Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Mempertahankan Pers di Tengah Derasnya Media Sosial, Kreativitas Jadi Solusi

    24 Juni 2026

    Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tertunda, DPRKP2 Libatkan BPKP Audit Aset

    24 Juni 2026

    5 cara menjaga kesehatan mental di kantor yang jarang dibicarakan, nomor 2 tingkatkan produktivitas

    24 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 24 Juni 2026
    Trending
    • Mempertahankan Pers di Tengah Derasnya Media Sosial, Kreativitas Jadi Solusi
    • Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tertunda, DPRKP2 Libatkan BPKP Audit Aset
    • 5 cara menjaga kesehatan mental di kantor yang jarang dibicarakan, nomor 2 tingkatkan produktivitas
    • Mengadopsi secara resmi, membuka masa depan anak melalui jalur hukum
    • Doa Taubat Nabi Nuh: Pelajaran Ridha pada Ketetapan Allah SWT
    • CFD Rasuna Said Tekan Emisi, DLH Catat Penurunan Partikel Halus
    • Anak sulit gemuk meski makan banyak? Waspada malabsorpsi!
    • Dispora Sumbar Jamin Kelistrikan Aman untuk Pedagang Kolam Teratai
    • Menjelajah Glodok dengan UNIQLO Indonesia dan SANA, Pengalaman yang Membuat Jakarta Lebih Dekat
    • Terjemahan lirik lagu 20 Something – SZA: Mengapa Masih Sendiri di Usia 20-an?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Imam soroti ketidaksesuaian kebijakan FIFA menjelang Piala Dunia 2026

    Imam soroti ketidaksesuaian kebijakan FIFA menjelang Piala Dunia 2026

    adm_imradm_imr3 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kritik terhadap Kebijakan FIFA yang Dianggap Tidak Adil

    Guru Besar FIO Unesa, Prof Imam Syafi’i, menyampaikan kritik terhadap kebijakan FIFA yang dinilai tidak adil dalam menangani konflik geopolitik yang terjadi di berbagai negara. Ia menilai bahwa FIFA memiliki sikap yang berbeda ketika menghadapi Rusia dibandingkan AS dan Israel.

    Perbedaan Sanksi untuk Rusia dan Negara Lain

    FIFA memberikan sanksi tegas kepada Rusia karena agresinya terhadap Ukraina, termasuk larangan bagi Timnas Rusia untuk mengikuti semua kegiatan sepak bola internasional. Namun, menurut Prof Imam, FIFA tidak memberikan sanksi serupa terhadap AS dan Israel meskipun keduanya juga melakukan tindakan yang dianggap melanggar prinsip-prinsip aturan FIFA dan hukum internasional.

    “Terjadi anomali kebijakan FIFA, tidak ada sanksi untuk AS yang awal tahun melakukan penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Begitu juga sikap FIFA terhadap Israel yang telah melakukan genosida di Palestina, namun masih diizinkan mengikuti kegiatan sepak bola berskala internasional,” ujar Prof Imam.

    Anomali Kebijakan FIFA di Tahun 2023

    Anomali kebijakan FIFA juga terlihat pada tahun 2023 ketika FIFA mencabut hak Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dan menggantinya dengan Argentina. Penyebabnya adalah penolakan beberapa pihak terhadap kehadiran Israel dalam turnamen tersebut.

    [GAMBAR-0]

    Komentar Prof Imam mengenai hal ini menunjukkan bahwa FIFA dinilai tidak konsisten dalam menjatuhkan sanksi terhadap negara-negara yang melakukan pelanggaran, baik itu dalam konteks politik maupun militer.

    Dampak dari Konflik Geopolitik pada Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko. Namun, kondisi memanasnya konflik atas agresi militer AS-Israel terhadap Iran memicu reaksi keras dari berbagai kalangan. Beberapa negara seperti Jerman, Spanyol, dan Denmark bahkan menyatakan kecaman dan ancaman boikot terhadap gelaran Piala Dunia 2026.

    Menurut Prof Imam, situasi keamanan di AS menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa jaminan keamanan setiap peserta dan suporter serta kelancaran jalannya penyelenggaraan harus menjadi prioritas utama.

    Tiket yang Dibatalkan dan Pengaruhnya terhadap Hotel

    Laporan dari Ticket News dan Roya News menyebutkan bahwa sudah ada 16.800 tiket pertandingan yang dibatalkan dalam semalam sebagai bentuk protes dan kekhawatiran terhadap situasi politik dalam negeri AS. Selain itu, jumlah pemesanan hotel di kota-kota besar seperti Los Angeles, New York, Miami, Dallas, Mexico City, Monterrey, Guadalajara, Toronto, dan Vancouver juga mengalami penurunan signifikan.

    [GAMBAR-2]

    Sementara itu, kondisi keamanan di Meksiko juga sedang tidak baik-baik saja. Pasca kericuhan sebagai imbas dari kematian bos kartel Jalisco New Generation, Nemesio Oseguera alias El Mencho, kondisi keamanan di Meksiko masih dipertanyakan.

    Kritik terhadap Kebijakan Trump

    Prof Imam menyoroti bahwa kesuksesan Piala Dunia 2026 sangat bergantung pada sikap dan kebijakan Donald Trump terkait dengan perang melawan Iran. Jika konflik ini terus berlanjut hingga pelaksanaan Piala Dunia, maka dipastikan akan mengganggu pelaksanaan kegiatan tersebut dan tidak menutup kemungkinan ditunda atau dialihkan ke negara lain.

    [GAMBAR-3]

    Ia menegaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk menepis rasa tidak aman bagi siapa pun yang akan menyaksikan pertandingan sepak bola Piala Dunia. Sikap Trump yang sering menuai kontroversial karena arogansinya harus bisa dikendalikan oleh FIFA.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Lewat Perayaan Lokal, Tribun Network Bawa Semangat Piala Dunia 2026

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Rayakan Piala Dunia 2026 dengan Euforia Lokal di Seluruh Indonesia

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Setelah Sepakat Damai dengan AS, Iran Dikabarkan Bangkit Lebih Kuat

    By adm_imr24 Juni 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Mempertahankan Pers di Tengah Derasnya Media Sosial, Kreativitas Jadi Solusi

    24 Juni 2026

    Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tertunda, DPRKP2 Libatkan BPKP Audit Aset

    24 Juni 2026

    5 cara menjaga kesehatan mental di kantor yang jarang dibicarakan, nomor 2 tingkatkan produktivitas

    24 Juni 2026

    Mengadopsi secara resmi, membuka masa depan anak melalui jalur hukum

    24 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?