Aksi Curanmor di Area Parkiran Rumah Kos Digagalkan Warga
Pada hari Sabtu, 24 Maret 2026, sebuah aksi pencurian sepeda motor (curanmor) terjadi di area parkiran rumah kos. Kejadian ini berhasil digagalkan oleh warga setempat, sehingga dua pelaku berhasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Aksi curanmor terjadi pada sore hari, sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan ramai karena seluruh anggota keluarga berada di dalam. Salah satu saksi, M Dafa, pemilik kos, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut diketahui karena situasi yang ramai.
“Terus baru ketahuan itu, soalnya kan rame juga dia. Terus akhirnya diteriain gitu dari dalam sama kakak saya,” ujar M Dafa.
Pelaku Berjumlah Tiga Orang
Dari informasi yang diperoleh, pelaku curanmor terdiri dari tiga orang. Mereka menggunakan satu sepeda motor sebagai sarana untuk melakukan aksinya. Meski situasi tidak sepenuhnya sepi, mereka nekat masuk ke area parkiran kos yang menyatu dengan rumah.
“Padahal di dalam juga ada orang. Dan di depan ada mobil, harusnya tau lah ya ada orang. Cuman nekat lah ya,” tambahnya.
Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh kakak saksi yang melihat pelaku mencoba mengambil motor milik salah satu penghuni kos. Motor yang menjadi target adalah Honda Beat warna silver milik seorang penghuni kos bernama Rina.
Pengamanan yang Tidak Memadai
Saat diteriaki, para pelaku langsung berusaha kabur. Dua pelaku melarikan diri ke arah kiri, sementara satu lainnya ke arah kanan. Dua pelaku akhirnya berhasil ditangkap warga setelah sempat melakukan perlawanan.
“Sempat kayak larikan diri dulu, mas. Ada perlawanan lah. Ketangkep juga,” katanya.
Sementara itu, satu pelaku yang kabur diketahui melarikan diri dengan berjalan kaki, bukan menggunakan sepeda motor. “Yang kabur itu lari,” ujarnya.
Alat yang Digunakan
Dari hasil pemeriksaan warga, pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Vario warna merah sebagai sarana. Mereka juga membawa alat kunci T untuk membobol kendaraan. “Senjata tajam nggak ada. Cuma peralatan buat kunci T, terus dompet, HP,” katanya.
Motor yang menjadi target sebenarnya dalam kondisi terkunci, namun tidak menggunakan pengaman tambahan. “Posisi pintu dikunci, tapi enggak dikembok. Motor juga terkunci, tapi nggak di-lock,” jelasnya.
Pelaku sempat mencoba merusak kunci motor, namun belum sempat menyalakan kendaraan saat aksinya diketahui. “Sudah diotak-atik kuncinya itu, tapi belum menyala,” ujarnya.
Penanganan oleh Polisi
Setelah diamankan warga, dua pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian dari Polsek Wonocolo sekitar pukul 17.00 WIB. “Diamankan di Polsek Wonocolo. Polisi juga sudah ke sini buat cek TKP,” katanya.
Warga mengaku aksi curanmor di lokasi tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, kasus serupa pernah terjadi sekitar tahun 2018-2019. “Kalau yang sekarang, baru pertama kali ini. Kalau yang dulu, sudah pernah juga. Motor ayah sendiri,” ungkapnya.
Peringatan bagi Warga
Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga agar meningkatkan keamanan, seperti pemasangan CCTV dan penggunaan kunci ganda pada kendaraan. “Harusnya sih lebih ketat CCTV. Terus sama dikunci lah ya, lebih aman,” pungkasnya.







