Uya Kuya Membantah Isu 750 Dapur MBG dan Laporkan Penyebar Hoaks
Uya Kuya, anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), mengklaim bahwa isu yang menyebut dirinya memiliki 750 dapur program makan bergizi gratis (MBG) adalah hoaks. Hal ini membuatnya merasa terganggu dan akhirnya melaporkan penyebar informasi palsu tersebut ke Polda Metro Jaya.
Menurut Uya, isu tersebut berasal dari berita-berita yang viral di media sosial. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki dapur MBG sama sekali. “Saya hanya punya satu dapur restoran di Benhil bernama Asli Rasa,” ujarnya.
Penyebaran informasi hoaks ini memicu rasa keterkejutan dan keheranan Uya. Ia mengungkapkan bahwa ia tidak pernah menyatakan atau memberikan pernyataan apa pun tentang adanya 750 dapur MBG. “Saya bahkan tidak tahu dari mana asal cerita itu,” tambahnya.
Dampak Hoaks yang Menyentuh Hidup Uya Kuya
Dampak dari berita hoaks ini tidak hanya berupa informasi yang salah, tetapi juga mengancam keamanan keluarganya. Uya pernah menjadi korban penjarahan rumahnya karena video-video hoaks yang beredar di media sosial. “Banyak video lama dari TikTok saya dikasih tulisan-tulisan seolah-olah itu statement saya, padahal saya nggak pernah bicara apapun saat itu,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap orang-orang yang sengaja menyebarkan informasi palsu. “Mereka mau apa lagi dari saya? Udah kemarin rumah dan keluarga saya di korbankan dengan menggunakan video hoaks dari video-video lama saya yang ditambahkan tulisan-tulisan seolah-olah saya. Dan rumah yang kemarin dijarah juga sampe sekarang aja belum selesai direnovasi, sekarang udah difitnah lagi, kenapa saya lagi yang difitnah,” ujarnya.
Laporan Polisi atas Dugaan Penyebaran Berita Hoaks
Uya Kuya telah membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita hoaks. Laporan tersebut telah diterima dan tercatat dengan nomor LP/B/2746/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada Sabtu (18/4/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut benar-benar diterima. “Iya benar (Uya Kuya membuat laporan) penyebaran berita bohong,” katanya.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa beberapa akun media sosial mengunggah foto Uya Kuya yang diedit dan diberi narasi bahwa dirinya memiliki 750 dapur MBG. Uya merasa dirugikan oleh informasi tersebut dan akhirnya memutuskan untuk membuat laporan polisi.
Profil Uya Kuya
Uya Kuya lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 April 1975. Ia dikenal sebagai entertainer multitalenta: presenter, penyiar radio, aktor, komedian, penyanyi, rapper, pesulap, hingga produser musik.
Karier Uya dimulai dari dunia musik bersama grup vokal Tofu, lalu berlanjut dengan karier solo termasuk merilis album soundtrack film Cinta 24 Karat (2003). Ia juga dikenal luas sebagai presenter televisi, pemain sinetron, hingga produser.
Di luar panggung hiburan, Uya menekuni dunia bisnis. Beberapa usahanya antara lain showroom mobil, beternak ikan Louhan, penangkaran kucing ras, restoran Jepang, hingga pisang goreng Pontianak.
Pada tahun 2024, Uya resmi terjun ke dunia politik. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk daerah pemilihan DKI Jakarta II.
Suara Tertinggi di Pileg 2024
Dalam Pemilu Legislatif 2024, Uya Kuya berhasil meraih suara terbanyak di dapil DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, serta WNI di luar negeri). Ia mengantongi 41.385 suara dengan progres data masuk 34,20 persen.
Raihan itu bahkan melampaui rekan separtainya, Eko Patrio, yang menduduki peringkat kedua di dapil DKI Jakarta I (Jakarta Timur).
Deretan Kontroversi
Selain kiprahnya di dunia hiburan dan politik, Uya Kuya juga kerap tersandung kontroversi:
Konten kebakaran di Los Angeles
Uya sempat dikritik karena membuat konten di lokasi kebakaran rumah di Los Angeles. Pemilik rumah menilai aksinya tidak sensitif terhadap penderitaan korban.Konflik dengan Denise Chariesta
Persahabatan Uya dengan Denise Chariesta retak setelah keduanya terlibat perseteruan endorsement. Perselisihan itu melebar hingga menyeret nama keluarga Uya.Kritik kapabilitas politik
Sejak maju sebagai caleg, Uya sering dipertanyakan keseriusannya di dunia politik. Publik menyoroti apakah popularitasnya bisa benar-benar diandalkan dalam kinerja legislatif.Dugaan pelanggaran kampanye
Uya pernah dilaporkan ke Bawaslu oleh Migrant CARE terkait dugaan pelanggaran kampanye saat pencalonannya sebagai anggota DPR RI.Joget di sidang MPR 2025
Aksinya bersama sejumlah anggota DPR berjoget di ruang sidang MPR menuai kritik dari pengamat politik. Uya sempat membela diri dengan menyebut dirinya adalah artis sekaligus politisi, namun pernyataannya dianggap meremehkan lembaga legislatif.





