Pengujian Ketahanan Google Pixel 11 Pro Fold oleh JerryRigEverything
Pengujian ketahanan ponsel lipat terbaru Google, Google Pixel 11 Pro Fold, dilakukan oleh Youtuber ternama Zack Nelson dari kanal JerryRigEverything. Dalam video berjudul “Google Made a Mistake”, ia menguji seberapa kuat perangkat ini menghadapi berbagai kondisi ekstrem. Perangkat yang dijual dengan harga sekitar Rp 30 juta ini menjadi objek pengujian yang menarik, terutama karena Google mengklaim bahwa engselnya mampu bertahan hingga 83 juta kali buka-tutup dalam pengujian laboratorium.
Pengujian Layar Terhadap Benda Tajam
Pengujian dimulai dengan layar luar yang memiliki ukuran 6,6 inci. Nelson menggunakan benda tajam dengan tingkat kekerasan berbeda, mulai dari level 2 hingga 9 (paling tinggi). Hasilnya, layar luar Pixel 11 Pro Fold mulai menunjukkan goresan pada level 6, sementara goresan lebih dalam terlihat pada level 7.
Selanjutnya, ia melanjutkan ke layar utama berukuran 8 inci. Hasil tes menemukan adanya goresan pada level 2, dengan goresan yang lebih dalam bahkan ketika menggunakan kuku. Pengujian kemudian beralih ke panas menggunakan api dari pemantik. Layar utama terlihat mengalami kerusakan permanen setelah terkena api selama sekitar 20 detik. Sementara itu, layar luarnya hanya bertahan sekitar 13 detik sebelum mengalami kerusakan permanen.
Pengujian Debu dan Partikel Halus
Pengujian dilanjutkan dengan menaburkan pasir dan debu ke bodi serta engsel Pixel 11 Pro Fold. Meskipun perangkat ini memiliki sertifikasi IP68, hasil uji menunjukkan bahwa partikel halus masih dapat masuk ke mekanisme engsel. Menurut Nelson, meski tidak bisa menghalau partikel halus, kondisi ini tidak serta merta berarti Pixel 11 Pro Fold tidak tahan air. Alasannya, air dinilai lebih mudah dicegah masuk ke perangkat dibandingkan partikel debu, terutama pada komponen bergerak seperti engsel di ponsel lipat.
Dalam pengujian ini, sejumlah partikel debu berbahan logam juga terlihat berkumpul di sekitar magnet yang digunakan untuk memasang pengisi daya nirkabel di punggung ponsel.
Pengujian Kekuatan Engsel dan Kerusakan Akibat Pembengkokan
Pada tahap pengujian ini, Pixel 11 Pro Fold mulai menunjukkan hasil yang membuat judul video JerryRigEverything menjadi relevan. Saat YouTuber itu membengkokkan perangkat ke arah berlawanan dengan lipatan normal, Pixel 11 Pro Fold seketika mengalami retak di sepanjang dua garis antena yang berada tepat di sebelah engsel. Menurut Nelson, kerusakan tersebut merupakan pengulangan masalah yang sama seperti tiga generasi ponsel lipat Google sebelumnya.
“Untuk tahun keempat berturut-turut, Google menempatkan garis antena tepat di sebelah engsel lagi,” ujar Nelson dalam videonya.
Kerusakan Pixel 11 Pro Fold kali ini bahkan tidak berhenti pada retakan di garis antena. Ketika Nelson membengkokkan ponsel, kaca layar bagian depan ikut terlepas dari bodi perangkat. Bagian tersebut bahkan terlepas tanpa kabel atau komponen lain yang menahannya.
Kesimpulan
Meski hasil pengujian ketahanan Pixel 11 Pro Fold ini terlihat dramatis, perlu dicatat bahwa tes ini merupakan pengujian ekstrem yang memberikan tekanan jauh di luar kondisi penggunaan normal. Namun, hasil tersebut tetap menarik karena ponsel lipat Pixel 11 Pro Fold ini kembali menunjukkan kelemahan pada lokasi yang sama seperti tiga generasi sebelumnya.







