Pernikahan sesama jenis yang terjadi di Malang, Jawa Timur, kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Kasus ini terungkap setelah korban, Intan Anggraeni (28), mengungkapkan pengalamannya yang penuh dengan dugaan penipuan dan modus yang tidak biasa. Peristiwa ini memicu laporan polisi setelah identitas asli suaminya, Rey, terbongkar pada malam pertama.
Intan mengaku tidak menaruh kecurigaan sama sekali selama masa perkenalannya dengan Rey. Menurutnya, penampilan fisik dan perilaku Rey sangat mirip dengan seorang pria. Ia bahkan mengatakan bahwa postur tubuh dan suara Rey membuatnya percaya bahwa Rey adalah seorang laki-laki.
Modus pelaku terbongkar saat mereka melakukan ritual malam pertama. Intan menemukan kejanggalan pada tubuh Rey. Ia menyadari bahwa Rey menggunakan alat seperti alat kelamin buatan. Dari situ, Intan langsung menyadari bahwa Rey sebenarnya adalah seorang perempuan. Kejadian ini membuatnya menangis dan melaporkan hal tersebut kepada orang tuanya.
Sebelum pernikahan siri berlangsung, Rey memberikan janji-janji manis kepada Intan. Ia mengatakan bahwa Intan akan tinggal di rumah mewah dengan mobil Lamborghini yang telah dipesan oleh pelaku. Selain itu, Rey juga mengajak Intan untuk bepergian ke Thailand dan memaksa korban untuk segera membuat paspor sebelum pernikahan dilangsungkan.
Intan juga mengungkapkan bahwa Rey berjanji akan membawanya menikah di hotel bintang lima di Kota Malang. Bahkan, pelaku sempat menyebutkan bahwa Ivan Gunawan akan menjadi MUA atau make up artist dalam acara pernikahan tersebut. Selain itu, Rey juga mengatakan bahwa baju pernikahan akan dibuat oleh Ivan Gunawan sendiri.
Selain itu, Rey juga mengiming-imingi korban dengan undangan beberapa artis ternama seperti Judika, Adela, hingga NDX AKA sebagai bintang tamu. Pada saat itu, Intan merasa percaya karena pelaku berbicara dengan percaya diri. Bahkan, ia sempat melihat video di ponsel Rey yang menunjukkan bahwa Rey membeli mobil Lamborghini.
Tidak hanya itu, pelaku juga sesumbar tentang rencana membeli rumah besar yang lokasinya tidak jauh dari rumah Intan. Rumah tersebut akan digunakan oleh keduanya setelah menikah. Hal ini membuat keluarga korban tidak curiga.
Setelah identitas Rey terbongkar, pelaku memberikan alasan bahwa ia akan melakukan operasi kelamin sebelum akhirnya kabur. Kasus ini kini sedang ditangani oleh Polresta Malang Kota. Korban mengalami trauma mendalam dan memilih menempuh jalur hukum setelah adanya ancaman dari pihak terlapor.







