Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral

    23 April 2026

    Surabaya Jadi Pasar Potensial untuk Barang Mewah Bekas, ALLU Tawarkan Penjualan Fleksibel

    23 April 2026

    Hari Ini, Saham Blue Chip Beri Dividen Rp20.900 Per Lot

    23 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 23 April 2026
    Trending
    • Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral
    • Surabaya Jadi Pasar Potensial untuk Barang Mewah Bekas, ALLU Tawarkan Penjualan Fleksibel
    • Hari Ini, Saham Blue Chip Beri Dividen Rp20.900 Per Lot
    • Motif Pembunuhan Nus Kei oleh John Kei Terungkap, Hendrikus Rahayaan Diduga Punya Dendam Lama
    • 40 Soal Ujian Semester 2 Alquran Hadis Kelas 4 MI Lengkap Jawaban 2026-2027
    • Kemenkes: Diabetes Tak Hanya Masalah Kesehatan, Tapi Juga Finansial
    • 15 ide kue modern untuk bisnis kuliner Solo: Cocok jadi menu tambahan di kafe atau restoran
    • 5 tips mengoptimalkan bunga majemuk untuk kekayaan jangka panjang
    • Perkuat Paradigma Hukum Progresif, Pengembang Kemenkum Jabar Ikuti Pelatihan Fasilitator KUHP
    • 7 tempat lari favorit di Bandung yang menyenangkan dan segar
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Kemenkes: Diabetes Tak Hanya Masalah Kesehatan, Tapi Juga Finansial

    Kemenkes: Diabetes Tak Hanya Masalah Kesehatan, Tapi Juga Finansial

    adm_imradm_imr23 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Diabetes: Bukan Hanya Kadar Gula Darah, Tapi Juga Pintu Masuk Penyakit Serius

    Diabetes tidak hanya sekadar penyakit yang berkaitan dengan kadar gula darah yang tinggi. Penyakit ini juga menjadi pintu masuk bagi berbagai komplikasi serius yang dapat mengancam kesehatan dan kehidupan seseorang. Sayangnya, banyak orang belum menyadari bahwa jika diabetes tidak terkontrol dengan baik, dampaknya bisa menyebar ke berbagai organ tubuh dan memicu gangguan kesehatan yang sangat berbahaya.

    Di Indonesia, jumlah penderita diabetes semakin meningkat setiap tahunnya. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu tantangan besar dalam bidang kesehatan. Tidak hanya berdampak pada kualitas hidup para pasien, kondisi ini juga meningkatkan risiko munculnya penyakit lain seperti hipertensi, gangguan jantung, hingga kerusakan organ vital. Jika tidak segera ditangani, komplikasi seperti gagal ginjal, gangguan penglihatan, hingga penyakit kardiovaskular bisa terjadi dan membutuhkan penanganan jangka panjang.

    Biaya Penanganan Gagal Ginjal Meningkat Drastis

    Menurut Direktur P2PTM Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, diabetes tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga memberi tekanan besar pada sistem kesehatan nasional. Penyakit ini menjadi pintu masuk berbagai komplikasi serius, mulai dari hipertensi, penyakit jantung, hingga gagal ginjal dan katarak jika tidak ditangani dengan baik.

    Ia menyampaikan hal ini dalam diskusi media bersama Kemenkes, PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia), dan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) pada Jumat (17/4/2026) di Jakarta. Menurutnya, peningkatan kasus diabetes berjalan seiring dengan melonjaknya beban pembiayaan kesehatan. Data BPJS menunjukkan adanya kenaikan kasus diabetes hingga 40 persen, sementara biaya penanganan gagal ginjal bahkan meningkat drastis hingga 476 persen. Hal ini menunjukkan bahwa dampak diabetes tidak hanya bersifat medis, tetapi juga ekonomi.

    “Penanganan diabetes membutuhkan pendekatan yang menyeluruh dari hulu ke hilir. Mulai dari faktor risikonya, deteksi dini dan pengobatan,” ujar dr. Nadia.

    Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif, serta kolaborasi lintas sektor agar penanganan diabetes bisa lebih efektif dan berkelanjutan.

    Diabetes Mulai Menyerang Usia Produktif

    Lebih lanjut, dr. Nadia memaparkan bahwa peningkatan kasus diabetes kini tidak lagi didominasi oleh kelompok usia lanjut. Secara perlahan, penyakit ini mulai banyak ditemukan pada usia produktif bahkan anak-anak. Perubahan gaya hidup menjadi faktor utama, mulai dari kurangnya aktivitas fisik hingga pola makan tidak seimbang yang tinggi gula dan kalori.

    Kondisi ini membuat risiko komplikasi muncul lebih cepat jika tidak dikendalikan sejak dini. Karena itu, edukasi masyarakat menjadi langkah penting agar lebih sadar terhadap faktor risiko dan mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

    Ia menekankan pentingnya deteksi dini, mengingat masih banyak kasus diabetes yang belum terdiagnosis.

    “Deteksi dini merupakan langkah penting dalam pengendalian diabetes. Masyarakat perlu lebih proaktif dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya.

    Dengan diagnosis yang lebih cepat, risiko komplikasi dapat ditekan secara signifikan.

    Pentingnya Pengelolaan Jangka Panjang

    Ketua Umum PB PERKENI, Prof. Dr. dr. Em Yunir, SpPD, K-EMD, FINASIM., menekankan bahwa diabetes adalah penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang, bukan sekadar mengontrol gula darah sesaat. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap penyakit ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pengendalian.

    “Diabetes bukan hanya tentang kadar gula darah, tetapi juga berkaitan dengan risiko komplikasi jangka panjang. Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh,” jelasnya.

    Ia menambahkan bahwa perubahan gaya hidup, seperti menjaga pola makan dan rutin beraktivitas fisik, menjadi bagian penting dalam terapi diabetes.

    Selain itu, kepatuhan terhadap pengobatan dan edukasi yang berkelanjutan juga sangat menentukan keberhasilan pengelolaan penyakit ini. Dengan pemahaman yang baik dan pengelolaan yang tepat, pasien diabetes tetap dapat menjalani hidup yang produktif sekaligus menekan risiko komplikasi di masa depan.

    Diabetes bukan hanya penyakit yang berdiri sendiri, tetapi dapat memicu berbagai komplikasi serius jika tidak dikendalikan dengan baik. Karena itu, kombinasi antara deteksi dini, perubahan gaya hidup, serta pengelolaan yang tepat menjadi kunci untuk memutus efek domino penyakit ini.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Lapangan Alun-alun Purwokerto Kini Terbuka, Masyarakat Dilarang Bawa Tikar

    By adm_imr23 April 20261 Views

    Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Dampak Kesehatan, dan Cara Mengurangi Paparannya

    By adm_imr23 April 20261 Views

    Mengapa Wajah Bayi Baru Lahir Tampak Kurang Menarik? Ini Penjelasan Studi

    By adm_imr23 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Penjelasan SPPG dan Sekolah Soal Ratusan Pelajar SMA Kerinci Jambi Tolak MBG Viral

    23 April 2026

    Surabaya Jadi Pasar Potensial untuk Barang Mewah Bekas, ALLU Tawarkan Penjualan Fleksibel

    23 April 2026

    Hari Ini, Saham Blue Chip Beri Dividen Rp20.900 Per Lot

    23 April 2026

    Motif Pembunuhan Nus Kei oleh John Kei Terungkap, Hendrikus Rahayaan Diduga Punya Dendam Lama

    23 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?