Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah

    6 Mei 2026

    11 Alasan Sulit Tidur dan Bangun Pukul 3 Pagi Menurut Psikologi

    6 Mei 2026

    Contoh Selat, Ini Alasan Kuliner Solo Kebanyakan Manis

    6 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 6 Mei 2026
    Trending
    • Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah
    • 11 Alasan Sulit Tidur dan Bangun Pukul 3 Pagi Menurut Psikologi
    • Contoh Selat, Ini Alasan Kuliner Solo Kebanyakan Manis
    • Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Polusi Udara dengan Ekosistem Kendaraan Listrik
    • 7 tempat wisata malam di Kuala Lumpur yang menawan
    • SIM Keliling Tangerang Selatan, 2 Lokasi Senin 4 Mei 2026
    • Video: China Menolak Sanksi AS terhadap 5 Perusahaan Minyak Iran, Ketegangan Beijing-Washington Meningkat
    • Boeing dan ITB Perkenalkan BUILD, Inovasi Kedirgantaraan dan Pertahanan Indonesia
    • KTM merilis replika reli edisi terbatas dan eksklusif pemenang Dakar
    • AS Mulai Awasi Kapal Tertahan di Selat Hormuz, Trump Sebut Proyek Kebebasan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah

    Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah

    adm_imradm_imr6 Mei 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengertian Sholat Dhuha

    Sholat Dhuha adalah shalat sunnah muakkadah yang dikerjakan pada pagi hari setelah matahari terbit hingga menjelang zuhur. Ia dikenal sebagai “shalat awwabin” (shalat orang yang kembali kepada Allah) dan memiliki banyak keutamaan, termasuk pahala setara sedekah untuk seluruh persendian tubuh serta diyakini sebagai pembuka pintu rezeki. Maka itu jangan dilewatkan. Keutamaan mengerjakan shalat dhuha setara seperti menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

    Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat

    Sholat Dhuha (bahasa Arab: صلاة الضحى, translit. ṣalatuḍ ḍuḥā) adalah salat sunah yang dilakukan seorang Muslim ketika waktu dhuha. Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul enam atau tujuh pagi) hingga waktu zuhur. Dalam praktiknya, Sholat Dhuha dapat dilakukan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat, dengan pelaksanaan setiap dua rakaat diakhiri salam.

    Salat ini menjadi sarana bagi seorang Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan rezeki. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami bacaan niat serta tata cara mengerjakan Sholat Dhuha dua rakaat dengan benar.

    Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat

    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli Sunnatal Dhuha Rak’ataini Lillaahi Ta’alaa.

    Artinya: “Aku niat sholat sunah Dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala.”

    Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat

    • Rakaat Pertama
    • Niat sholat Dhuha
    • Takbiratul Ihram
    • Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
    • Membaca Surah Al-Fatihah
    • Membaca Surah Ad-Dhuha
    • Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

      Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih.

      Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
    • I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:

      سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

      Sami Allahu liman hamidah.

      Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.

      رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

      Rabbana walakal hamdu.

      Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian
    • Sujud dengan tumakninah lalu membaca

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    • Duduk di antara dua sujud lalu membaca:

      رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

      Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

      Artinya:, “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, Berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
    • Sujud lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    • Berdiri lagi

    • Rakaat Kedua

    • Membaca Surah Al-Fatihah
    • Membaca Surah As-Syams
    • Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

      Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih.

      Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
    • I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:

      سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

      Sami Allahu liman hamidah.

      Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.

      رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

      Rabbana walakal hamdu.

      Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian
    • Sujud dengan tumakninah lalu membaca

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    • Duduk di antara dua sujud lalu membaca:

      رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

      Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

      Artinya:, “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
    • Sujud lalu membaca

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    • Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah

      Berikut bacaan Tasyahud Akhir:

      التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

      At_Tahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah. As_Salaamu’Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu’Alaina Wa’Alaa Ibaadillaahishaalihiin.

      Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah.

      Allaahumma Shalli’Alaa Muhammad, Wa’Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim.

      Wabaarik’Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil’Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.

      Artinya:

      “Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh.

      Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

      “Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad.Seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.

      Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Engkaulah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam.”
    • Salam
    • Membaca doa sholat Dhuha.

    Bacaan Surah Ad-Dhuha

    Berikut bacaan Surah Ad-Dhuha:

    وَالضُّحٰىۙ

    “Wad duhaa”

    Artinya: “Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah),”

    وَالَّيۡلِ اِذَا سَجٰىۙ

    “Wal laili iza sajaa”

    Artinya: “dan demi malam apabila telah sunyi,”

    مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىؕ‏

    “Ma wad da’aka rabbuka wa ma qalaa”

    Artinya: “Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,”

    وَلَـلۡاٰخِرَةُ خَيۡرٌ لَّكَ مِنَ الۡاُوۡلٰىؕ

    “Walal-aakhiratu khairul laka minal-uula”

    Artinya: “dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.”

    وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيۡكَ رَبُّكَ فَتَرۡضٰىؕ

    “Wa la sawfa y’utiika rabbuka fatarda”

    Artinya: “Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.”

    اَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيۡمًا فَاٰوٰى

    “Alam ya jidka yatiiman fa aawaa”

    Artinya: “Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),”

    وَوَجَدَكَ ضَآ لًّا فَهَدٰى

    “Wa wa jadaka daal lan fahada”

    Artinya: “dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.”

    فَاَمَّا الۡيَتِيۡمَ فَلَا تَقۡهَرۡؕ

    “Fa am mal yatiima fala taqhar”

    Artinya: Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

    وَاَمَّا السَّآٮِٕلَ فَلَا تَنۡهَرۡؕ

    “Wa am mas saa-ila fala tanhar”

    Artinya: “Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).”

    وَاَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ

    “Wa amma bi ni’mati rabbika fahad dith”

    Artinya: “Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).”

    Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha

    Berikut bacaan doa setelah sholat dhuha atau doa sholat dhuha:

    اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

    Allahumma innad Dhuha-a Dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka.

    Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi Dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin.

    Artinya:

    “Ya Allah, bahwasannya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu.

    Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah,

    Berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh”.

    Keutamaan Sholat Dhuha

    Sholat Dhuha merupakan salah satu amalan pagi memiliki banyak keutamaan. Berikut adalah beberapa keutamaan Sholat Dhuha yang dapat menjadi inspirasi bagi umat Muslim:

    1. Penghapus Dosa

      Sholat Dhuha memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa-dosa yang telah dilakukan.

      Rasulullah SAW bersabda, “Di setiap sendi tubuh manusia terdapat sedekah setiap pagi. Setiap tasbih (yang diucapkan) adalah sedekah, setiap tahmid (yang diucapkan) adalah sedekah, setiap tasbih (yang diucapkan) adalah sedekah, dan dua rakaat Sholat Dhuha yang diwiridkan (dilakukan dengan rutin) adalah gantinya.” (HR Muslim)

    2. Penyebab Kesejahteraan

      Melalui Sholat Dhuha, seseorang dapat meraih kesejahteraan baik dalam urusan dunia maupun akhirat.

      Rasulullah SAW bersabda, “Di setiap pagi, ada sedekah pada setiap sendi tulang dari setiap orang di antara kamu. Dan setiap tasbih adalah sedekah. Setiap Tahmid adalah sedekah, setiap Tahlil adalah sedekah, dan setiap takbir adalah sedekah, dan perintah yang ma’ruf adalah sedekah, dan mencegah yang munkar adalah sedekah, dan dua rakaat yang dikerjakan di waktu Dhuha adalah gantinya.” (HR Muslim)

    3. Diberi Rezeki yang Luas

      Sholat Dhuha juga dihubungkan dengan keberkahan rezeki.

      Rasulullah SAW bersabda, “Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, pada setiap sendinya wajib dikeluarkan sedekah. Maka dari itu, setiap orang di antara kamu wajib melakukan tasbih pada setiap sendi badannya. Setiap tasbih itu adalah sedekah. Kemudian berikanlah dua rakaat sebagai sholat Dhuha yang bisa memberikan keberkahan pada hari kalian.” (HR Ahmad)

    4. Mendapatkan Pahala Seperti Umrah

      Salah satu keutamaan Sholat Dhuha adalah mendapatkan pahala setara dengan umrah.

      Rasulullah SAW bersabda, “Di antara sholat yang Allah azza wa jalla perintahkan kepada hamba-hamba-Nya, sholat di waktu malam dan sholat di waktu siang (Dhuha). Dan sholat Dhuha itu adalah pahala umrah.” (HR At-Tirmidzi)

    5. Mendapat Perlindungan dari Kesulitan

      Melakukan Sholat Dhuha dapat menjadi benteng perlindungan dari kesulitan dan cobaan.

      Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang mengerjakan sholat Dhuha sebanyak 12 rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah istana di surga.” (HR At-Tirmidzi)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kisah Jemaah Haji Tuna Netra Yogyakarta: Tuntaskan Ibadah di Madinah, Siap Berangkat ke Makkah

    By adm_imr6 Mei 20263 Views

    Cara Mengganti Puasa Ramadhan di Bulan Dzulqaidah: Niat, Sahur, dan Doa Berbuka

    By adm_imr6 Mei 20261 Views

    Kurban Kambing atau Sapi, Mana yang Lebih Baik? Ini Penjelasan Ulama

    By adm_imr6 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Rahasia Sholat Dhuha 2 Rakaat untuk Rezeki Melimpah

    6 Mei 2026

    11 Alasan Sulit Tidur dan Bangun Pukul 3 Pagi Menurut Psikologi

    6 Mei 2026

    Contoh Selat, Ini Alasan Kuliner Solo Kebanyakan Manis

    6 Mei 2026

    Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Polusi Udara dengan Ekosistem Kendaraan Listrik

    6 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?