Petualangan yang Mengubah Hidup
Sebuah petualangan bisa mengubah seseorang sepenuhnya, terutama jika petualangan itu memengaruhi hal-hal penting dalam kehidupan. Akibatnya, seseorang mungkin berubah cara hidupnya secara signifikan. Salah satu penulis cerita bertema petualangan paling terkenal di dunia adalah Jules Verne, seorang penulis asal Prancis.
Karya-karyanya sangat menarik dan menginspirasi, sehingga banyak penggemarnya percaya bahwa lokasi-lokasi dalam karyanya adalah tempat-tempat nyata. Sean (Josh Hutcherson) menjadi seorang Vernian, yaitu penggemar Jules Verne yang percaya bahwa karyanya bukanlah fiksi biasa. Ia kembali dari Pusat Bumi bersama pamannya, Trevor. Namun, Sean masih belum bisa membedakan antara imajinasi dan realitas, sehingga masih membutuhkan orang dewasa untuk memberi tahu apa yang benar dan salah.
Suatu malam, setelah membobol stasiun radio, Sean dikejar oleh polisi dan akhirnya jatuh ke dalam kolam milik tetangga. Untungnya, ayah tirinya, Hank (Dwayne Johnson), dapat menghentikan para polisi saat mereka hendak menahan Sean di penjara anak. Setelah diinterogasi, Sean mengaku bahwa ia mendengar sesuatu di radio yang ia curigai sebagai pesan rahasia dari kakeknya, Alexander (Michael Caine). Kakeknya, ayah dari almarhum ayah Sean, juga telah lama menghilang setelah melakukan perjalanan.
Hank, yang ternyata dulu adalah ahli sandi sebelum pensiun dari militer, memutuskan untuk membantu Sean memecahkan sandi tersebut. Dari hasil tafsir sandi, Hank dan Sean menemukan bahwa pesan menyebutkan tiga buku karya Jules Verne: Pulau Harta Karun, Perjalanan Gulliver, dan Pulau Misterius. Mereka menyadari bahwa koordinat dari ketiga lokasi tersebut berada di sebuah pulau di Pasifik Selatan.
Dari titik koordinat itu, Palau adalah tempat terdekat untuk transit sebelum menuju pulau tersebut. Mengetahui betapa jauhnya tempat tersebut, Hank dan Sean mencari-cari alasan agar bisa ke sana tanpa dicurigai oleh ibu Sean. Mereka mengatakan bahwa perjalanan ini bisa membangun hubungan baik antara Hank dan Sean.
Setelah mendapatkan izin dari ibu Sean, mereka langsung pergi ke Palau. Di sana, mereka menyewa seorang pilot bernama Gabato Laguatan (Luis Guzman) dengan helikopternya. Bersama pilot Gabato, putrinya, Kailani (Vanessa Hudgens), ikut bersama mereka sebagai teknisi dan asisten pilot.
Dalam perjalanan menuju pulau, mereka dihantam badai siklon kencang dan helikopter mereka jatuh. Untungnya, mereka jatuh tepat di titik koordinat. Di pulau tersebut, mereka berempat menemukan banyak hal aneh. Hewan-hewan raksasa menjadi mungil, dan serangga-serangga kecil menjadi raksasa. Begitu pula tanaman-tanamannya, apa yang seharusnya besar menjadi kecil, dan sebaliknya.
Dalam penjelajahan mereka, kru baru ini bertemu dengan sekelompok hewan aneh dan dikejar oleh mereka. Untungnya, mereka segera mendapatkan bantuan dari Alexander, yang tiba-tiba muncul dan menolong mereka. Alexander ternyata telah terjebak di pulau tersebut selama lama dan memutuskan untuk mempelajarinya. Ternyata, pulau tersebut adalah Pulau Misterius yang disebut dalam karya Jules Verne.
Alasan mengapa pulau tidak diketahui atau tercatat dalam peta adalah karena pulau itu muncul dan tenggelam setiap 70 tahun. Alexander percaya bahwa mereka masih memiliki waktu sebelum pulau kembali ke dasar laut, namun Hank menemukan banyak tanda-tanda yang berkata sebaliknya.
Film yang Menarik Namun Tak Terlalu Sukses
Film Journey 2: The Mysterious Island (2012) adalah sekuel dari film Journey to the Center of the Earth (2008) dengan satu bintang film yang sama, yaitu Josh Hutcherson. Meskipun film ini memiliki hasil edit dan cerita menarik, film ini termasuk film gagal karena plot serta perkembangan karakter yang lemah.
Ketika film pertamanya berfokus pada satu cerita Jules Verne, film ini menggabungkan banyak kisah karya Verne. Ide itu, walaupun terlihat bagus, membuat film ini terlihat konyol dan berlebihan. Namun, film ini masih seru untuk ditonton dan menjadi salah satu film favorit para penggemar fiksi sains.
Film ini mendapatkan skor 5.7/10 di IMDb dan 59% Popcornmeter di Rotten Tomatoes. Meskipun tidak sempurna, film ini tetap menawarkan pengalaman menarik bagi para penggemar petualangan dan karya Jules Verne.






