Persaingan Ketua KONI Kabupaten Malang Memanas
Perebutan jabatan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang semakin memanas. Dalam bursa calon ketua KONI yang akan digelar dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub), dua tokoh dari partai politik berbeda akan saling bersaing. Mereka adalah Zia’ul Haq, Sekretaris DPC Partai Gerindra, dan Darmadi, mantan Sekretaris DPC PDIP.
Zia’ul Haq dijagokan oleh Partai Gerindra, sementara Darmadi mendapatkan dukungan penuh dari PDIP. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan kali ini tidak hanya sekadar kompetisi internal KONI, tetapi juga melibatkan kekuatan partai politik.
Dukungan Penuh dari PDIP
Didik Gatot Subroto, Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, telah menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan Darmadi sebagai ketua KONI. Menurutnya, Darmadi dianggap sebagai kader terbaik partai, sehingga layak memenangkan pertarungan ini. Saat ini, Darmadi masih menjabat sebagai ketua dewan dua periode, dan posisinya sebagai calon ketua KONI menjadi sorotan utama.
Darmadi menggantikan Rosyidin, yang mundur dari jabatan ketua KONI periode 2024-2028. Dengan pengalaman dan jaringan yang kuat, Darmadi diharapkan mampu membawa KONI lebih baik lagi di masa depan.
Strategi Partai Gerindra untuk Zia’ul Haq
Di sisi lain, Partai Gerindra juga tidak ingin kalah. H Chusni Mubarok, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang, menegaskan bahwa partainya akan memberikan dukungan penuh kepada Zia’ul Haq. Ia menyatakan bahwa Zia sudah direstui sejak lama, bahkan sebelum namanya mulai ramai di bursa calon ketua KONI.
“Pak Zia, sebelum namanya ramai seperti saat ini, sudah menghadap saya,” kata Chusni. “Akhirnya, saya mendorongnya, dengan catatan, jika terpilih nanti, harus bisa memperbaiki kondisi KONI, supaya bisa membawa atletnya juara umum di berbagai kompetisi.”
Zia’ul Haq, yang merupakan anggota DPRD Jatim dari Dapil Malang Raya, merasa didukung penuh oleh bos partainya. Hal ini membuatnya semakin percaya diri menghadapi persaingan dengan para tokoh dari partai lain.
Kompetitor yang Kuat
Meski Zia’ul Haq memiliki dukungan kuat dari Gerindra, ia harus berhadapan dengan beberapa kompetitor yang tidak mudah. Di antaranya adalah Darmadi, Ir H Kholik MAP, ketua DPC PKB yang juga seorang pengusaha kaya, serta Unggul Nugroho, mantan anggota dewan tiga periode dari Gerindra dan ketua Cabor Karate.
Menurut Zia, meskipun lawannya kuat, ia yakin bahwa dukungan dari Chusni akan membantu memenangkan pertarungan ini. “Saya tahu jika Pak Chusni sudah mendukungnya, pasti ada jalan untuk memenangkan pertarungan ini,” ujarnya.
Perbedaan Peta Pertarungan
Pertarungan kali ini berbeda dari biasanya. Dulu, bursa calon ketua KONI hanya diikuti oleh internal KONI sendiri. Namun, saat ini, bursa ini diisi oleh calon-calon dari para bos partai politik. Hal ini membuat persaingan semakin ketat.
Sebagai bentuk persiapan, beberapa ketua Cabor telah melakukan pertemuan untuk mendukung Darmadi. Contohnya, pada Rabu (21/1/2026) malam lalu, sebanyak 28 ketua Cabor menggelar pertemuan di Camp Gulat, Kecamatan Tumpang, untuk mendukung Darmadi.
Persiapan Menghadapi Musorkablub
Meski Musorkablub masih jauh, para calon telah mempersiapkan diri dengan berbagai strategi. Seperti dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada), para calon mulai melakukan pengondisian dukungan.
Zia’ul Haq mengaku bahwa ia tidak akan mengungkapkan strategi yang dimiliki. “Nggak apa-apa, kalau adu dukungan, kami juga tak kalah, namun nggak saya bocorkan dulu,” katanya.







