Dewi Perssik Kembali Kuliah, Ambil Jurusan Psikologi
Dewi Perssik, penyanyi dangdut dan presenter ternama, kini tengah menjalani kehidupan baru di luar dunia hiburan. Di tengah kesibukannya sebagai artis, ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan dengan mengambil jurusan Psikologi. Keputusan ini bukanlah tiba-tiba, melainkan didasari oleh beberapa alasan yang sangat pribadi.
Tujuan Utama: Memahami Diri Sendiri dan Anak
Menurut Dewi, ilmu psikologi akan membantunya dalam memahami dirinya sendiri dan meningkatkan komunikasi dengan putranya, Gabriel. Ia menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah untuk menjadi ibu yang lebih baik bagi anaknya.
“Saya ambil jurusan Psikologi. Ya buat saya sendiri, buat anak saya sendiri, karena kan intinya kan lebih mengenal diri saya sendiri,” ujarnya.
Ia juga berharap bisa belajar pola asuh yang tepat agar dapat mendidik Gabriel secara efektif. Menurut Depe, ilmu psikologi akan sangat berguna dalam menjalani peran sebagai single parent.
Rahasia dari Keluarga
Meski sudah menjadi mahasiswa, Dewi sempat merahasiakan statusnya dari keluarga. Orang tua dan saudaranya baru mengetahui kabar tersebut ketika isu tentang Gabriel ramai diperbincangkan. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya tidak ada yang tahu bahwa dirinya sedang kuliah.
“Orang tua saya baru tahu itu pun kemarin, pas ramai tentang Gabriel. Jadi sebelumnya orang tua saya, keluarga saya nggak ada yang tahu kalau saya kuliah,” jelasnya.
Manfaat Ilmu Psikologi dalam Profesi
Selain untuk kepentingan keluarga, Dewi merasa bahwa ilmu psikologi juga sangat bermanfaat dalam profesinya sebagai pembawa acara televisi. Ia ingin bisa lebih memahami karakter setiap tamu yang hadir di acaranya, serta bagaimana cara menjadi ibu yang baik bagi putranya.
“Aku juga harus bisa membaca karakter setiap tamu yang hadir di acaraku, program aku. Dan juga yang paling penting adalah untuk anak aku. Bagaimana caranya aku bisa menjadi ibu yang baik untuk anak aku,” ungkapnya.
Penyamaran Selama Kuliah
Untuk bisa belajar dengan nyaman di lingkungan kampus, Dewi memilih menutupi identitasnya. Ia mengenakan pakaian tertutup hingga bercadar agar tidak dikenali oleh teman-teman kuliahnya.
“Kebetulan kan aku kuliahnya pakai jubah. Jadi teman-teman kuliah aku nggak ada yang tahu aku siapa,” kata Depe.
Namun, identitasnya perlahan mulai diketahui setelah beberapa mahasiswa mengenali suara khasnya saat presentasi di kelas. Meskipun begitu, mereka tidak berani mengatakannya secara langsung.
Alasan Memilih Psikologi
Banyak pihak menilai Dewi lebih cocok mengambil jurusan Hukum karena dikenal vokal dan berani berdebat. Namun, ia justru memilih Psikologi karena alasan yang lebih personal.
“Bukan masalah cocok berdebatnya, tapi aku di sini lebih ke anak aku. Jadi banyak hal yang tidak bisa aku ceritakan di sini, bagaimana caranya aku bisa berkomunikasi dengan anak aku, bagaimana caranya aku bisa menyembuhkan luka aku sendiri,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang dipelajarinya sekarang dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang, termasuk urusan asmara dan rumah tangga.
Tantangan Selama Kuliah
Meski menikmati kehidupan kampus, Dewi mengaku tetap menghadapi tantangan selama kuliah. Salah satu yang paling sulit baginya adalah mata kuliah Bahasa Inggris.
“Rintangannya paling mata kuliahnya Bahasa Inggris itu doang. Kadang aku suka… tapi alhamdulillah dosen aku nggak terlalu ketat banget,” katanya sambil tertawa.
Kesibukannya di dunia hiburan juga sempat berbenturan dengan jadwal ujian. Namun, ia bersyukur tetap bisa menyelesaikan kewajiban akademiknya.
“Oh happy dong, happy. Kemarin udah selesai UTS juga selesai, lega, lebih lega gitu,” pungkas Dewi Perssik.







