Konflik Ruben Onsu dengan Sarwendah Semakin Memanas
Konflik antara presenter ternama, Ruben Onsu, dengan mantan istrinya, Sarwendah, kian memanas. Masalah ini berawal dari perselisihan mengenai hak asuh anak yang akhirnya memicu pernyataan-pernyataan keras dari kedua belah pihak. Ruben mengaku kesulitan untuk bertemu dengan kedua putrinya sejak mereka bercerai pada tahun 2024 lalu. Kini, ia sedang mempertimbangkan langkah hukum untuk merebut hak asuh anak dari Sarwendah.
Permasalahan Awal dan Penyebab Meningkatnya Ketegangan
Masalah ini mulai muncul setelah adanya dugaan sindiran dari Sarwendah terhadap Ruben di ruang publik. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, bahwa kondisi psikologis anak-anak bisa terpengaruh karena lingkungan yang tidak sehat.
Minola menjelaskan bahwa ucapan-ucapan yang disampaikan oleh Sarwendah dalam live TikTok beberapa waktu lalu dinilai tidak pantas dan bisa saja menyakiti perasaan anak-anak. Ia khawatir jika hal ini terus berlangsung, maka akan berdampak buruk terhadap kesehatan mental anak-anak.
Tindakan Hukum yang Diperkirakan Dilakukan
Menurut Minola, keputusan Ruben untuk merebut hak asuh anak bukanlah tindakan gegabah. Ia meyakini bahwa saat ini, karakter Sarwendah sudah semakin terbuka ke publik, sehingga kemungkinan besar pengadilan akan melihat bahwa Ruben lebih layak untuk mengasuh anak-anaknya.
“Jika hal itu dilakukan sekarang dengan kondisi yang sekarang sudah semakin terbuka, dengan kondisi yang sekarang sudah semakin tahu bagaimana karakter masing-masing ya dan juga dukungan oleh masyarakat, saya yakin bahwa kemungkinan besar ketika Ruben memutuskan untuk mengambil hak asuh itu, bisa saja pengadilan akan melihat Ruben lebih pantas untuk dititipi anak-anak,” ujarnya.
Masalah Bertemu Anak dan Penghentian Nafkah
Sebelumnya, Ruben sempat menghentikan nafkah senilai Rp 225 juta per bulan sejak akhir Desember 2026 sebagai bentuk protes terhadap Sarwendah. Ia merasa dipersulit untuk bertemu dengan dua putrinya yang kini dalam pengasuhan sang mantan istri.
Sarwendah dinilai melanggar kesepakatan yang telah dibuat sejak mereka bercerai pada 24 September 2024 silam. Menurut kesepakatan tersebut, Ruben seharusnya diberi kesempatan bertemu dengan kedua putrinya tiga kali dalam seminggu. Namun, kini ia merasa kesulitan untuk melakukan hal tersebut.
Persiapan Ulang Tahun Anak dan Rasa Percaya Diri yang Menurun
Kedua putri Ruben Onsu baru saja merayakan ulang tahunnya pada Jumat (5/6/2026). Meskipun diundang oleh Sarwendah, Ruben tidak bisa hadir karena jadwal syuting yang bertabrakan. Ia mengungkapkan rasa percaya dirinya yang mulai luntur akibat video-video yang muncul dan sindiran-sindiran yang diterimanya.
“Kalau lu tanya gue, sekarang ini dengan adanya video-video yang keluar itu, gue banyak enggak percaya dirinya ketemu keluar. Padahal gue sering ke sana. Tapi sekarang lebih enggak percaya dirinya tuh kuat banget,” katanya.
Keinginan Untuk Bertemu Anak-Anak
Ruben menegaskan bahwa dalam kisruhannya dengan Sarwendah, ia hanya ingin bertemu dengan anak-anaknya. Namun, pihak mantan istrinya terus-terusan menggiring soal mandeknya nafkah Rp 225 juta per bulan.
“Saya selalu bertanya gitu. Ini yang disampaikan ini adalah ingin bertemunya gitu, ingin bertemunya saya dengan anak saya. Dan jika dalam waktu enam bulan itu adalah kesalahan besar tidak memberikan nafkah, saya cuma mau bilang, ‘Coba diperhatikan lagi dengan baik-baik. Apa sih yang diminta gitu ya. Bertemu dengan anak dan bermain’. Udah gitu aja,” jelasnya.
Kekhawatiran Mengenai Lingkungan Anak
Di sisi lain, Ruben juga mencemaskan kondisi kedua putrinya yang kini diasuh oleh Sarwendah. Ia menyinggung soal andil orang-orang luar yang ikut campur dalam masalahnya.
“Maksud saya, untuk orang-orang yang tidak berkepentingan, itu udah dulu gitu. Jangan terus akhirnya menyudutkan, memberikan kata-kata yang kurang pantas.”
“Karena akhirnya saya berpikir, bagaimana anak saya harus dibesarkan dengan lingkungan yang seperti itu?” ucapnya.






