Pemakaman Haru Empat Korban Kecelakaan Beruntun dalam Satu Liang Lahat
Empat anggota keluarga dari Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yang menjadi korban kecelakaan beruntun di Probolinggo, akhirnya dimakamkan dalam satu liang lahat. Proses pemakaman tersebut berlangsung dengan penuh rasa haru dan kesedihan, baik dari keluarga maupun warga sekitar.
Jenazah keempat korban, yaitu Sutrisno (60 tahun), Sri Budiyatni (60 tahun), Devica Friskiara (29 tahun), dan Giovano Malik Ibrahim (3 tahun), tiba di rumah duka RT 4 RW 2 Dusun Pundensari, Desa Jeblog, sekitar pukul 15.15 WIB. Keempat jenazah diangkut menggunakan tiga unit mobil ambulans dari Probolinggo menuju ke Blitar. Sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat pemakaman, mobil ambulans sempat berhenti sebentar di depan rumah duka sebagai bentuk penghormatan.
Setelah itu, jenazah korban dibawa ke Masjid Desa Jeblog untuk disalatkan. Sejumlah warga dan keluarga korban ikut hadir dalam prosesi salat jenazah. Setelah salat, keempat jenazah kemudian diantar ke Tempat Pemakaman Umum Desa Jeblog, tempat mereka dimakamkan dalam satu liang lahat.
Proses pemakaman ini dilakukan atas permintaan keluarga dan keputusan bersama warga setempat. Menurut Kasi Pemerintahan Desa Jeblog, Ahmad Husnudin, keputusan untuk memakamkan keempat jenazah dalam satu lubang bertujuan untuk memudahkan perawatan makam. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Keluarga korban terlihat sangat sedih saat menyaksikan pemakaman. Anak laki-laki korban, Dohan, tampak masih syok dengan peristiwa yang menimpa kedua orang tuanya, kakak perempuan, dan keponakannya. Saat proses pemakaman selesai, Dohan tetap duduk sambil menangis memegangi batu nisan orang tuanya. Akhirnya, ia dipapah oleh keluarganya untuk meninggalkan pusara.
Dohan mengaku tidak bisa menerima kenyataan bahwa orang-orang yang dicintainya telah pergi selamanya. Ia terus menangis hingga akhirnya ditemani oleh kerabat dekatnya.
Latar Belakang Kecelakaan
Sebelum kejadian pemakaman, empat anggota keluarga ini tewas dalam kecelakaan beruntun di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang, Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Tegalsiwalan, Probolinggo, pada Sabtu (18/4/2026) malam. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto, 46 tahun, warga Kutorejo, Mojokerto, diduga mengalami rem blong beberapa meter sebelum lokasi kejadian.
Pada saat kejadian, ada lima kendaraan yang sedang berhenti karena menunggu kereta api melintas. Truk yang mengalami rem blong kemudian menabrak sejumlah mobil termasuk mobil korban yang sedang berhenti di lokasi tersebut.
Dua orang saudara korban ikut mengawal jenazah dari Probolinggo ke Blitar. Jenazah korban tiba di rumah duka dalam kondisi sudah disucikan dari rumah sakit di Probolinggo. Proses kedatangan hingga pemakaman jenazah berlangsung lancar. Ahmad Husnudin juga menyampaikan rasa prihatin atas kejadian yang menimpa keluarga korban.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya kesadaran berkendara dan penggunaan alat keselamatan. Semoga keempat korban mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan.







