Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Xiaomi Penggemar Wajib Miliki! Redmi Watch 5 Hadir dengan Teknologi Antimainstream, Bisa Telepon Langsung dari Jam

    13 Maret 2026

    Mengenal Kanker Ginjal yang Menyerang Vidi Aldiano

    13 Maret 2026

    Komisi VIII DPR: Tidak Ada Jemaah Umrah Tertahan di Saudi

    13 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 13 Maret 2026
    Trending
    • Xiaomi Penggemar Wajib Miliki! Redmi Watch 5 Hadir dengan Teknologi Antimainstream, Bisa Telepon Langsung dari Jam
    • Mengenal Kanker Ginjal yang Menyerang Vidi Aldiano
    • Komisi VIII DPR: Tidak Ada Jemaah Umrah Tertahan di Saudi
    • Apa Itu Bahan Rayon Viscose? Ini Sifat dan Cara Merawatnya
    • Menteri Agama Nasaruddin Umar Berkeliling Jatim, Sosialisasi Pembentukan Ditjen Pesantren di Pasuruan
    • Dampak Iran vs Amerika: 134 Jemaah Umrah Kalteng Pulang 4 dan 8 Maret 2026
    • Prediksi Laga Derbi Milan: Calhanoglu dan Thuram Dipertanyakan Starter
    • 7 Dampak Negatif Lempuyang Berlebihan
    • Cara Siswa Menjaga dan Menggunakan Sarana Sekolah dengan Baik
    • Lonjakan Saham Energi Akibat Konflik Timur Tengah, Ini Saran Analis
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»7 Dampak Negatif Lempuyang Berlebihan

    7 Dampak Negatif Lempuyang Berlebihan

    adm_imradm_imr13 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Manfaat dan Bahaya Konsumsi Lempuyang Berlebihan

    Lempuyang, atau yang dikenal dengan nama ilmiah Zingiberaceae, adalah salah satu rempah tradisional yang sering digunakan dalam berbagai jenis jamu. Dikenal dengan sifatnya yang hangat, lempuyang sering diminum untuk meningkatkan nafsu makan, mengurangi mual, hingga membantu menghangatkan tubuh. Namun, meskipun memiliki manfaat yang baik, penggunaannya harus tetap dijaga agar tidak menimbulkan efek samping.

    Berikut ini adalah beberapa efek samping yang bisa terjadi jika lempuyang dikonsumsi secara berlebihan:

    1. Iritasi Lambung dan Asam Naik



    Lempuyang mengandung senyawa aktif yang bersifat hangat dan tajam. Bagi orang yang memiliki masalah maag, GERD, atau lambung sensitif, konsumsi lempuyang yang terlalu pekat bisa menyebabkan rasa perih di ulu hati, mual, atau sensasi panas hingga ke tenggorokan. Efek ini biasanya muncul jika lempuyang diminum saat perut kosong atau lebih dari satu gelas per hari. Untuk menghindarinya, sebaiknya minum lempuyang setelah makan dan hindari campuran bahan lain yang juga bersifat panas seperti jahe atau merica.

    2. Diare Akibat Dosis Berlebihan



    Meskipun lempuyang dapat membantu melancarkan pencernaan, konsumsinya yang berlebihan bisa memicu diare. Terutama jika dikonsumsi dalam bentuk jamu kental atau ekstrak tanpa takaran jelas. Gejala yang muncul bisa berupa mulas, frekuensi buang air besar meningkat, dan perut terasa melilit. Kondisi ini lebih sering dialami oleh orang yang baru pertama kali mencoba lempuyang atau memiliki riwayat sindrom iritasi usus.

    3. Pengaruh pada Tekanan Darah



    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lempuyang memiliki efek melancarkan sirkulasi darah. Namun bagi penderita tekanan darah rendah atau sedang mengonsumsi obat antihipertensi, efek ini bisa terlalu kuat. Akibatnya, bisa muncul gejala seperti pusing, pandangan berkunang-kunang, tubuh lemas, hingga hampir pingsan. Oleh karena itu, penderita hipertensi sebaiknya tidak mengonsumsi lempuyang setiap hari tanpa konsultasi dokter.

    4. Reaksi Alergi pada Orang Sensitif



    Walaupun jarang, lempuyang bisa memicu reaksi alergi pada orang yang juga alergi terhadap jahe, kunyit, atau keluarga rimpang lainnya. Tanda-tanda alergi bisa berupa gatal di kulit, ruam kemerahan, bibir terasa tebal, bersin-bersin, atau sesak ringan. Jika gejala ini muncul, konsumsi harus segera dihentikan dan tidak boleh dicoba lagi tanpa pengawasan tenaga medis.

    5. Tidak Direkomendasikan untuk Ibu Hamil Tanpa Pengawasan



    Banyak ibu hamil menggunakan lempuyang untuk mengurangi mual di trimester awal. Namun, sifat hangat dan stimulatif dari lempuyang bisa memicu kontraksi ringan pada rahim jika dikonsumsi berlebihan. Selain itu, belum ada dosis aman yang benar-benar terstandar untuk kehamilan. Maka, ibu hamil sebaiknya memilih cara lain yang direkomendasikan dokter daripada mengandalkan jamu lempuyang.

    6. Interaksi dengan Obat Medis



    Lempuyang mengandung senyawa yang dapat memengaruhi kerja enzim di hati. Hal ini berpotensi mengubah cara tubuh memproses obat tertentu, seperti obat pengencer darah, obat diabetes, atau obat maag. Akibatnya, efek obat bisa menjadi lebih lemah atau justru terlalu kuat. Oleh karena itu, sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi lempuyang bersamaan dengan obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Jika Mama sedang rutin minum obat dokter, sebaiknya beri jeda waktu dan konsultasikan terlebih dahulu.

    7. Panas Dalam dan Dehidrasi



    Sifat lempuyang yang “menghangatkan” tubuh tidak selalu cocok untuk semua orang. Jika diminum terlalu sering, sebagian orang mengeluhkan tenggorokan kering, sariawan, bibir pecah, hingga rasa haus berlebihan. Ini menandakan tubuh kurang cocok dengan sifat panas dari lempuyang. Untuk menetralkan, biasanya dianjurkan memperbanyak air putih dan mengurangi frekuensi minum jamu lempuyang.

    Itulah beberapa efek samping yang bisa terjadi jika lempuyang dikonsumsi secara berlebihan. Meski memiliki banyak manfaat, lempuyang bukanlah minuman yang bisa dikonsumsi tanpa aturan. Setiap tubuh memiliki respons yang berbeda, apa yang cocok untuk orang lain belum tentu aman untuk Mama. Kuncinya adalah porsi wajar dan mengenali sinyal dari tubuh sendiri.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 Jenis Kelapa dan Manfaatnya untuk Kebutuhan Harian

    By adm_imr13 Maret 20261 Views

    5 resep kue lebaran tanpa telur, renyah dan lezat

    By adm_imr13 Maret 20262 Views

    Keseruan Tanboy Kun Menjelajahi Kuliner Legendaris Balikpapan

    By adm_imr12 Maret 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Xiaomi Penggemar Wajib Miliki! Redmi Watch 5 Hadir dengan Teknologi Antimainstream, Bisa Telepon Langsung dari Jam

    13 Maret 2026

    Mengenal Kanker Ginjal yang Menyerang Vidi Aldiano

    13 Maret 2026

    Komisi VIII DPR: Tidak Ada Jemaah Umrah Tertahan di Saudi

    13 Maret 2026

    Apa Itu Bahan Rayon Viscose? Ini Sifat dan Cara Merawatnya

    13 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?