Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Polisi tangkap pelaku penusukan di Malang, residivis terbukti

    18 Mei 2026

    Banyak jembret tuju WNA, Kevin Wu: Ancaman bagi citra Jakarta sebagai kota global

    18 Mei 2026

    Kemenpar ajak warga liburan hemat di BBWI Travel Fair Surabaya

    18 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 19 Mei 2026
    Trending
    • Polisi tangkap pelaku penusukan di Malang, residivis terbukti
    • Banyak jembret tuju WNA, Kevin Wu: Ancaman bagi citra Jakarta sebagai kota global
    • Kemenpar ajak warga liburan hemat di BBWI Travel Fair Surabaya
    • 5 Manfaat Belanja Langsung dari Pabrik
    • KPK usik pasal hambat penyidikan, temukan jejak pengondisian eksternal dalam kasus suap bea cukai
    • Contoh Khutbah Jumat dalam Bahasa Jawa yang Mengharukan dan Penuh Khidmat, Ada PDF di Sini
    • Jawaban Soal PJOK Kelas 5 Semester 2 UAS
    • Menjemput Thumbelina di Pasar Rawa Belong
    • Agenda SPMB Jabar 2026 Mei, Siapkan Akun Digitalmu!
    • Pantai Marina Semarang, Surga Sunset yang Wajib Dikunjungi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Qatar: Konflik Iran Ancam Pasokan Energi Global

    Qatar: Konflik Iran Ancam Pasokan Energi Global

    adm_imradm_imr15 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peringatan Menteri Energi Qatar tentang Dampak Konflik di Kawasan Teluk

    Menteri Energi Qatar, Saad al-Kaabi, memberikan peringatan terkait potensi dampak konflik yang melibatkan Iran terhadap pasokan energi dari kawasan Teluk. Ia menyatakan bahwa jika konflik berlangsung selama beberapa minggu, hal ini bisa menghentikan ekspor energi dari kawasan tersebut. Situasi ini dikhawatirkan dapat memicu lonjakan harga energi di berbagai negara sekaligus mengganggu pertumbuhan ekonomi global.

    Dalam wawancara dengan The Financial Times, Kaabi menjelaskan bahwa konflik berkepanjangan akan berdampak pada pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) dunia. Ia menegaskan bahwa harga energi akan menjadi lebih tinggi bagi semua orang, dengan kekurangan beberapa produk dan reaksi berantai dari pabrik-pabrik yang tidak dapat memasok.

    Menurutnya, harga minyak dapat melonjak hingga sekitar 150 dolar AS per barel apabila konflik tak segera mereda.

    Serangan Hentikan Produksi LNG Qatar



    Qatar menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan gas alam cair dunia (LNG), yang selama ini menjadi penopang utama pasokan energi bagi Asia dan Eropa. QatarEnergy, yang dipimpin oleh Kaabi sebagai direktur utama, menghentikan produksi LNG sejak Senin (2/3/2026) setelah fasilitasnya terdampak serangan. Perusahaan kemudian mengumumkan status force majeure yang membebaskan perusahaan dari kewajiban pengiriman akibat kejadian di luar kendali.

    Kaabi menilai langkah serupa kemungkinan akan diikuti eksportir energi lain di kawasan jika konflik terus berlanjut. “Semua eksportir di wilayah Teluk akan harus menyatakan force majeure,” ujarnya. Meski pertempuran berhenti saat ini, Qatar tetap memerlukan waktu dari hitungan minggu hingga bulan untuk memulihkan aliran pasokan energi seperti sebelumnya.

    Jalur Selat Hormuz Ganggu Produksi Minyak Teluk



    Sekitar seperlima pasokan minyak harian dunia biasanya melintasi Selat Hormuz. Konflik yang terjadi membuat pergerakan kapal tanker di jalur tersebut hampir berhenti sepenuhnya, sehingga produsen minyak di kawasan Teluk yang bergantung pada rute itu menghentikan produksi. Irak telah menutup operasi di dua hingga tiga ladang minyak besar.

    “Semua produsen di Teluk yang bergantung pada rute ekspor itu akan harus menghentikan produksi… Ini berita buruk dan waktu terus berjalan bagi banyak produsen di wilayah ini,” kata Thijs Van de Graaf, pakar energi dari Brussels Institute for Geopolitics.

    Kondisi tersebut terjadi karena sumur minyak yang sudah ditutup tak mudah diaktifkan kembali. Uni Emirat Arab dan Arab Saudi memiliki jalur pipa alternatif di luar Selat Hormuz. Ancaman terhadap kapal pengangkut tetap mendorong kenaikan harga minyak dan biaya pengiriman, sementara produsen di Teluk hanya mampu menyimpan minyak selama beberapa hari hingga beberapa minggu sebelum produksi harus dihentikan jika ekspor tetap terhambat.

    Lonjakan Harga Energis Picu Kekhawatiran Ekonomi Global



    Harga minyak Brent melonjak lebih dari 9 persen pada Jumat (6/3/2026) hingga mencapai sekitar 93 dolar AS per barel, level tertinggi sejak musim gugur 2023. Kenaikan harga minyak dan gas turut mendorong peningkatan biaya bahan bakar kendaraan, pemanas rumah, bahan pangan, serta barang impor. Di Inggris, harga bensin dan solar sudah naik di pompa meski tagihan listrik serta gas rumah tangga masih tertahan oleh batas harga Ofgem hingga Juli.

    Jorge Leon dari Rystad Energy mengatakan kepada BBC bahwa situasi ini menghadirkan ancaman nyata terhadap ekonomi global. Ia menambahkan bahwa jika konflik berlangsung lebih dari dua minggu, dampak besar terhadap sistem energi dan prospek makroekonomi dunia akan semakin mungkin terjadi.

    Konflik tersebut belum menunjukkan tanda akan segera berakhir. Pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) telah menyatakan kesiapan memberi serangan keras terhadap Iran, sementara kekhawatiran terhadap kemungkinan invasi darat semakin meningkat. Iran masih melanjutkan serangan meski mendapat kecaman luas dari komunitas internasional karena dinilai melanggar hukum internasional.

    Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan melalui media sosial bahwa Iran berkomitmen menjaga perdamaian abadi di kawasan, namun negaranya tak akan ragu membela martabat serta kedaulatan bangsa. Ia juga menekankan setiap upaya mediasi harus membahas pihak yang dianggap meremehkan rakyat Iran dan memicu konflik tersebut, yang menurutnya merujuk pada AS dan Israel.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ucapan Hari Buku Nasional 17 Mei 2026 yang Menginspirasi untuk Caption Media Sosial

    By adm_imr18 Mei 20262 Views

    Indonesia Dorong BRICS Kuatkan Suara Negara Berkembang

    By adm_imr18 Mei 20261 Views

    Perubahan Kekuatan Global: Perdana Menteri India Kunjungi 5 Negara

    By adm_imr18 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Polisi tangkap pelaku penusukan di Malang, residivis terbukti

    18 Mei 2026

    Banyak jembret tuju WNA, Kevin Wu: Ancaman bagi citra Jakarta sebagai kota global

    18 Mei 2026

    Kemenpar ajak warga liburan hemat di BBWI Travel Fair Surabaya

    18 Mei 2026

    5 Manfaat Belanja Langsung dari Pabrik

    18 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?