Pencapaian Luar Biasa Rahman Maulana Torana
Rahman Maulana Torana, seorang musisi dan bassist muda asal Surabaya, telah resmi diterima di Oxford University, salah satu kampus terkemuka di dunia. Universitas ini selama sepuluh tahun berturut-turut menduduki peringkat pertama dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings.
Rams, sapaan akrab Rahman, adalah mahasiswa pertama yang diterima di program S2 Fakultas Hukum Oxford University dari sejarah Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH Unair). Keberhasilannya ini tidak lepas dari dukungan kuat kedua orang tuanya, Edy Torana dan Ranti Nursukma Handayani, yang juga lulusan FH Unair.
Dalam dunia musik, Rahman pernah tampil di Konser Mahakarya Ahmad Dhani pada 9 Agustus 2024 di Grand City Mall Surabaya. Ia tampil bersama para artis papan atas seperti Ahmad Dhani, Mulan Jameela, Ari Lasso, Afgan, Lyodra, Marion Jola, Lilo KLA Project, dan Jeff Scott Soto (USA). Acara ini dipromotori oleh ayahnya, Edy Torana, seorang pengacara terkenal di Jawa Timur dan promotor nasional serta spektakuler dalam dunia hiburan.
Fokus Pada Studi S2
Setelah diterima di Oxford University, Rahman mengungkapkan bahwa ia akan lebih fokus pada studinya. “Saya masuk Prodi S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University dan satu-satunya dari Indonesia,” katanya saat dihubungi.
Ia menyatakan bahwa untuk sementara waktu akan berhenti dari dunia musik agar bisa fokus pada kuliah S2. “Mohon doa agar cepat lulus dan bisa melanjutkan ke S3,” ujarnya.
Dukungan Orang Tua
Keberhasilan Rahman tidak terlepas dari dukungan dan motivasi dari orang tuanya. Edy Torana, ayahnya, menjelaskan bahwa pendidikan adalah prioritas utama. “Pendidikan adalah yang utama dan pilihlah kampus yang bisa membawa kesuksesan dan kejayaan impian,” ujarnya dengan bangga.
Prestasi di Dunia Hukum
Rahman memiliki segudang prestasi di bidang hukum. Ia berhasil masuk Top 32 dalam Frankfurt Investment Arbitration Moot Court Competition (2023), sebuah kompetisi arbitrase investasi internasional yang sangat bergengsi. Selain itu, ia juga masuk 4th Place dalam Asian Law Students’ Association (ALSA) International Moot Court Competition (2023) sebagai Wakil Ketua Delegasi.
Dalam Phillip C. Jessup Moot Court Competition, ia meraih predikat Best Oralist di tingkat nasional. Selanjutnya, ia menjadi pelatih tim yang berhasil mencapai peringkat pertama dalam Foreign Direct Investment (FDI) Moot Court Competition (2024).
Prestasi di Tingkat Regional
Rahman juga menorehkan prestasi di tingkat regional. Ia meraih posisi 3rd Runner-up dalam ASEAN+3 University Network Young Speakers Competition (2024) sebagai representasi resmi Indonesia. Selain itu, ia juara dua dalam Constitutional Law Festival (CLF) Legal Drafting Competition (2024) dengan rancangan draf Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (EBT) Indonesia.
Penghargaan Akademik
Selain prestasi di bidang hukum, Rahman juga meraih gelar Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) I Fakultas Hukum dan MAWAPRES II Universitas Airlangga (2024). Penghargaan ini memberikan pengakuan atas performa holistiknya, termasuk capaian akademik, gagasan kreatif, dan kemampuan bahasa Inggris yang baik.
Kiprah di Dunia Musik dan Olahraga
Di dunia musik, Rahman menguasai berbagai alat musik seperti bass dan piano. Ia juga sebagai penyanyi dan pencipta lagu. Di bidang olahraga, ia menguasai semua gaya renang serta empat cabang bela diri: Tae Kwon Do, Tinju, Muay Thai, dan Brazilian Jiu Jitsu. Ia pernah meraih medali emas dalam event International Brazilian Jiu Jitsu Competition di Denpasar – Bali 2024.







