Rencana Pendidikan Betrand Peto di Luar Negeri
Betrand Peto, putra dari Ruben Onsu dan Sarwendah, telah mengungkapkan rencananya untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Ia menyatakan ketertarikannya untuk menempuh kuliah di Belanda. Keinginan ini tidak muncul tiba-tiba, melainkan didorong oleh ayahnya, Ruben Onsu, yang sejak lama mendorongnya untuk mencoba pengalaman belajar di luar negeri.
“Kuliah nanti rencana pengen di luar negeri sama ayah juga. Dibilang sama ayah kemarin untuk coba kuliah di luar negeri karena biar dapat pengalaman baru di Belanda,” ujarnya dalam wawancara.
Selain fokus pada pendidikan, Betrand juga tertarik untuk menjelajahi Belanda lebih lanjut. Ia mengaku memiliki beberapa saudara di sana dan ingin mengenal lebih jauh kehidupan di negara tersebut.
“Kebetulan juga ada saudara-saudara disana kan gitu. Semoga bisa cepat kesana, karena juga ada beberapa yang pengin aku explore di Belanda,” tambahnya.
Meski berminat melanjutkan studi ke luar negeri, Betrand masih belum terburu-buru mengambil keputusan. Saat ini, ia tetap fokus menyelesaikan pendidikan yang sedang ia jalani di Indonesia. Ia memilih untuk tetap mengambil jurusan komunikasi, meskipun belum yakin bagaimana rencana masa depannya.
“Tetap mau di jurusan komunikasi, tapi belum tau kan nanti kedepannya kayak gimana. Karena masih lanjutin kuliah dulu di sini, mungkin S2 nya di sana,” jelasnya.
Rencana untuk kuliah di Belanda ternyata sudah dibicarakan sebelum Betrand masuk kampus saat ini. Ruben Onsu memberikan gambaran awal tentang pengalaman akademik di luar negeri. Menurut Betrand, ayahnya pernah mengatakan bahwa Belanda adalah tempat yang layak untuk dicoba.
“Sebelum aku masuk kampus sekarang, ayah udah rencana katanya kayak ‘coba lah koh kuliah di Belanda, karena ada saudara-saudara di sana’. Terus aku bilang ‘boleh lah yah, nanti bisa belajar bahasa inggris’. Terus nanti pelan-pelan belajar bahasa Belanda di sana,” tuturnya.
Betrand menilai bahwa tinggal dan belajar di negara lain akan memberinya banyak pelajaran baru, baik dalam hal akademik maupun budaya serta cara beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda.
Soal pilihan kampus di Belanda, Betrand mengaku belum terlalu memikirkan secara detail. Saat ini, sang ayah lebih aktif mencari dan mempertimbangkan opsi kampus yang tepat.
“Untuk kampus di sana itu ayah sih yang udah coba milih-milih. Kalau aku belum kepikiran karena masih fokus kampus di sini dulu kan,” ungkapnya.
Di tengah rencana pendidikan ke luar negeri, Betrand juga tidak menutup kemungkinan untuk tetap menjalani aktivitas karirnya di Indonesia. Ia menyadari bahwa dunia pendidikan dan pekerjaan harus bisa berjalan beriringan.
Untuk urusan karir, Betrand mengaku kemungkinan besar ia baru bisa kembali aktif di Indonesia saat masa libur kuliah tiba. Dengan begitu, ia tetap bisa menjaga koneksi dan aktivitasnya di Tanah Air.
“Paling nanti kalau liburan baru bisa lanjut lagi di sini. Kalau liburan nanti pasti main-main ke sini lagi gitu. Tapi kan belum terlalu besar banget nih rencana untuk kesana, masih tentatif,” tutupnya.







