Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal dengan Nilai Fantastis
Bea Cukai Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawasi peredaran barang kena cukai ilegal. Dalam beberapa waktu terakhir, pihaknya berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal yang mencapai jumlah besar dan bernilai fantastis.
Pada hari Sabtu (24/1/2026), sekitar pukul 20.30 WIB, tim intelijen dan penindakan Bea Cukai Malang bekerja sama dengan tim dari Kantor Pusat Bea Cukai melakukan patroli darat serta pemantauan jalur distribusi rokok ilegal di wilayah Kota Malang. Dalam kegiatan tersebut, tim menerima informasi intelijen mengenai adanya sarana pengangkut berupa truk yang diduga membawa rokok ilegal dan akan keluar dari wilayah Malang.
Truk yang ditemukan memiliki warna kuning kombinasi dan digunakan untuk mengangkut rokok ilegal yang disamarkan bersama karung goni berisi pupuk kandang atau kompos. Setelah melakukan penyusuran, tim berhasil mengidentifikasi kendaraan tersebut saat melintasi Jalan Ki Ageng Gribig, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, kendaraan tersebut dibawa ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMC Malang untuk pemeriksaan lanjutan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa truk tersebut mengangkut Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek seperti Jatra Bold, Jatra Mild, MX Bold, dan ZA Original. Seluruh rokok tersebut tidak dilekati pita cukai.
Total barang bukti yang diamankan mencapai 201 koli atau setara dengan 125.750 bungkus, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 2.515.000 batang rokok. Atas penindakan ini, diperkirakan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp1.876.190.000, dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp3.734.775.000.
Penindakan Lanjutan dan Peningkatan Keamanan
Berikutnya, pada hari Selasa (27/1/2026), sekitar pukul 19.00 WIB, tim intelijen dan penindakan Bea Cukai Malang kembali melakukan patroli darat serta pemantauan intensif jalur distribusi rokok ilegal di Kota Malang sebagai langkah preventif dan represif terhadap pelanggaran di bidang cukai. Dalam kegiatan tersebut, tim menerima informasi intelijen mengenai adanya sarana pengangkut berupa mobil penumpang berwarna silver yang diduga membawa rokok ilegal dan akan keluar dari wilayah Malang.
Setelah melakukan penyusuran intensif di sejumlah jalur strategis, tim berhasil menemukan kendaraan tersebut saat melintasi Jalan Ki Ageng Gribig, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kendaraan tersebut kemudian dihentikan dan dilakukan pemeriksaan di sekitar Jalan Pintu Tol Malang, Madyopuro.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan bahwa kendaraan tersebut mengangkut Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek seperti Joss Mild, SB, dan Sinar Gunung Semeru, yang seluruhnya tidak dilekati pita cukai. Total barang bukti yang diamankan mencapai 11.900 bungkus atau setara dengan 238.000 batang rokok ilegal.
Atas penindakan tersebut, diperkirakan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp177.548.000, dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp353.430.000.
Upaya Bea Cukai Malang dalam Mengamankan Kepentingan Negara
Bea Cukai Malang terus berupaya memastikan peredaran rokok ilegal dapat dicegah. Dengan tindakan tegas dan koordinasi yang baik antara tim intelijen dan penindakan, mereka berhasil mengamankan barang bukti yang sangat bernilai tinggi. Hal ini juga menunjukkan komitmen Bea Cukai Malang dalam menjaga kepentingan negara dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Penindakan ini menjadi contoh nyata bagaimana lembaga pemerintah dapat bekerja sama secara efektif untuk mengatasi masalah ilegalitas di bidang cukai. Dengan adanya kebijakan yang jelas dan tindakan yang cepat, Bea Cukai Malang telah memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keadilan di masyarakat.







