Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pagi, Altar, dan Rahasia Kehidupan Seminari

    23 Juni 2026

    Hasto Kritik Kasus Dadan Cs di MBG: Awalnya Sudah Terlihat Tidak Wajar

    23 Juni 2026

    Pasangan Surabaya Bawa Anak Minta-Minta Dikembalikan ke Sukodadi oleh Polisi

    23 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 24 Juni 2026
    Trending
    • Pagi, Altar, dan Rahasia Kehidupan Seminari
    • Hasto Kritik Kasus Dadan Cs di MBG: Awalnya Sudah Terlihat Tidak Wajar
    • Pasangan Surabaya Bawa Anak Minta-Minta Dikembalikan ke Sukodadi oleh Polisi
    • Aksi Emak-emak Dukung MBG di Monas vs Siswa Lempar Menu MBG di Kalsel
    • Operasi Patuh Kapuas 2026 Dua Minggu, Ini Pelanggarannya
    • Naskah Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Kekuatan dan Makna Bulan Muharram
    • Mengapa Membaca Label Kemasan Susu Formula Penting
    • Makan Bersama Keluarga di Bandung? Coba 7 Restoran Sunda Lezat Ini
    • Pemadaman Listrik Bergilir Mengganggu Pelaku Usaha, Ini Penjelasan PLN
    • Kemenhaj Terima 72 Aduan Travel Umrah Bermasalah, Puluhan Jemaah Dapat Bantuan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Hasto Kritik Kasus Dadan Cs di MBG: Awalnya Sudah Terlihat Tidak Wajar

    Hasto Kritik Kasus Dadan Cs di MBG: Awalnya Sudah Terlihat Tidak Wajar

    adm_imradm_imr23 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    PDI Perjuangan Menyatakan Keprihatinan atas Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Hasto Kristiyanto, menyampaikan pernyataan prihatin terkait dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dan sejumlah pihak lainnya. Ia menilai kasus tersebut seharusnya bisa dicegah jika berbagai kritik dan masukan dari masyarakat sejak awal pelaksanaan program mendapat perhatian serius.

    Menurut Hasto, PDI Perjuangan telah mengambil sikap tegas dengan melarang seluruh kadernya terlibat dalam praktik komersialisasi atau mencari keuntungan dari program yang ditujukan untuk rakyat. Instruksi ini dikeluarkan setelah partai melihat adanya potensi persoalan dalam tata kelola MBG.

    Hasto menjelaskan bahwa instruksi larangan ini diterbitkan sejak awal ketika partai melihat ada yang tidak beres di situ. “Sejak awal, kami mengeluarkan instruksi larangan bagi seluruh anggota kader PDI-Perjuangan untuk terlibat di dalam berbagai komersialisasi dari program yang untuk rakyat,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa program yang menggunakan anggaran negara dan menyasar kepentingan masyarakat luas harus dijalankan secara transparan serta bebas dari kepentingan kelompok tertentu. Karena itu, Hasto mengaku menyesalkan munculnya dugaan penyimpangan yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum.

    “Kami sangat-sangat prihatin dan kami memberikan dukungan terhadap seluruh upaya penegakan hukum,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara objektif dan menyeluruh agar masyarakat mendapatkan kejelasan mengenai kasus tersebut.

    Kritik Publik Sebagai Bagian Penting dari Sistem Demokrasi

    Menurut Hasto, sejak awal pelaksanaan program MBG, sejumlah akademisi, aktivis, hingga kelompok masyarakat sipil telah menyampaikan kritik dan masukan. Kritik tersebut antara lain menyangkut tata kelola anggaran, mekanisme distribusi, pengawasan, hingga potensi konflik kepentingan. Namun demikian, kata dia, berbagai masukan itu tidak sepenuhnya mendapat perhatian.

    Padahal, menurut Hasto, suara kritis masyarakat merupakan bagian penting dari sistem demokrasi yang sehat. Ia menilai kritik publik seharusnya tidak dipandang sebagai bentuk penolakan terhadap program pemerintah. Sebaliknya, kritik perlu dijadikan instrumen untuk memperbaiki pelaksanaan kebijakan negara.

    “Ya dari awal kan suara-suara kritis masyarakat sudah mengungkapkan hal itu,” katanya. Menurut Hasto, apabila berbagai masukan tersebut didengar dan ditindaklanjuti sejak dini, persoalan hukum yang muncul saat ini berpotensi dapat dihindari.

    Komitmen PDI Perjuangan dalam Menjaga Program Sosial

    Ia kembali menegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak ingin kadernya mengambil keuntungan dari program-program yang ditujukan untuk rakyat. Instruksi tersebut, kata dia, telah disampaikan jauh sebelum kasus dugaan korupsi MBG mencuat ke publik.

    Hasto mengatakan prinsip itu menjadi bagian dari komitmen partainya dalam menjaga program sosial pemerintah agar tetap berjalan sesuai tujuan. Sementara itu, kasus dugaan korupsi MBG yang menyeret Dadan Hindayana kini tengah menjadi perhatian publik.

    Kejaksaan Agung sebelumnya mengumumkan penetapan sejumlah tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola program MBG. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Dadan Hindayana yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

    Penyidikan Terhadap Dugaan Korupsi MBG

    Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkap bahwa dugaan korupsi berkaitan dengan pemanfaatan insentif yang diterima yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurut Syarief, insentif yang menjadi objek penyidikan bernilai sekitar Rp 6 juta per hari.

    Meski demikian, penyidik belum membeberkan secara rinci mekanisme dugaan penyimpangan tersebut. Kejaksaan masih mendalami peran masing-masing pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, penyidik juga masih menghitung besaran kerugian negara yang ditimbulkan.

    Kendati belum menyebut nominal pasti, Kejagung memastikan terdapat kerugian negara dalam perkara tersebut. “Potensi ada, sudah pasti ada kerugian. Jumlahnya sedang kita hitung. Pasti kerugian ada,” ujar Syarief.

    Mantan Wakil Kepala BGN Siap Jadi Justice Collaborator

    Sebelumnya, Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menyatakan kesiapannya menjadi Justice Collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Melalui kuasa hukumnya, purnawirawan polisi berpangkat inspektur jenderal itu mengaku siap mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk sejumlah tokoh dari kalangan eksekutif dan legislatif.

    Langkah tersebut disebut sebagai bentuk komitmen untuk membantu mengungkap perkara secara menyeluruh. Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan kliennya telah menyampaikan keinginan tersebut saat menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung. Menurut dia, pernyataan itu juga telah dicantumkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

    “Pak Sony menyatakan siap menjadi Justice Collaborator. Tekad ini sudah dituangkan dalam BAP di Kejaksaan,” ujar Krisna pada Jumat (5/6/2026). Krisna menjelaskan, keputusan Sony untuk menjadi JC bertujuan membantu aparat penegak hukum mengungkap secara terang dugaan praktik korupsi yang terjadi.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pasutri Bersujud di Kantor Gubernur, Minta Bobby Bantu Pengobatan Anak Korban Penikaman

    By adm_imr23 Juni 20262 Views

    Sarwendah Minta Maaf di Medsos, Pakar: Lebih Seperti Pembelaan Diri

    By adm_imr23 Juni 20261 Views

    Mahfud MD Bongkar Skandal MBG: Lebih Berbahaya dari yang Terlihat

    By adm_imr23 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pagi, Altar, dan Rahasia Kehidupan Seminari

    23 Juni 2026

    Hasto Kritik Kasus Dadan Cs di MBG: Awalnya Sudah Terlihat Tidak Wajar

    23 Juni 2026

    Pasangan Surabaya Bawa Anak Minta-Minta Dikembalikan ke Sukodadi oleh Polisi

    23 Juni 2026

    Aksi Emak-emak Dukung MBG di Monas vs Siswa Lempar Menu MBG di Kalsel

    23 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?