Perpindahan Markas Timnas Iran ke Meksiko
Tim nasional sepak bola Iran, yang dikenal dengan sebutan Tim Melli, telah resmi memindahkan markas latihan mereka dari Arizona, Amerika Serikat (AS), ke Tijuana, Meksiko, setelah mendapatkan persetujuan dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang muncul dalam beberapa bulan terakhir.
Alasan Pemindahan Markas
Keputusan untuk pindah ke Tijuana, Meksiko, dilakukan karena adanya kekhawatiran keamanan dan masalah visa yang menghantui delegasi Iran. Kekhawatiran tersebut muncul akibat meningkatnya ketegangan geopolitik pasca-perang antara Iran dan negara-negara seperti AS serta Israel. Selain itu, ada juga hambatan dalam proses pengurusan visa bagi pemain dan staf tim.
Menurut informasi yang diperoleh, Iran sebelumnya dijadwalkan menjalani kamp latihan utama di Kino Sports Complex, Tucson, Arizona. Namun, situasi politik dan keamanan membuat mereka memilih untuk beralih ke lokasi baru yang lebih aman dan strategis.
Penjelasan dari Presiden FFIRI
Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, menyatakan bahwa permintaan perpindahan markas telah disetujui FIFA setelah serangkaian pertemuan intensif. Menurutnya, setelah diskusi dengan pejabat FIFA dan penyelenggara Piala Dunia di Istanbul serta rapat daring dengan Sekretaris Jenderal FIFA, permintaan tersebut akhirnya disetujui.
Taj menambahkan bahwa Tijuana dipilih karena lokasinya yang dekat dengan venue pertandingan Iran di Los Angeles. “Jarak penerbangan dari Tijuana ke Los Angeles hanya sekitar 55 menit,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa Tijuana jauh lebih dekat dibanding lokasi awal di Arizona.
Masalah Visa dan Keamanan
Keputusan Iran untuk memindahkan markas juga tidak lepas dari bayang-bayang konflik Timur Tengah. Sejumlah sumber melaporkan bahwa Iran selama ini khawatir akan keamanan delegasi mereka jika harus bermarkas penuh di wilayah Amerika Serikat. Bahkan, sebagian besar pemain baru mengurus visa saat menjalani pemusatan latihan di Turki.
Taj menyatakan bahwa pihaknya meminta jaminan khusus dari FIFA terkait keamanan, visa, hingga perlakuan terhadap delegasi Iran selama turnamen berlangsung. “Kami membahas kekhawatiran kami dan menyatakan komitmen bersama untuk memastikan partisipasi Tim Melli berjalan lancar,” katanya.
Tetap Bermain di Amerika Serikat
Meskipun markas dipindahkan ke Meksiko, Iran tetap akan memainkan seluruh laga Grup G di Amerika Serikat. Iran dijadwalkan menghadapi New Zealand pada 15 Juni 2026 di Los Angeles. Setelah itu, Tim Melli akan menghadapi Belgia pada 21 Juni di kota yang sama. Laga terakhir fase grup mempertemukan Iran melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Piala Dunia 2026 sendiri digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Iran akan menjalani penampilan keempat beruntun mereka di Piala Dunia dan ketujuh sepanjang sejarah. Namun hingga kini, Iran belum pernah lolos dari fase grup Piala Dunia.
Perspektif Presiden FIFA
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino sempat menegaskan bahwa Iran tetap akan bermain di Amerika Serikat meski situasi politik memanas. Dalam Kongres FIFA di Vancouver bulan lalu, Infantino menepis spekulasi soal kemungkinan Iran dicoret dari turnamen. “Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026 dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat,” kata Infantino.
Daftar Negara Peserta Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan diikuti 48 negara dan digelar di tiga tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dengan total 104 pertandingan di 16 kota.
Format baru memakai 12 grup berisi masing-masing empat tim. Dua tim teratas serta delapan peringkat ketiga terbaik lolos ke fase 32 besar, membuat jumlah pertandingan bertambah drastis dibanding Piala Dunia sebelumnya di Qatar 2022.
Berikut daftar lengkap 48 negara yang ikut serta Piala Dunia 2026:
- Amerika Serikat
- Kanada
- Meksiko
- Australia
- Iran
- Jepang
- Yordania
- Qatar
- Arab Saudi
- Korea Selatan
- Uzbekistan
- Curacao
- Haiti
- Panama
- Selandia Baru
- Fiji
- Brasil
- Kolombia
- Ekuador
- Paraguay
- Uruguay
- Aljazair
- Tanjung Verde
- Mesir
- Ghana
- Pantai Gading
- Maroko
- Senegal
- Afrika Selatan
- Tunisia
- Republik Demokratik Kongo
- Austria
- Belgia
- Kroasia
- Inggris
- Prancis
- Jerman
- Belanda
- Norwegia
- Portugal
- Skotlandia
- Spanyol
- Swiss
- Swedia
- Turki
- Republik Ceko
- Bosnia dan Herzegovina
- Irak







