Kecelakaan Beruntun di Jalur KH Hasyim Asy’ari, Satu Pengendara Motor Tewas
Pada hari Minggu (25/1/2026) sore, terjadi kecelakaan beruntun di jalur provinsi KH Hasyim Asy’ari, tepatnya di Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Jawa Timur. Insiden ini melibatkan satu mobil Toyota Avanza, enam sepeda motor, dan sebuah mobil pikap yang sedang terparkir.
Akibat dari kejadian tersebut, satu pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara beberapa korban lain mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.
Kronologi Kecelakaan
Toyota Avanza bernomor polisi L 1537 E diketahui melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan cukup tinggi. Diduga, kendaraan tersebut sempat bersenggolan dengan sepeda motor di kawasan simpang lampu merah sebelum akhirnya kehilangan kendali. Seorang warga setempat, Riri (32), mengatakan bahwa mobil tersebut terlihat tidak stabil sejak melintasi persimpangan.
Tidak lama setelah itu, kendaraan itu oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan yang sedang ramai arus lalu lintas. “Mobilnya melaju kencang, lalu tiba-tiba masuk ke jalur kanan dan langsung menabrak beberapa motor,” ucapnya.
Tabrakan tak terhindarkan. Enam sepeda motor yang berada di lajur tersebut terseruduk secara beruntun. Kendaraan roda dua yang terlibat antara lain Honda Scoopy, Honda Vario, Honda Supra, Honda PCX, serta satu unit Scoopy tanpa pelat nomor. Selain itu, sebuah mobil pikap bernomor polisi S 1131 HB yang parkir di pinggir jalan turut terdampak.
Mobil Berhenti Setelah Hantam Pohon
Laju mobil Avanza baru terhenti setelah menghantam pohon di tepi jalan. Benturan keras menyebabkan sejumlah pengendara motor terpental. Salah satu korban, pengendara Honda PCX, dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat terjepit usai tabrakan.
Polisi Turun Tangan
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Jombang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat. Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Ia mengatakan, sopir mobil Avanza telah diamankan guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut. “Saat ini kami masih melakukan pendataan korban serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” katanya saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan pendataan perihal korban selamat maupun meninggal dalam kecelakaan beruntun ini. Sementara untuk arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat sebelum akhirnya kembali normal setelah proses evakuasi selesai.







