Daftar Anak Desa di Balangan Kalsel yang Akan Menikmati Aliran Listrik dari PLN
Pemerintah Kabupaten Balangan terus berupaya memperluas akses listrik ke seluruh wilayah, termasuk anak-anak desa atau dusun yang belum terjangkau. Dalam program listrik desa, Pemkab Balangan bekerja sama dengan PLN untuk menyediakan aliran listrik di 14 titik yang dianggap prioritas.
Sekda Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, menjelaskan bahwa meskipun 100 persen desa di Balangan telah dialiri listrik, beberapa anak desa masih belum mendapatkan layanan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerataan pembangunan menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat merasakan manfaat yang sama.
Dari 14 titik yang diusulkan, tiga di antaranya menjadi prioritas pada tahun ini, yaitu anak desa di Desa Kusambi Hulu, Desa Mamigang, dan Desa Marajai. Pembangunan jaringan listrik tidak hanya fokus pada pasokan listrik, tetapi juga peningkatan infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan jaringan internet.
Selain itu, Pemkab Balangan akan membantu proses perizinan yang dibutuhkan oleh PLN agar listrik bisa masuk ke titik-titik yang ditentukan, termasuk perizinan kawasan hutan. Proses ini dilakukan secara bertahap agar nantinya semua masyarakat dapat menikmati jaringan listrik.
Manager UP2K Kalimantan, Winardi, menjelaskan bahwa program listrik desa merupakan inisiatif pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh PLN dengan dukungan anggaran APBN melalui Kementerian ESDM. Anggaran akan disiapkan setelah survei dilakukan pada 14 titik yang sudah ditentukan.
Pengerjaan pembangunan aliran listrik desa ini akan dimulai pada tahun ini dengan dukungan dari Pemkab Balangan. Harapan besar dipegang agar pelaksanaan program tersebut selesai secepatnya agar masyarakat bisa menikmati jaringan listrik.
10 Tips Hemat Listrik Agar Tagihan Bulanan Lebih Murah
Di tengah naiknya kebutuhan rumah tangga dan aktivitas serba digital, listrik menjadi salah satu pengeluaran rutin yang paling sulit ditekan. Mulai dari penggunaan AC, mesin cuci, hingga charger gadget yang terus menempel di stopkontak, tanpa disadari semua itu bisa membuat tagihan melonjak setiap bulan.
Padahal, dengan kebiasaan kecil yang lebih bijak, Anda bisa menghemat cukup banyak energi sekaligus menjaga dompet tetap aman. Menghemat listrik bukan berarti harus hidup serba gelap atau menahan kenyamanan. Kuncinya adalah memahami bagaimana energi digunakan dan mengubah kebiasaan sehari-hari agar lebih efisien.
1. Matikan lampu dan alat elektronik saat tidak digunakan
Kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu dan alat elektronik bisa berdampak besar terhadap penghematan listrik. Banyak orang membiarkan perangkat tetap tersambung meski sedang tidak digunakan, padahal mode standby tetap mengonsumsi daya. Biasakan mencabut colokan dari stopkontak setelah selesai memakai alat, terutama charger, TV, dan setrika. Jika Anda meninggalkan rumah, pastikan AC, kipas, dan komputer juga dimatikan sepenuhnya.
2. Gunakan lampu LED hemat energi
Lampu LED dikenal jauh lebih hemat energi dibanding lampu pijar atau neon konvensional. Jenis lampu ini mampu menghemat hingga 80 persen biaya listrik untuk penerangan karena memerlukan daya yang lebih rendah. Selain itu, umur pakainya juga bisa mencapai bertahun-tahun sehingga tidak perlu sering diganti.
3. Tutup pintu dan tirai dengan rapat
Menjaga suhu ruangan tetap stabil bisa membantu menghemat penggunaan listrik dari AC maupun pemanas. Saat menyalakan pendingin ruangan, pastikan pintu dan jendela tertutup rapat agar udara dingin tidak keluar. Gunakan tirai tebal atau gorden yang menutupi jendela sepenuhnya untuk mencegah kebocoran udara.
4. Hemat energi saat mencuci dan mengeringkan pakaian
Aktivitas mencuci pakaian sering kali menghabiskan banyak energi, terutama jika mesin dijalankan terlalu sering. Sebaiknya tunggu hingga mesin penuh sebelum memulai siklus cuci agar listrik dan air lebih efisien digunakan. Hindari penggunaan pengering listrik karena alat ini termasuk salah satu yang paling boros energi.
5. Pahami pemakaian energi di rumah
Memahami bagaimana energi digunakan di rumah bisa menjadi langkah awal untuk berhemat. Ada berbagai alat dan aplikasi yang bisa membantu memantau konsumsi listrik peralatan rumah tangga. Dengan data tersebut, Anda bisa mengetahui perangkat mana yang paling boros daya dan perlu diatur penggunaannya.
6. Hemat energi di dapur
Dapur adalah salah satu tempat yang paling sering menggunakan listrik dalam rumah. Kulkas, oven, dan rice cooker bekerja hampir setiap hari dan memerlukan daya cukup besar. Pastikan suhu kulkas diatur pada 4–5 derajat celcius dan freezer di -15 hingga -18 derajat celcius agar tetap efisien.
7. Atur pemakaian pendingin dan pemanas
Sistem pemanas dan pendingin udara menyumbang sebagian besar penggunaan listrik di rumah. Setiap kenaikan suhu 1 derajat celcius pada pemanas bisa meningkatkan tagihan hingga 10 persen. Idealnya, atur suhu di 18–20 derajat celcius saat musim dingin dan 26 derajat celcius ke atas saat musim panas.
8. Cek tagihan dan pemakaian listrik lewat aplikasi resmi
Gunakan aplikasi PLN Mobile untuk melihat riwayat tagihan, estimasi penggunaan daya, hingga pengingat waktu pembayaran. Melalui aplikasi ini, Anda juga bisa membeli token listrik prabayar dengan mudah dan mengatur pengeluaran bulanan sesuai kebutuhan.
9. Gunakan isolasi dan ventilasi rumah yang baik
Cuaca di Indonesia cenderung panas dan lembap, sehingga penggunaan AC dan kipas angin sering kali tak terhindarkan. Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik serta atap yang terisolasi dengan benar. Gunakan bahan insulasi seperti aluminium foil atau glasswool di bagian plafon untuk menahan panas matahari.
10. Rawat dan bersihkan peralatan elektronik secara rutin
Banyak orang tidak sadar bahwa alat elektronik yang kotor atau jarang dirawat bisa menyedot listrik lebih besar. Misalnya, filter AC atau kulkas yang kotor membuat mesin bekerja lebih keras dan boros energi. Bersihkan filter AC setiap dua minggu dan defrost kulkas secara berkala agar efisiensinya tetap maksimal.
Itulah beberapa cara menghemat listrik agar tagihan bulanan lebih murah. Selamat mencoba.







