Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah

    6 Mei 2026

    11 Alasan Sulit Tidur dan Bangun Pukul 3 Pagi Menurut Psikologi

    6 Mei 2026

    Contoh Selat, Ini Alasan Kuliner Solo Kebanyakan Manis

    6 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 6 Mei 2026
    Trending
    • Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah
    • 11 Alasan Sulit Tidur dan Bangun Pukul 3 Pagi Menurut Psikologi
    • Contoh Selat, Ini Alasan Kuliner Solo Kebanyakan Manis
    • Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Polusi Udara dengan Ekosistem Kendaraan Listrik
    • 7 tempat wisata malam di Kuala Lumpur yang menawan
    • SIM Keliling Tangerang Selatan, 2 Lokasi Senin 4 Mei 2026
    • Video: China Menolak Sanksi AS terhadap 5 Perusahaan Minyak Iran, Ketegangan Beijing-Washington Meningkat
    • Boeing dan ITB Perkenalkan BUILD, Inovasi Kedirgantaraan dan Pertahanan Indonesia
    • KTM merilis replika reli edisi terbatas dan eksklusif pemenang Dakar
    • AS Mulai Awasi Kapal Tertahan di Selat Hormuz, Trump Sebut Proyek Kebebasan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Video: China Menolak Sanksi AS terhadap 5 Perusahaan Minyak Iran, Ketegangan Beijing-Washington Meningkat

    Video: China Menolak Sanksi AS terhadap 5 Perusahaan Minyak Iran, Ketegangan Beijing-Washington Meningkat

    adm_imradm_imr6 Mei 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penolakan Tegas China terhadap Sanksi AS terhadap Perusahaan Minyak

    Pemerintah China menegaskan tidak akan mematuhi sanksi Amerika Serikat terhadap lima perusahaan minyaknya yang dituduh membeli minyak Iran. Langkah ini dianggap sebagai bentuk penolakan terhadap intervensi luar negeri dalam hubungan dagang antar negara.

    Kekuatan Ekonomi dan Militer yang Bertentangan

    Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China kembali memanas setelah Beijing secara terbuka menolak sanksi Washington terhadap sejumlah perusahaan China yang dituduh membeli minyak dari Iran. Pemerintah China menyatakan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan memperkeruh rivalitas global kedua negara.

    Beijing menilai bahwa sanksi yang diberikan oleh Amerika Serikat tidak memiliki dasar hukum internasional serta bertentangan dengan norma hubungan antarnegara. Hal ini membuat pihak China menegaskan bahwa sanksi tersebut “tidak boleh diakui, diterapkan, ataupun dipatuhi” oleh pihak mana pun di wilayah China.

    Lima Perusahaan China Jadi Sasaran

    Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap lima perusahaan penyulingan minyak China karena dianggap membeli minyak mentah Iran dalam jumlah besar. Beberapa perusahaan yang masuk daftar sanksi antara lain:

    • Hengli Petrochemical (Dalian) Refinery
    • Shandong Jincheng Petrochemical Group
    • Hebei Xinhai Chemical Group
    • Shouguang Luqing Petrochemical
    • Shandong Shengxing Chemical

    Sebagian besar perusahaan tersebut merupakan kilang independen atau dikenal sebagai “teapot refinery” yang selama ini menjadi pembeli utama minyak murah asal Iran. Washington menuduh transaksi tersebut membantu Iran memperoleh miliaran dolar pendapatan yang digunakan untuk mendanai aktivitas militer dan kelompok proksi di Timur Tengah.

    Tekanan Ekonomi terhadap Iran

    Pemerintah Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir memang terus memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran. Selain menargetkan perusahaan minyak, Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi terhadap jaringan keuangan Iran yang dituduh melakukan pencucian uang dari hasil penjualan minyak. Washington berupaya memutus jalur perdagangan minyak Iran agar ekonomi negara tersebut melemah.

    Namun langkah itu tampaknya mendapat hambatan besar karena China tetap menjadi pembeli utama minyak Iran di tengah embargo internasional. Menurut sejumlah laporan, lebih dari 80 persen ekspor minyak Iran mengalir ke China, terutama melalui kilang-kilang independen di Provinsi Shandong.

    China Menganggap Tindakan AS Terlalu Jauh

    Pemerintah China menilai tindakan Amerika Serikat sudah terlalu jauh karena mencoba mengatur hubungan dagang negara lain secara sepihak. Beijing menegaskan kerja sama ekonomi antara perusahaan China dan Iran merupakan aktivitas perdagangan normal yang tidak boleh diintervensi negara lain.

    “Langkah AS secara tidak pantas membatasi aktivitas perdagangan normal antara perusahaan China dengan negara ketiga,” tulis Kementerian Perdagangan China. Sikap keras China ini dianggap sebagai salah satu penolakan paling terbuka terhadap mekanisme sanksi sekunder Amerika Serikat selama beberapa tahun terakhir.

    Rivalitas AS-China Semakin Memanas

    Perseteruan soal minyak Iran terjadi di tengah meningkatnya ketegangan strategis antara Washington dan Beijing. Sejumlah pejabat militer Amerika Serikat bahkan secara terbuka menyebut China sebagai ancaman terbesar bagi keamanan nasional AS. Beberapa jenderal Amerika menilai kekuatan militer China kini sudah mendekati bahkan setara dengan Amerika Serikat dalam sejumlah aspek strategis.

    Peningkatan anggaran militer Beijing, modernisasi teknologi tempur, hingga penguatan armada laut China menjadi perhatian utama Pentagon dalam beberapa tahun terakhir. Amerika Serikat khawatir dominasi globalnya mulai mendapat tantangan serius dari kebangkitan China, baik di bidang ekonomi maupun militer.

    Perang Pengaruh Global

    Penolakan China terhadap sanksi AS juga dianggap sebagai bagian dari perang pengaruh global yang semakin terbuka. Beijing dinilai ingin menunjukkan bahwa dominasi Amerika Serikat dalam sistem keuangan internasional mulai bisa ditantang. Apalagi transaksi minyak Iran dengan China kini banyak dilakukan menggunakan mata uang yuan, bukan dolar AS.

    Kondisi tersebut membuat efektivitas sanksi ekonomi Amerika Serikat dinilai mulai berkurang di beberapa kawasan. Sejumlah pengamat bahkan menyebut langkah China sebagai sinyal bahwa dunia sedang bergerak menuju sistem multipolar, di mana pengaruh AS tidak lagi sepenuhnya dominan.

    Dampak terhadap Pasar Energi Dunia

    Konflik kebijakan antara AS dan China berpotensi memengaruhi pasar energi global. Jika tensi terus meningkat, distribusi minyak dunia dapat terganggu dan memicu lonjakan harga energi internasional. Di sisi lain, hubungan dagang antara Washington dan Beijing juga dikhawatirkan semakin memburuk akibat konflik sanksi ini.

    Hingga kini, belum ada tanda-tanda kedua negara akan melunak. Amerika Serikat tetap berupaya menekan Iran melalui embargo minyak, sementara China menegaskan akan terus melindungi kepentingan ekonominya dan menolak intervensi asing terhadap perusahaan-perusahaannya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Marx dan Locke Tak Mampu Jelaskan Sikap Trump

    By adm_imr6 Mei 20261 Views

    Israel Menerima Ratusan Ton Senjata dari AS, Tanda Perang dengan Iran Berlanjut?

    By adm_imr6 Mei 20261 Views

    Israel-AS Perkuat Koordinasi Serangan, Gencatan Senjata Terancam Pecah

    By adm_imr6 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah

    6 Mei 2026

    11 Alasan Sulit Tidur dan Bangun Pukul 3 Pagi Menurut Psikologi

    6 Mei 2026

    Contoh Selat, Ini Alasan Kuliner Solo Kebanyakan Manis

    6 Mei 2026

    Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Polusi Udara dengan Ekosistem Kendaraan Listrik

    6 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?