Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Emas Tanpa Sertifikat? Raja Emas Indonesia Tawarkan Pembelian Tanpa Potongan

    12 April 2026

    Destinasi Hiu Paus Gorontalo Menarik Seribu Wisatawan Hingga 4 April 2026

    12 April 2026

    Kekalahan PSMS Medan di laga imbang 2-2 melawan Persikad

    12 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 12 April 2026
    Trending
    • Emas Tanpa Sertifikat? Raja Emas Indonesia Tawarkan Pembelian Tanpa Potongan
    • Destinasi Hiu Paus Gorontalo Menarik Seribu Wisatawan Hingga 4 April 2026
    • Kekalahan PSMS Medan di laga imbang 2-2 melawan Persikad
    • Berita Terpopuler Kalteng: Karyawan Bank Bobol Rp 16 M, WFH Harus Optimal
    • Yogi, Aktor Utama Pengeroyok Tewaskan Ayah Pengantin, Mantan Narapidana Curat
    • Dilema PMB: Kuota PTN vs Kondisi Ekonomi Keluarga
    • Harga Samsung A37 5G dan A57 5G Segera Dirilis, Dilengkapi AI Profesional
    • Kota Bitung Sulut kembali diguncang gempa bumi Senin 6 April 2026, gempanya baru terjadi siang ini
    • 7 Produk Perawatan Malam untuk Wajah Cerah
    • Cek Fakta: Gibran Ikut Pikul Salib di Pawai Paskah?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Dukungan NU Abad ke-100: PWNU Jatim Hargai Bantuan Muhammadiyah dan Gereja Malang

    Dukungan NU Abad ke-100: PWNU Jatim Hargai Bantuan Muhammadiyah dan Gereja Malang

    adm_imradm_imr12 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peringatan 1 Abad NU di Malang Dihadiri Ratusan Ribu Orang

    Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, berhasil menarik perhatian ratusan ribu orang. Acara ini menjadi momen penting dalam sejarah organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Selain itu, acara ini juga menunjukkan toleransi dan kerja sama lintas agama serta organisasi.

    Apresiasi kepada Muhammadiyah dan Gereja

    Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Muhammadiyah dan pengurus gereja di Kota Malang. Ia mengapresiasi dukungan lintas agama dan lintas organisasi sebagai teladan toleransi yang nyata. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat bisa hidup bersama dengan damai meskipun memiliki latar belakang berbeda.

    Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah memberikan kontribusi besar dalam penyelenggaraan acara ini. “Terima kasih kepada pengurus Muhammadiyah yang menyiapkan 10 ribu bungkus konsumsi, sekolah-sekolah sekitar stadion yang menyediakan snack dan minuman, serta membuka lahan dan fasilitasnya,” ujarnya.

    Selain itu, ia juga memberikan penghormatan kepada pengurus gereja yang telah menunjukkan toleransi luar biasa. “Pengurus gereja membuka pintu dan fasilitasnya bagi warga NU, bahkan dengan arif menggeser waktu kebaktian dari jadwal seharusnya,” tambahnya.

    Dukungan dari PDM Kota Malang

    Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang menyiapkan berbagai dukungan untuk menyambut peserta Harlah Seabad NU yang dipusatkan di Stadion Gajayana. Ketua PDM Kota Malang, Abdul Haris, menyampaikan bahwa kontribusi tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus wujud sinergi antar ormas Islam besar di Indonesia.

    “Di Muhammadiyah, sudah menjadi kebiasaan untuk menghormati tamu. Panitia lokal datang ke PDM untuk membuka ruang kontribusi, dan kami langsung menyiapkan bantuan,” ujarnya.

    Dijelaskan oleh Haris, pihaknya menyiapkan sejumlah posko di wilayah utara, selatan, dan barat Kota Malang. Posko tersebut berfungsi sebagai tempat singgah peserta, lokasi salat Subuh berjemaah, hingga penyediaan konsumsi. “Ada tim yang menyiapkan dapur, ada tim yang menyiapkan tempat singgah. Panti dan masjid di lingkungan Muhammadiyah juga dilibatkan. Alhamdulillah semuanya mencukupi, tidak ada kekurangan,” jelasnya.

    Gotong-Royong dalam Muhammadiyah

    Haris menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tradisi gotong-royong yang selalu dijunjung Muhammadiyah, terlebih dalam momentum besar yang dihadiri warga dari berbagai daerah. Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara NU dan Muhammadiyah. Menurutnya, dua organisasi Islam terbesar ini memiliki kontribusi besar dalam sejarah dan perkembangan bangsa.

    “Indonesia ini sebenarnya bergantung pada dua organisasi ini, meskipun ada organisasi lainnya. Tetapi kekuatan utamanya ada di dua organisasi ini. Pendirinya juga satu guru,” katanya.

    Ia menilai bahwa peran NU dan Muhammadiyah dalam membantu umat mengamalkan ajaran agama dengan pendekatan yang berbeda harus dipahami sebagai kekayaan, bukan jurang perbedaan. “Yang penting memberikan penyadaran bahwa yang dilakukan NU dan Muhammadiyah sama-sama untuk umat, dengan pendekatan berbeda. Ini yang perlu terus dikuatkan,” ujarnya.

    Tantangan Masa Depan

    Haris menekankan bahwa tantangan ke depan bukanlah persoalan yang bisa ditangani sendiri oleh lembaga atau organisasi mana pun. Perubahan zaman menuntut peningkatan pemahaman, ilmu, dan pola pikir yang adaptif. “Tantangan ke depan tidak bisa diselesaikan sendiri. Harus berkolaborasi. Yang utama adalah membangun cara berpikir, meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap tantangan-tantangan itu,” tegasnya.

    Ia berharap momentum Harlah Seabad NU menjadi contoh nyata bahwa sinergi ormas Islam mampu memperkuat persatuan masyarakat dan memperkokoh peran sosial-keagamaan di Tanah Air. “Gerakan sosial dari dua organisasi ini membuat negara ini luar biasa. Pengembangan masyarakat Indonesia tidak lepas dari kontribusi bersama,” pungkasnya.

    Dukungan dari GKJW

    Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) juga turut ambil bagian dalam menyukseskan peringatan Seabad NU di Kota Malang. Ketua Pelayan Harian Majelis Agung (PHMA) GKJW, Pdt Natanael Herman, menegaskan bahwa perayaan besar ini bukan hanya milik warga Nahdliyin, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan antar umat beragama di Indonesia.

    “Kami menghaturkan selamat seabad NU. Semoga NU senantiasa menjadi barokah bagi bangsa dan negara yang beragam, Bhinneka Tunggal Ika, sehingga NKRI tetap terjaga,” ujarnya.

    Pdt Natanael menyampaikan bahwa GKJW secara aktif mendukung pelaksanaan acara, terutama untuk membantu kenyamanan para jamaah yang datang dari berbagai daerah. “Karena ikhtiar merawat persaudaraan, semampu kami mendukung kegiatan ini. Kami menyediakan tempat berteduh, memberi roti, teh panas, hingga polo pendem agar mereka tidak masuk angin,” katanya.

    Bentuk dukungan tersebut disiapkan sejak jauh hari. GKJW berkoordinasi intens dengan PWNU dan PCNU, bahkan jajaran Forkopimda turut hadir ke gereja sebagai bagian dari upaya bersama menyambut peserta Harlah Seabad NU.

    Menurut Pdt Natanael, momentum satu abad ini seharusnya dimaknai sebagai penguat harmoni dan persatuan antar warga bangsa, termasuk komunitas Kristen yang juga merasa menjadi bagian dari peristiwa bersejarah tersebut. “Semoga momentum seabad ini menjadi tanda kebersamaan seluruh anak bangsa. Kami semua, termasuk warga Kristen, ikut berkontribusi dalam upaya menjaga kerukunan dan situasi yang kondusif,” ujarnya.

    Pdt Natanael menegaskan bahwa semangat saling merawat dan menemani inilah yang menjadi fondasi penting bagi kehidupan bersama di Indonesia. “Yang kami harapkan, kerukunan itu terus terjaga. Ini tugas kita bersama sebagai warga negara,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ramalan Cuaca Jatim 7 April 2026: Ponorogo, Batu, Mojokerto Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

    By adm_imr12 April 20260 Views

    Kasus DPRD Kota Batu Terbongkar, Diduga Miliki Kios di Pasar Induk Among Tani

    By adm_imr12 April 20261 Views

    Tolak Tarif Masuk, Dur Diperiksa Polisi Terkait Kerusakan Bendungan Lahor

    By adm_imr12 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Emas Tanpa Sertifikat? Raja Emas Indonesia Tawarkan Pembelian Tanpa Potongan

    12 April 2026

    Destinasi Hiu Paus Gorontalo Menarik Seribu Wisatawan Hingga 4 April 2026

    12 April 2026

    Kekalahan PSMS Medan di laga imbang 2-2 melawan Persikad

    12 April 2026

    Berita Terpopuler Kalteng: Karyawan Bank Bobol Rp 16 M, WFH Harus Optimal

    12 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?