Persaingan Ketat di Divisi Championship Musim 2025/2026
Kompetisi Divisi Championship, kasta kedua sepak bola Inggris untuk musim 2025/2026, menunjukkan persaingan yang sangat menarik. Di tengah kompetisi ini, beberapa tim menunjukkan performa luar biasa, sementara sejumlah lainnya menghadapi tantangan berat.
Coventry City, yang kini menjadi pemuncak klasemen Divisi Championship, memiliki peluang besar untuk promosi ke Liga Utama Inggris. Dengan dukungan dari pelatih Frank Lampard, tim ini hampir mencapai tujuan mereka untuk kembali bermain di Liga Inggris setelah terakhir kali pada musim 2000/2001.
Per hari ini, Selasa (7/4/2026), Coventry City berhasil memimpin klasemen dengan 84 poin setelah menjalani 41 pertandingan. Mereka memiliki surplus gol sebanyak 42 gol, membuat posisi mereka sangat kuat. Dengan koleksi poin tersebut, Coventry City unggul jauh dari para pesaing terdekatnya di jalur juara Championship.
Coventry City kini berhak unggul 12 poin atas Ipswich Town, Middlesbrough, dan Millwall yang berada di posisi empat besar, masing-masing dengan 72 poin. Dengan lima pertandingan tersisa, Coventry hanya butuh empat poin lagi untuk memastikan promosi langsung ke Liga Inggris musim depan.
Jika bisa memenangkan gelar Championship dan mengunci tiket promosi ke Liga Inggris musim depan, dongeng indah yang dirangkai Lampard bersama klub tersebut tentu akan menjadi kenyataan. Namun, peluang untuk meraih gelar juara juga sangat besar bagi Coventry City.
Persaingan di Papan Atas
Persaingan lebih sengit terjadi di posisi dua besar, di mana Ipswich Town yang diperkuat Elkan Baggott menggebrak. Kemenangan terbaru yang diraih Ipswich Town dengan mengalahkan Birmingham, Senin (6/4/2026) menjadi momentum bagi klub tersebut, untuk kembali promosi ke Liga Inggris.
Ipswich Town kini mengambil alih peringkat kedua, dan menyamai jumlah poin Middlesbrough dan Millwall yakni 72 poin. Hanya saja bedanya, Ipswich Town masih punya dua tabungan laga sisa yang bisa dimanfaatkan. Dengan tabungan laga sisa itulah, peluang Ipswich Town untuk mendampingi Coventry lolos ke Liga Inggris, paling besar.
Nasib Tragis di Papan Bawah
Di papan bawah klasemen, Sheffield Wednesday dipastikan sudah terdegradasi ke League One, setelah menjadi juru kunci abadi musim ini. Klub tersebut diketahui mendapat hukuman berat berupa pengurangan 18 poin, yang akhirnya membuat nasib Sheffield Wednesday kian tak terselamatkan.
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Barangkali, itulah peribahasa yang layak menggambarkan nasib Sheffield Wednesday musim ini. Karena selain sulit menang, pengurangan poin yang dijatuhkan ke klub tersebut, kian membuat nasib mereka kian tragis. Kini, Sheffield Wednesday tercatat minus lima poin, akibat dari hukuman tersebut.
Dua klub lain yang berpotensi besar menyusul yakni Leicester City dan Oxford United. Baik Leicester City dan Oxford United masing-masing menempati peringkat 22 dan 23 dengan jumlah poin yang sama yakni 41 poin. Jika tidak ingin terdegradasi ke League One musim depan, dua klub tersebut harus bisa melepaskan dirinya masing-masing dari posisi yang mereka tempati saat ini.
Karena jika tidak bisa, nasib tragis bakal menimpa dua klub tersebut akhir musim ini, yakni terdegradasi dari Divisi Championship.







