Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Tips kumpul keluarga tanpa stres saat Lebaran, coba sekarang!

    29 Maret 2026

    Promo Indomaret 4 Hari, Gula Kristal Rp16.500, Kopi Good Day Rp14.900

    29 Maret 2026

    Doa Marshanda untuk Sienna yang Lepas Hijab: Aku Menerima Putriku Sepenuhnya

    29 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 29 Maret 2026
    Trending
    • Tips kumpul keluarga tanpa stres saat Lebaran, coba sekarang!
    • Promo Indomaret 4 Hari, Gula Kristal Rp16.500, Kopi Good Day Rp14.900
    • Doa Marshanda untuk Sienna yang Lepas Hijab: Aku Menerima Putriku Sepenuhnya
    • Harga Tiket Saloka Semarang Lebaran 2026, Bermain Wahana Sepuasnya
    • Selamat Hari Kemenangan, 30 Ucapan untuk Menghapus Dosa
    • Wall Street Turun Tajam: S&P 500 ke Level Terendah 6 Bulan
    • Pembuat Kekerasan Aktivis Andrie Yunus Bersembunyi sebagai Ojol saat Mengintai Korban
    • Prakiraan Cuaca Malang-Batu Jatim 21 Maret 2026: Kota Hujan Ringan, Kabupaten Cerah Berawan
    • 12 Teks Khutbah Idul Fitri 2026 Kemenag Berbagai Topik
    • 11 gaya foto setengah badan modis yang memukau
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Idulfitri di Tengah Perang, Rakyat Lebanon dan Gaza Berjuang Bertahan Hidup

    Idulfitri di Tengah Perang, Rakyat Lebanon dan Gaza Berjuang Bertahan Hidup

    adm_imradm_imr29 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perayaan Idulfitri di Tengah Konflik yang Berkepanjangan

    Perayaan Idulfitri, yang biasanya menjadi momen kebahagiaan bagi umat Islam di seluruh dunia, kali ini justru berlangsung dalam suasana penuh kesedihan dan ketidakpastian. Di sejumlah negara di Timur Tengah, khususnya Lebanon, Iran, dan Gaza, konflik yang belum mereda mengubah tradisi perayaan hari raya menjadi tantangan besar.

    Lebanon: Kehilangan Rumah dan Harapan

    Di Beirut, Lebanon, warga terdampak konflik seperti Alaa, seorang pengungsi Suriah, mengalami kesulitan ekstrem dalam merayakan Idulfitri. Ia kehilangan tempat tinggal setelah rumahnya di Dahiyeh hancur akibat serangan Israel. Alaa menghabiskan waktu untuk mencari tempat berlindung, tetapi tidak berhasil mendapatkan tenda. Pusat kota Beirut, yang biasanya ramai dengan restoran dan bar mahal, kini berubah menjadi kawasan pengungsian.

    Lebih dari satu juta orang di Lebanon dilaporkan mengungsi akibat konflik yang masih berlangsung. Warga tidak tahu kapan perang akan berakhir, terutama karena mereka belum sepenuhnya pulih dari konflik dengan Israel antara Oktober 2023 hingga November 2024.

    Iran: Krisis Ekonomi dan Tekanan Sosial

    Di Iran, masyarakat menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat. Selain perang yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, krisis ekonomi yang sudah ada sebelumnya membuat banyak warga kesulitan membeli kebutuhan harian saat musim liburan. Grand Bazaar Teheran, tempat belanja populer, juga dinilai berisiko karena kerusakan akibat pemboman.

    Selain itu, aspek religius Idulfitri juga menjadi sensitif bagi sebagian warga Iran yang menentang pemerintah. Beberapa dari mereka memandang ekspresi religius sebagai bentuk dukungan terhadap Republik Islam Iran. Tahun ini, perayaan Nowruz atau Tahun Baru Persia juga jatuh pada Jumat, sehingga sebagian kelompok oposisi lebih memilih merayakan Nowruz dan menghindari kegiatan yang berkaitan dengan Idulfitri.

    Gaza: Kesulitan Ekonomi dan Kehilangan Segalanya

    Di Jalur Gaza, banyak warga Palestina ingin merayakan Idulfitri, tetapi kondisi ekonomi yang buruk membuat hal tersebut sulit. Pembatasan Israel terhadap masuknya barang ke Gaza—yang semakin diperketat sejak perang dengan Iran dimulai—telah meningkatkan harga kebutuhan pokok, termasuk mainan anak-anak.

    Khaled Deeb (62), warga Gaza City, mengatakan bahwa ia harus melewati Idulfitri tanpa membeli buah dan sayuran karena keterbatasan finansial. Ia mengingat masa lalu ketika dirinya memiliki supermarket dan bisa memberi hadiah kepada keluarga selama Idulfitri. Namun, semua itu kini hanya kenangan.

    Shireen Shreim, ibu dari tiga anak, menyebut bahwa kebahagiaan Idulfitri saat ini tidak lengkap. Ia dan suaminya tinggal di apartemen dengan dinding hancur, yang ditutupi dengan terpal dan kayu. Ia merasa sedih setiap kali pulang ke rumah dan melihat warga lain tinggal di tenda tanpa tempat tinggal yang layak.

    Dengan Israel yang dinilai belum menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan serangan terhadap warga Palestina maupun negara lain di kawasan, Shireen mengaku tidak tahu kapan Gaza akan benar-benar dibangun kembali. Bagi warga Gaza, Idulfitri tahun ini bukanlah momen kebahagiaan, tetapi sebuah pengingat akan penderitaan dan ketidakadilan yang terus berlangsung.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 Berita Paling Viral: TPG Guru PAI Belum Cair, ASN WFH, Ada Perubahan Apa?

    By adm_imr29 Maret 20261 Views

    Pandangan: Habermas dan Akal Budi yang Terluka

    By adm_imr29 Maret 20260 Views

    Curhat PPPK di Bali, Hanya 2 Tahun Diangkat Kini Terancam Dipecat, Jangan Korbankan Kami

    By adm_imr29 Maret 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tips kumpul keluarga tanpa stres saat Lebaran, coba sekarang!

    29 Maret 2026

    Promo Indomaret 4 Hari, Gula Kristal Rp16.500, Kopi Good Day Rp14.900

    29 Maret 2026

    Doa Marshanda untuk Sienna yang Lepas Hijab: Aku Menerima Putriku Sepenuhnya

    29 Maret 2026

    Harga Tiket Saloka Semarang Lebaran 2026, Bermain Wahana Sepuasnya

    29 Maret 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?