Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pemimpin di Banda Aceh, terpidana penelantaran anak dihukum kerja sosial di masjid berdasarkan KUHP baru

    9 Juli 2026

    Kepala Diskumperindag Kota Batu Beri Pernyataan Usai Kantornya Digeledah Kejari

    9 Juli 2026

    Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini: Percaya Diri, Rezeki Mengalir

    9 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 9 Juli 2026
    Trending
    • Pemimpin di Banda Aceh, terpidana penelantaran anak dihukum kerja sosial di masjid berdasarkan KUHP baru
    • Kepala Diskumperindag Kota Batu Beri Pernyataan Usai Kantornya Digeledah Kejari
    • Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini: Percaya Diri, Rezeki Mengalir
    • Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka: Minuman dalam Kemasan Botol Halaman 30
    • Realisasi Jaringan Transmisi 2025 Hanya 37% dari Target RUPTL
    • Jelajahi Pangandaran: 3 Destinasi Wisata Seru untuk Liburan Sekolah
    • Film 7 yang Menenangkan dalam Koleksi Criterion
    • Pernyataan Mengejutkan Netanyahu: Israel Didukung Banyak Negara, Termasuk India
    • Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid Smart Key, Pilihan Baru dengan Fitur Lengkap dan Harga Menarik
    • Mesin Sama, Pilih Honda Stylo 160 atau Vario Evo 160?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Olahraga»8 Negara Tertimpa Kutukan IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Inggris Hindari Daftar Berikutnya

    8 Negara Tertimpa Kutukan IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Inggris Hindari Daftar Berikutnya

    adm_imradm_imr9 Juli 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    IShowSpeed dan Fenomena “Kutukan” di Piala Dunia 2026

    Influencer sekaligus YouTuber ternama, IShowSpeed, kembali menjadi sorotan selama gelaran Piala Dunia 2026. Kali ini, bukan karena aksinya di pinggir lapangan, melainkan munculnya anggapan bahwa setiap tim yang ia dukung justru berakhir tersingkir dari turnamen.

    IShowSpeed telah melakukan siaran langsung dari berbagai pertandingan Piala Dunia 2026 dan hadir langsung di sejumlah stadion di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dalam siaran langsungnya, ia mengenakan jersey untuk tim yang didukungnya seperti jersey Amerika Serikat, Austria, Brasil, Pantai Gading, Tanjung Verde, Senegal, Portugal, dan yang terbaru Mesir.

    Ironinya, seluruh tim tersebut kini telah tersingkir dari Piala Dunia 2026. Fenomena tersebut memunculkan candaan di media sosial bahwa Speed membawa “kutukan” bagi tim yang ia dukung. Salah satu kreator konten sepak bola, Ben Black, bahkan membuat video kompilasi yang memperlihatkan Speed mengenakan berbagai jersey tim nasional sebelum masing-masing negara tersebut tersingkir.

    Dalam video yang diunggah ke TikTok, Ben Black kemudian menyampaikan pesan bercanda kepada para pendukung Inggris menjelang laga perempat final melawan Norwegia pada Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB. “Kalau ada siapa pun yang melihat orang ini mengenakan jersey Inggris, ambil jersey itu darinya,” ujar Ben Black. “Jangan biarkan dia memakai jersey Inggris. Kami ingin membawa pulang trofi Piala Dunia, jangan sampai dirusak oleh orang ini,” lanjutnya sambil berseloroh.

    Dalam keterangan videonya, ia juga menulis, “Tolong, @IShowSpeed jangan pakai jersey timnas Inggris,” disertai emoji tangan berdoa.

    Performa Inggris yang Masih Kurang Mengigit

    Terlepas dari status unggulan, performa Inggris di Piala Dunia 2026 sejauh ini belum terlalu meyakinkan. Pada fase gugur, The Three Lions harus bekerja keras untuk menyingkirkan Republik Demokratik Kongo dan Meksiko, dua tim yang secara peringkat FIFA berada di bawah mereka.

    Kondisi tersebut membuat tidak sedikit pihak meragukan peluang Inggris melangkah jauh di Piala Dunia 2026, terlebih komposisi skuad mereka dinilai belum tampil sesuai ekspektasi.

    “Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel memang masih belum tampil meyakinkan. Mereka bahkan sempat kesulitan saat menghadapi Kongo di babak 32 besar,” ujar Raka Kisdiyatma, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

    Dengan performa yang belum sepenuhnya meyakinkan dan kini harus menghadapi Norwegia yang baru saja menyingkirkan Brasil, wajar jika para pendukung Inggris mulai dihantui rasa waswas. Kekhawatiran itu bahkan semakin besar dengan munculnya anggapan mengenai “kutukan” IShowSpeed yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

    Laga Terakhir yang Disaksikan IShowSpeed

    Laga terakhir yang disaksikan IShowSpeed secara langsung adalah duel babak 16 besar antara Argentina melawan Mesir di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta. Pada pertandingan tersebut, Speed mengenakan jersey Mesir dan memberikan dukungan penuh kepada tim berjuluk The Pharaohs.

    Namun harapannya pupus setelah Argentina melakukan comeback dramatis dari ketertinggalan dua gol untuk menang 3-2 lewat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez. Speed bahkan sempat menjadi perhatian karena mencoba mengganggu konsentrasi Messi saat kapten Argentina itu hendak mengeksekusi penalti.

    Berdiri tepat di belakang gawang, ia berteriak dan melambaikan tangan. Usahanya tersebut membuat Messi gagal mencetak gol dari titik putih sebelum akhirnya Argentina tetap memastikan kemenangan. Kekalahan Mesir membuat daftar tim yang didukung Speed dan gagal melaju di Piala Dunia 2026 semakin panjang.

    Kasus Rasisme IShowSpeed

    Di sisi lain, Speed juga menjadi perhatian FIFA setelah mengalami dugaan tindakan rasisme saat menghadiri pertandingan Argentina melawan Tanjung Verde di babak 32 besar. Dalam salah satu momen siaran langsungnya, seorang pendukung Argentina diduga melontarkan kalimat bernada rasis dalam bahasa Spanyol kepada Speed.

    FIFA pun langsung mengeluarkan pernyataan resmi dan menegaskan bahwa pihaknya telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut. “FIFA mengutuk keras rasisme, kebencian, dan diskriminasi dalam segala bentuk. Tindakan seperti ini tidak memiliki tempat di sepak bola, Piala Dunia FIFA, maupun di masyarakat,” bunyi pernyataan FIFA.

    Badan sepak bola dunia itu juga menegaskan bahwa Piala Dunia merupakan ajang yang menjunjung tinggi persatuan, keberagaman, dan rasa saling menghormati sehingga setiap tindakan yang bertentangan dengan nilai tersebut akan ditindaklanjuti.

    Selama Piala Dunia 2026, Speed diketahui menjalin kerja sama dengan FIFA dan Fox Sports yang memberinya akses untuk melakukan siaran langsung dari dalam stadion sepanjang berlangsungnya turnamen.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Voli Rusia Kembali, FIVB Hapus Sanksi, Peringkat Dunia Langsung Masuk Top 3

    By adm_imr9 Juli 20261 Views

    Ayah Neymar Mengirim Surat, Minta Putranya Tidak Pensiun

    By adm_imr9 Juli 20261 Views

    Brasil dan Ancelotti Menuju Piala Dunia 2030: Bintang-Bintang Muda yang Jadi Kunci Kebangkitan

    By adm_imr9 Juli 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pemimpin di Banda Aceh, terpidana penelantaran anak dihukum kerja sosial di masjid berdasarkan KUHP baru

    9 Juli 2026

    Kepala Diskumperindag Kota Batu Beri Pernyataan Usai Kantornya Digeledah Kejari

    9 Juli 2026

    Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini: Percaya Diri, Rezeki Mengalir

    9 Juli 2026

    Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka: Minuman dalam Kemasan Botol Halaman 30

    9 Juli 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?