Pengalaman Unik Ning Wulan di Dunia Seni dan Olahraga
Ning Wulan, siswi SMKN 4 Malang (Grafika), memiliki kisah menarik dalam perjalanan karier yang ia jalani. Dari awalnya menekuni seni hingga akhirnya bermain basket, ia telah meraih berbagai prestasi yang patut diapresiasi.
Awal Mula Menekuni Seni
Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Ning Wulan mulai mengenal dunia seni. Ia mencoba beberapa bidang seperti melukis, membaca puisi, dan mendongeng. Namun, pantomim menjadi bidang yang paling banyak memberinya prestasi. Pada ajang FLS2N 2021, ia berhasil meraih Juara 2 Pantomim Tingkat Kota Malang. Prestasi itu terus berlanjut saat SMP dengan meraih Juara Harapan 1 pada 2024.
Menurut Wulan, pantomim unik karena tidak membutuhkan suara sama sekali. Ia hanya menggunakan ekspresi wajah dan gerak tubuh untuk menyampaikan cerita. Contohnya, saat SD, ia menceritakan kesedihan gak bisa mudik waktu pandemi. Sementara saat SMP, ia memvisualisasikan cerita mancing tanpa adanya benda nyata.
Memulai Permainan Basket
Awalnya, Wulan tidak terlalu tertarik pada olahraga. Namun, ia mulai bermain basket saat duduk di kelas VIII SMP. Awalnya, ia diajak seorang teman yang melihat dirinya cukup gesit saat berlari. Dari situ, Wulan mulai mencoba basket dan akhirnya tertarik untuk menekuninya.
“Pas dicoba, ternyata seru banget! Orang tua juga bebaskan aku pilih olahraga apa aja yang penting bergerak,” ujarnya.
Selain basket dan pantomim, Wulan juga pernah meraih Juara 3 Selling Contest Jambore Kopsis 2024 Kota Malang. Meski kini lebih fokus bermain basket, Wulan masih aktif di bidang seni. Di SMKN 4 Malang, ia juga membantu adik kelas yang akan mengikuti kompetisi sastra dan cipta puisi.
Target Ke depan
Di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South, SMKN 4 Malang harus terhenti setelah kalah dari SMAN 4 Pasuruan pada Sabtu (22/8). Namun, bagi Wulan, musim keduanya di DBL East Java-South tetap menjadi pengalaman penting.
Ia bisa merasakan langsung atmosfer pertandingan dan dukungan suporter selama kompetisi berlangsung. Ke depan, Wulan memiliki target untuk terus berkembang di basket. Ia ingin mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia dan suatu hari menjadi pelatih.
“Aku pengen banget bisa tembus Timnas. Selain jadi pemain, nanti kalau sudah melaut aku pengen jadi coach di level klub. Kayaknya enak aja bisa membagikan ilmu dan pengalaman ke orang lain,” pungkasnya.
Kesimpulan
Perjalanan Ning Wulan dari dunia seni ke olahraga basket menunjukkan betapa fleksibel dan tekadnya dalam mengejar impian. Dengan prestasi yang ia raih, Wulan menjadi contoh inspiratif bagi banyak siswa di sekitarnya. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, ia yakin dapat meraih mimpi-mimpi besar yang ia idamkan.







