dalam mempelajari proses evolusi dan genetik hewan. Di sisi lain, masalah etika karena menciptakan sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada membuat peneliti khawatir dengan masa depan penelitian hewan hasil rekayasa yang berpotensi menghasilkan masalah serius.

    Apa pun itu, hewan hibrida tetap tidak boleh dilepas ke alam liar ataupun dikembangbiakkan secara masif. Sebab, sedari awal mereka tidak ada dan sekalipun dikembangkan dalam jumlah tertentu, risiko cacat, masalah kesehatan yang tak diketahui sebelumnya, sampai rentang usia yang pendek jadi konsekuensi yang tak boleh diambil peneliti. Jadi, jangan berharap kalau kita bisa melihat liger dan tigon di alam liar. Saat ini, mereka hanya bisa dilihat di beberapa kebun binatang ataupun suaka milik pribadi saja.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Robot Pelayan Unissula Berbicara Saat Ada Gangguan Di Depannya

    By adm_imr25 Agustus 20261 Views

    Jepang Perkenalkan Teknologi Pertanian Padi Berkelanjutan ke ASEAN

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Cloudera dorong transformasi AI perusahaan dengan cloud fleksibel

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer demi Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia

    Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer demi Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia

    26 September 2026
    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi

    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi

    26 September 2026
    Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung

    Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung

    26 September 2026
    Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti

    Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti

    26 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?