Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Belanja Pegawai APBD Enrekang 2026 Tembus 61 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah

    28 Juni 2026

    32 Besar Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko, Brasil vs Jepang

    28 Juni 2026

    Kepala Bakorwil Malang, Membuat Istri Pejabat Jadi Motor Penggerak Malang Megapolitan

    28 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 28 Juni 2026
    Trending
    • Belanja Pegawai APBD Enrekang 2026 Tembus 61 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
    • 32 Besar Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko, Brasil vs Jepang
    • Kepala Bakorwil Malang, Membuat Istri Pejabat Jadi Motor Penggerak Malang Megapolitan
    • Guru SD di Kartasura Jadi Tersangka Intip Rok SPG Sami Luwes
    • Kalender Liturgi Katolik 26 Juni 2026, Pekan XII Tahun A
    • Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Kalah, Apa Selanjutnya?
    • Pilkades Kota Batu 2027, Komisi A DPRD Mulai Persiapkan Regulasi dan Anggaran
    • Libur Sekolah Tiba, Ajak Anak Eksplorasi Tanpa Khawatir dengan Cara Ini
    • Belanja APBD Tojo Una Una 2026 Capai 57 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
    • Jadwal Padat PSMS Medan: Fokus Promosi ke Liga 1
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Beras Tak Lagi Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar, Pemerintah Jamin Stabilitas

    Beras Tak Lagi Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar, Pemerintah Jamin Stabilitas

    adm_imradm_imr10 Mei 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Stabilitas Harga Beras di Indonesia

    Pemerintah terus memastikan bahwa harga beras nasional tetap terkendali dan menjaga fluktuasinya agar tidak mengganggu keseimbangan antara kesejahteraan petani dan daya beli masyarakat. Hal ini menjadi penting untuk memastikan bahwa kebutuhan pokok rakyat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar.

    Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi beras secara tahunan pada April 2026 mencapai 4,36 persen. Namun, jika dibandingkan dengan komoditas lain dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau, beras hanya berada di urutan ke-28 dari 40 komoditas penyumbang inflasi. Sementara itu, kol putih atau kubis mencatat inflasi tertinggi sebesar 25,47 persen, disusul ikan dencis sebesar 17,09 persen.

    Meski andil beras terhadap inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat sebesar 0,60 persen dan menjadi yang tertinggi kedua, angka tersebut dinilai masih relatif kecil dibandingkan total inflasi kelompok tersebut yang mencapai 3,06 persen. Adapun kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberi andil 0,90 persen terhadap inflasi umum tahunan sebesar 2,42 persen.

    Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa inflasi pangan bulanan saat ini menunjukkan deflasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan konsumen. Perlindungan terhadap petani dilakukan melalui kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), sementara konsumen dijaga lewat penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET).

    “Kita harus menjaga keseimbangan, menjaga petani kita yang kurang lebih 115 juta orang. Ada juga konsumen kita jaga, dua-duanya kita jaga. Kita harus bela dua-duanya. Ada harga petani, HPP Harga Pembelian Pemerintah. Kemudian ada Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Amran.

    Ia menjelaskan bahwa keseimbangan ini sangat penting karena jika HET diturunkan, maka akan berdampak pada produksi petani. Petani tidak serakah, mereka hanya membutuhkan sedikit ruang untuk untung agar bisa berproduksi. Pemerintah juga memberikan subsidi pupuk untuk membantu petani.

    Kondisi Produksi Beras Nasional

    Pemerintah juga menyoroti kondisi produksi beras nasional yang dinilai surplus pada 2026. Selain itu, harga pupuk disebut lebih terkendali dibanding sejumlah negara lain yang mengalami kelangkaan.

    “Beras kita sudah cukup. Beras kita surplus. Harga pupuk kita turun. Negara lain kekurangan pupuk sampai tidak bisa tanam. Petaninya ribut. Kita bersyukur,” kata Amran.

    Untuk diketahui, inflasi beras secara tahunan berada di 4,36 persen, namun inflasi beras secara bulanan masih cukup positif di 0,58 persen di April ini. Indeks harga diterima petani padi menorehkan 145,37 dan menjadi yang tertinggi pada tahun 2026 ini.

    Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) Tanaman Pangan dilaporkan BPS meningkat menjadi 112,29 di April. Kenaikan NTP Tanaman Pangan sebagian besar disumbang oleh kelompok penyusun yang merupakan kelompok petani tanaman padi. NTP Tanaman Pangan berhasil dijaga pemerintah selalu lebih dari indeks 100 sejak tahun 2022.

    Penanganan Fluktuasi Harga Beras

    Di hilir, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa melakukan gerak cepat dengan langsung turun ke pasar. Fluktuasi harga beras dinilainya masih wajar dan pemerintah bersama Perum Bulog akan mengoptimalkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang telah tembus rekor lebih dari 5 juta ton.

    “Harga beras stabil. Sebenarnya harga beras relatif masih terkendali. Kalau kita melihat dari sisi inflasi sebenarnya sangat kecil. Kemudian beras itu kan relatif di pasar, kadang-kadang naik dan fluktuatif,” terang Ketut.

    Data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu kelima April, disebutkan masih terdapat 116 kabupaten/kota dengan kenaikan IPH beras. Sementara analisis Bapanas menguak 57 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH beras dan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium.

    Dalam pantauan harga oleh Bapanas, per 5 Mei, rerata harga beras medium berada dalam rentang HET dan tercatat masih ada penurunan terhadap setahun yang lalu.

    Realisasi Program SPHP Beras

    Dalam mengakselerasi realisasi penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, pemerintah punya instrumen yang kuat dengan stok CBP yang sangat kokoh. Per 6 Mei, total stok beras yang dikelola Bulog mencapai 5,23 juta ton dengan realisasi pengadaan setara beras produksi dalam negeri di angka 2,61 juta ton.

    Adapun realisasi penjualan beras program SPHP sejak awal Januari sampai 5 Mei telah mencapai total 409,5 ribu ton. Ini terdiri dari realisasi Januari-Februari dengan 221 ribu ton yang merupakan perpanjangan program SPHP beras tahun 2025. Sementara Maret sampai 5 Mei totalnya 188,5 ribu ton yang merupakan SPHP beras tahun 2026.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    6 Zodiak yang Diprediksi Bisa Lunasi Utang di Juni dengan Kerja Keras dan Peluang Rezeki

    By adm_imr25 Juni 20263 Views

    6 shio beruntung ini bisa dapatkan kekayaan mendadak di tahun kuda api 2026, apa saja?

    By adm_imr25 Juni 20260 Views

    13 Sekolah Swasta Gratis di Priangan Timur, Ada Beasiswa Pancawaluya

    By adm_imr25 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Belanja Pegawai APBD Enrekang 2026 Tembus 61 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah

    28 Juni 2026

    32 Besar Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko, Brasil vs Jepang

    28 Juni 2026

    Kepala Bakorwil Malang, Membuat Istri Pejabat Jadi Motor Penggerak Malang Megapolitan

    28 Juni 2026

    Guru SD di Kartasura Jadi Tersangka Intip Rok SPG Sami Luwes

    27 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?