Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jagongan Petani Banyuwangi, Zulhas Siap Perjuangkan Aspirasi Mereka

    23 Agustus 2026

    Telah Bayar 650 Juta, Calon Mahasiswa Gagal Masuk Fakultas Kedokteran

    23 Agustus 2026

    Jejak Perjuangan Polisi Pahlawan, Kapolda Sumsel Kunjungi Keluarga AKBP Agoestjik Bakri

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 23 Agustus 2026
    Trending
    • Jagongan Petani Banyuwangi, Zulhas Siap Perjuangkan Aspirasi Mereka
    • Telah Bayar 650 Juta, Calon Mahasiswa Gagal Masuk Fakultas Kedokteran
    • Jejak Perjuangan Polisi Pahlawan, Kapolda Sumsel Kunjungi Keluarga AKBP Agoestjik Bakri
    • Perpres Ojol Masih Tertunda, Presiden Prabowo Didesak Bertanggung Jawab
    • Jadwal KM Lambelu Terbaru: Pantoloan ke Balikpapan, Maumere, Larantuka Minggu Depan
    • Kacamata Meta laris, privasi publik terancam
    • Toyota Innova Zenix Hybrid Tawarkan Standar Baru MPV Keluarga Modern
    • Biaya Haji 2027 Diusulkan Rp107 Juta, DPR Tolak Subsidi 60 Persen
    • 4 Kiper Paling Mahal untuk Persib Bandung: Harga Mencapai Rp10 Miliar
    • 14 Tambang Ilegal Beroperasi di Pasuruan, Komisi III Ingatkan Izin Sebelum Penindakan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Jagongan Petani Banyuwangi, Zulhas Siap Perjuangkan Aspirasi Mereka

    Jagongan Petani Banyuwangi, Zulhas Siap Perjuangkan Aspirasi Mereka

    adm_imradm_imr23 Agustus 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pertemuan Menteri Zulhas dengan Petani Banyuwangi

    Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengadakan pertemuan dengan ratusan petani dan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) di Dam Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Acara ini berlangsung pada hari Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, para petani menyampaikan berbagai masalah yang mereka hadapi, terutama terkait infrastruktur pengairan.

    Masalah Irigasi yang Menghambat Produksi Pertanian

    Salah satu isu utama yang disampaikan adalah masalah irigasi dan normalisasi saluran air. Dianto, seorang petani dari Desa Sumberagung, meminta pemerintah mempercepat penyelesaian masalah saluran irigasi yang dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan air, terutama selama musim kemarau. Ia menilai bahwa perbaikan saluran irigasi sangat penting agar produksi pertanian tetap stabil.

    Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono dan Tenaga Ahli Menko Bidang Pangan Guntur Priambodo. Mereka mendengarkan langsung keluhan para petani dan memberikan respons yang relevan.

    Usulan Normalisasi Saluran Irigasi

    Ketua Gabungan HIPPA Pesanggaran, Murtadho, menyampaikan usulan terkait normalisasi saluran irigasi tingkat sekunder. Ia menilai bahwa sedimentasi lumpur yang menumpuk menghambat distribusi air ke lahan pertanian. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah untuk melakukan normalisasi saluran tersebut.

    Selain itu, para petani juga berharap pembangunan maupun perbaikan saluran air tidak hanya mengandalkan kontraktor. Mereka mengusulkan agar pekerjaan tertentu dapat dilakukan melalui sistem swakelola masyarakat atau padat karya. Hal ini dinilai lebih efektif dan dapat memberdayakan masyarakat setempat.

    Permintaan Perbaikan Jaringan Irigasi Tersier

    Hariyadi, seorang petani asal Muncar, meminta pemerintah segera merealisasikan perbaikan Jaringan Irigasi Tersier Dam Mendung. Perbaikan jaringan tersebut dinilai penting untuk mendukung kelancaran pengairan lahan pertanian. Ia menilai bahwa tanpa perbaikan ini, produktivitas pertanian akan terganggu.

    Tanggapan Menteri Zulhas

    Menanggapi aspirasi para petani, Zulhas meminta Pemerintah Kabupaten Banyuwangi segera menyusun surat resmi berisi usulan perbaikan infrastruktur pertanian untuk disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Surat tersebut juga diminta ditembuskan kepada Kementerian Koordinator Bidang Pangan agar persoalan yang disampaikan petani dapat segera ditindaklanjuti.

    Zulhas menegaskan bahwa pihaknya akan mengawasi langsung proses ini. Ia meminta Wakil Bupati dan Bupati Banyuwangi untuk segera membuat surat dan mengirimkannya kepadanya. Ia menekankan bahwa perhatian terhadap infrastruktur irigasi sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar petani tidak mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas pertanian.

    Kebijakan Pemerintah untuk Ketahanan Pangan

    Selain masalah irigasi, Zulhas juga menyampaikan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia mengatakan pemerintah berkomitmen tidak lagi melakukan impor beras. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi petani Indonesia untuk memperoleh manfaat dari produksi pangan dalam negeri.

    Koperasi Desa Merah Putih sebagai Pendukung Utama

    Penguatan sektor pertanian juga akan didukung melalui optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih mulai akhir September mendatang. Koperasi tersebut nantinya diarahkan untuk membantu mengamankan harga gabah minimal Rp6.500. Selain itu, koperasi akan berperan dalam penyaluran bantuan pupuk dan alat mesin pertanian (alsintan), serta penyediaan fasilitas penyimpanan seperti cold storage.

    Zulhas menekankan bahwa kesejahteraan petani menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan bahwa “Kita bisa makan kalau ada petaninya sehat, petaninya makmur. Yang maju dan dapat nikmat harus petani Indonesia.”

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Menteri Zulhas: Pengelolaan Sampah Banyuwangi Terbaik di Indonesia

    By adm_imr23 Agustus 20261 Views

    Ratusan Warga Gresik Tersenyum, Bupati Gus Yani Cairkan BLT dan Beras Gratis 30 Kg

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views

    Pasar Djadoel Grissee Kembali Hadir, Kenangan Lezat Gresik Tempo Dulu

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jagongan Petani Banyuwangi, Zulhas Siap Perjuangkan Aspirasi Mereka

    23 Agustus 2026

    Telah Bayar 650 Juta, Calon Mahasiswa Gagal Masuk Fakultas Kedokteran

    23 Agustus 2026

    Jejak Perjuangan Polisi Pahlawan, Kapolda Sumsel Kunjungi Keluarga AKBP Agoestjik Bakri

    23 Agustus 2026

    Perpres Ojol Masih Tertunda, Presiden Prabowo Didesak Bertanggung Jawab

    23 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?