Timnas Italia Memastikan Tiket ke Final Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Italia kini semakin dekat untuk kembali tampil di panggung sepak bola terbesar dunia, Piala Dunia 2026. Setelah mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 dalam laga semifinal playoff kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, Azzurri melangkah ke final playoff yang akan berlangsung di Cardiff pada Rabu (1/4/2026). Di final nanti, mereka akan menghadapi Timnas Bosnia dan Herzegovina, yang sebelumnya berhasil mengalahkan Wales melalui drama adu penalti.
Perjalanan Kemenangan yang Berat
Pertandingan yang berlangsung di Stadio di Bergamo berjalan cukup menegangkan. Meskipun berhasil mencetak dua gol, Italia harus bekerja keras untuk mengatasi perlawanan Irlandia Utara. Gol pertama dicetak oleh Sandro Tonali lewat tendangan rendah dari luar kotak penalti. Keunggulan itu kemudian digandakan oleh Moise Kean yang memanfaatkan assist Tonali.
Pelatih Gennaro Gattuso mengakui bahwa pertandingan tersebut tidak mudah bagi timnya. Ia menyebut bahwa para pemain harus bekerja keras untuk mengatasi tekanan lawan. “Ini adalah perjuangan, pertandingan ini sama sekali tidak mudah. Mereka bahkan sempat mengejutkan kami dengan mencoba melakukan umpan vertikal,” ujar Gattuso kepada RAI Sport.
Evaluasi Permainan dan Strategi
Gattuso juga menilai permainan Italia pada babak pertama belum sesuai rencana. Ia menyebut bahwa Manuel Locatelli terlalu turun ke dalam, sehingga memengaruhi alur serangan. Namun, setelah jeda babak pertama, tim mampu mengalirkan bola lebih cepat dan meningkatkan performa.
Ia menekankan pentingnya memulihkan kondisi fisik sebelum menghadapi laga penentuan. “Ketegangan yang kami rasakan sama dengan yang dirasakan tim lawan. Jelas dua tim itu berbeda dan atmosfer yang menunggu kami juga akan berbeda, tetapi sekarang kami ingin menikmati momen ini,” tambahnya.
Apresiasi kepada Suporter
Gattuso juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para suporter di Bergamo atas dukungan yang diberikan. “Kami kembali berterima kasih kepada para fans di Bergamo. Saya hampir tidak mendengar ejekan, bahkan kami masuk ke ruang ganti saat jeda dengan tepuk tangan.”
Penampilan Menonjol dari Sandro Tonali
Sandro Tonali menjadi bintang utama dalam kemenangan ini. Ia mencetak satu gol dan memberikan satu assist untuk Moise Kean. Tonali mengakui bahwa timnya sempat merasakan tekanan, terutama pada awal babak kedua. “Ada sedikit ketegangan di awal babak kedua, tetapi setelah mencetak gol kami mulai merasa lebih bebas dari tekanan secara mental.”
Ia juga menilai bahwa Italia fokus untuk menutup kekuatan utama Irlandia Utara, terutama dalam situasi bola mati. “Kami fokus untuk tidak memberi mereka kesempatan memanfaatkan kekuatan mereka dan berkonsentrasi menghadapi bola mati.”
Jalannya Pertandingan
Italia langsung menekan sejak awal pertandingan. Federico Dimarco dua kali mengancam gawang lawan lewat tembakan di tiang dekat. Namun, hingga babak pertama berakhir, Italia masih kesulitan memecah kebuntuan.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada babak kedua. Umpan silang Politano sempat disundul keluar oleh Isaac Price, tetapi bola jatuh di tepi kotak penalti. Tonali memanfaatkan situasi tersebut dengan membiarkan bola memantul sebelum melepaskan tendangan keras kaki kanan yang meluncur rendah ke gawang.
Italia akhirnya menggandakan keunggulan melalui Moise Kean. Berawal dari umpan panjang Tonali, Kean mengontrol bola dengan kaki kanan, memanfaatkan pantulan untuk mengecoh bek lawan, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut jauh gawang.
Di akhir pertandingan, Irlandia Utara sempat mendapat peluang dari situasi tendangan bebas yang memantul di kotak enam yard, tetapi tidak ada pemain yang mampu menyelesaikannya menjadi gol.
Kemenangan yang Berarti
Kemenangan ini sangat penting bagi Italia yang gagal tampil di dua edisi Piala Dunia terakhir, yakni Piala Dunia 2018 dan Piala Dunia 2022. Tonali mengakui bahwa gol ini terasa seperti yang paling penting dalam karier saya, bersama gol saya untuk AC Milan saat melawan SS Lazio.






