Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Tamara Bleszynski Ditolak Bertemu Ibu Sambung Rassya, Nurah Pasya: Aku Salah Apa Kak?

    25 April 2026

    Info Gempa BMKG 18 April 2026 Madiun dan Bekasi, Pusat Gempa Terkini 2 Menit Lalu

    25 April 2026

    Gratis Naik KRL, MRT, dan LRT Hari Ini, Ini Aturannya

    25 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 25 April 2026
    Trending
    • Tamara Bleszynski Ditolak Bertemu Ibu Sambung Rassya, Nurah Pasya: Aku Salah Apa Kak?
    • Info Gempa BMKG 18 April 2026 Madiun dan Bekasi, Pusat Gempa Terkini 2 Menit Lalu
    • Gratis Naik KRL, MRT, dan LRT Hari Ini, Ini Aturannya
    • Pelaku Pembunuhan Ibu Tiri di Curug Tangerang Positif Narkoba
    • Pengelola Klaim Tarif di Coban Sewu Sudah Berizin
    • Jamsosnaker Syariah: Memperjuangkan Hak Pekerja Muslim Sesuai Konstitusi
    • Penyebab Hyperemesis Gravidarum yang Wajib Diketahui Ibu Hamil
    • Grand Tjokro Bandung Undi Paket Umroh Bersama Rihla Wisata
    • Kelola Stres, Hadapi UTBK dengan Tips Psikolog
    • Uji Coba BYD M6 di Parade Chindo, MPV Listrik Keluarga yang Menyenangkan Dikendarai
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Kelola Stres, Hadapi UTBK dengan Tips Psikolog

    Kelola Stres, Hadapi UTBK dengan Tips Psikolog

    adm_imradm_imr25 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Mengelola Stres Saat Persiapan UTBK



    Stres yang dialami peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) adalah hal yang wajar. Hal ini terjadi karena ambisi kuat untuk mencapai impian mereka, sehingga penting untuk mengontrol tekanan atau kecemasan yang berlebihan.

    Dosen Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Sumi Lestari, menjelaskan bahwa UTBK dipersepsikan sebagai gerbang utama menuju perguruan tinggi impian serta menjadi parameter kesuksesan. Dengan demikian, peserta akan memberi upaya maksimal yang cenderung berpotensi menjadi sumber tekanan yang menyebabkan datangnya rasa lelah fisik maupun psikologis.

    Dia menekankan pentingnya mengontrol tekanan atau kecemasan berlebihan. Dalam ilmu psikologi, ada dua tipe stres, yaitu Eustress (stres yang bersifat konstruktif) dan Distress (bersifat destruktif). Stres konstruktif merupakan stres yang berawal dari rasa cemas akan kegagalan, yang kemudian dapat membangun kesadaran individu untuk melakukan persiapan matang sebagai upaya mengantisipasi kegagalan tersebut. Sementara itu, stres destruktif merupakan stres berlebihan yang justru merusak.

    Stres destruktif, kata dia, akan memicu terjadinya stres performa, di mana seorang individu berada dalam kondisi evaluatif yang menyebabkan kecenderungan merendahkan diri sendiri dan membandingkan diri dengan orang lain tanpa berpikir secara realistis.

    Dalam konteks UTBK, perlu dihindari stres yang bersifat destruktif, karena ketakutan akan kegagalan yang terlalu berlebihan dapat merugikan diri sendiri. Ketika hal ini kontraproduktif, seorang individu dapat memforsir diri untuk belajar tetapi cenderung melupakan dirinya sendiri, seperti melupakan waktu makan dan tidak meluangkan waktu istirahat yang cukup.

    Menurutnya, kebiasaan overthinking juga merupakan salah satu ciri-ciri stres destruktif yang perlu dikontrol. Cara mengontrolnya adalah dengan berusaha meyakinkan diri sendiri atas kemampuan yang telah dimiliki. Dia menjelaskan bahwa ketika peserta telah mempersiapkan UTBK dengan baik, mereka cenderung akan lebih percaya diri dan terhindar dari overthinking.

    Jika persiapan sudah dilakukan sebaik mungkin, seorang individu dapat melakukan evaluasi terkait kekurangan yang perlu diperbaiki. Jika sudah mampu mengevaluasi kinerja diri sendiri, maka tidak akan terjadi overthinking. Mereka akan lebih siap untuk menerima hasil apa adanya.

    Dia menambahkan bahwa seorang individu harus mengetahui batas kemampuan diri sendiri sebelum menetapkan ekspektasi diri. Disarankan untuk menetapkan standar harapan sesuai dengan yang dimiliki, agar terhindar dari self-criticism atau kecenderungan untuk mengkritik diri sendiri yang diakibatkan oleh ketidakpuasan diri.

    Strategi Mengelola Kesehatan Mental Saat Persiapan UTBK

    Ada tiga strategi yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan mental dalam persiapan UTBK:

    1. Strategi kognitif atau strategi mengelola pikiran

      Stres sering dipicu oleh faktor pikiran. Strategi kognitif membantu individu untuk berpikir secara lebih rasional dan meninggalkan pikiran-pikiran negatif yang belum tentu terjadi. Berpikirlah positif agar perilaku yang tampak pun positif. Kelebihan itu untuk dipelajari, bukan untuk dihindari. Ketika seorang individu telah mengetahui kelemahan diri sendiri, maka kelemahan itu harus dipelajari dan diperbaiki agar bisa mendapat peluang yang lebih baik.

    2. Regulasi emosi

      Regulasi emosi berarti bagaimana individu mengontrol emosi mereka. Terkadang mengelola emosi itu penting untuk menjaga kita tetap tenang dan fokus. Strategi ini penting untuk menjaga ingatan-ingatan yang tersimpan di memori agar dapat ditarik kembali dalam kondisi tenang. Maka dari itu, mengontrol emosi dan menjaga ketenangan diri sangat dianjurkan ketika hendak melaksanakan UTBK.

    3. Strategi perilaku

      Strategi ini mencakup penerapan manajemen waktu belajar yang tepat. Persiapan ujian sebaiknya dilakukan sejak jauh-jauh hari, bukan saat sudah mendekati ujian. Jauh lebih baik untuk menenangkan diri dan memberi waktu untuk diri sendiri di saat mendekati hari ujian, karena hal ini dapat menghindarkan diri dari tekanan. Dia menekankan pula pentingnya istirahat. Terlalu memaksakan diri itu tidak baik bagi diri sendiri, karena nantinya informasi-informasi akan masuk ke memori jangka pendek, bukannya jangka panjang.

    Menjaga Optimisme dan Percaya Diri

    Dia mengingatkan, bahwa hasil UTBK bukan satu-satunya penentu masa depan. Hasil yang akan diterima merupakan bagian dari proses perjalanan hidup yang berharga. Keberhasilan tidak hanya diukur dari satu ujian saja, melainkan juga bagaimana kita dapat bangkit dan tetap berusaha.

    “Tetaplah optimis dan percaya bahwa usaha yang dilakukan tidak akan sia-sia. Jika hasilnya sesuai dengan harapan, jadikanlah sebagai awal untuk melangkah lebih jauh. Namun, jika belum sesuai, bukan berarti segalanya telah berakhir. Masih banyak jalan dan kesempatan lain yang dapat ditempuh. Teruslah melangkah, karena masa depan akan selalu terbuka bagi kita yang tidak pernah menyerah,” ucapnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    30 Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk Siswa kepada Guru Sekolah

    By adm_imr24 April 20260 Views

    Kuliah Umum Internasional UIN Saizu Bongkar Teknik Wawancara Jurnalistik Global

    By adm_imr24 April 20261 Views

    SMKN 4 Kutacane Kekurangan Ruang Kelas dan Musala Baru

    By adm_imr24 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tamara Bleszynski Ditolak Bertemu Ibu Sambung Rassya, Nurah Pasya: Aku Salah Apa Kak?

    25 April 2026

    Info Gempa BMKG 18 April 2026 Madiun dan Bekasi, Pusat Gempa Terkini 2 Menit Lalu

    25 April 2026

    Gratis Naik KRL, MRT, dan LRT Hari Ini, Ini Aturannya

    25 April 2026

    Pelaku Pembunuhan Ibu Tiri di Curug Tangerang Positif Narkoba

    25 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?