Kesiapan Miguel Pereira untuk Laga Semifinal Piala Presiden 2026
Miguel Pereira, penyerang sayap asal Portugal, menegaskan kesiapan dirinya untuk tampil maksimal dalam laga semifinal Piala Presiden 2026 yang akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8/2026) malam WIB. Persebaya Surabaya akan menghadapi Arema FC dalam pertandingan yang diprediksi sangat sengit.
Pemain berusia 27 tahun itu ingin membantu Green Force menjaga momentum setelah meraih tiga kemenangan beruntun di fase grup. Persebaya Surabaya melangkah ke semifinal dengan status juara Grup B setelah menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan. Tim-tim seperti Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC menjadi tiga lawan yang berhasil dikalahkan oleh Persebaya.
Sementara itu, Arema FC datang sebagai runner-up Grup A dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan. Kondisi ini membuat duel antara kedua tim diprediksi berlangsung sengit karena sama-sama memiliki ambisi besar untuk melanjutkan perjalanan di Piala Presiden 2026.
Piala Presiden sebagai Turnamen Penting
Miguel Pereira menilai bahwa meskipun Piala Presiden merupakan turnamen pramusim, hal tersebut tidak mengurangi motivasi pemain Persebaya Surabaya untuk tampil maksimal. Setiap pertandingan tetap menjadi kesempatan bagi tim untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus mempertahankan tren positif yang sudah terbentuk sejak fase grup.
“Piala Presiden memang merupakan turnamen pramusim, tetapi kami tetap ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Fokus kami saat ini adalah memaksimalkan pemulihan agar seluruh pemain siap menghadapi laga melawan Arema FC,” ujar Miguel, Senin (3/8/2026).
Ia juga menyadari waktu pemulihan menuju semifinal cukup penting bagi Persebaya Surabaya. Apalagi, Green Force baru saja menjalani pertandingan ketiga Grup B melawan Port FC sebelum memastikan tiket ke babak empat besar. Kemenangan atas Port FC menjadi tambahan modal kepercayaan diri bagi Miguel dan rekan-rekannya.
Menghadapi Arema FC yang Berbeda
Miguel Pereira juga memahami bahwa pertandingan melawan Arema FC memiliki atmosfer berbeda dibandingkan laga fase grup. Karena itu, ia meminta seluruh pemain menjaga konsentrasi sejak menit pertama.
“Kami tahu pertandingan melawan Arema adalah laga besar di Indonesia. Meski ini pramusim, kami ingin terus menjaga momentum kemenangan,” katanya.
Duel Persebaya Surabaya kontra Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi ujian berikutnya bagi Green Force setelah melewati fase grup dengan sempurna. Arema FC yang mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan juga memiliki kualitas untuk memberikan tekanan kepada tim asuhan Bernardo Tavares.
Situasi tersebut membuat kesiapan fisik dan mental menjadi faktor penting. Miguel Pereira pun menilai pemulihan pemain harus berjalan optimal agar Persebaya Surabaya bisa tampil dengan energi maksimal ketika pertandingan semifinal dimulai.
Gol Pertama Membawa Kepercayaan Diri
Miguel Pereira datang ke semifinal dengan tambahan kepercayaan diri setelah mencetak gol perdananya bersama Persebaya Surabaya. Gol tersebut lahir ketika Green Force menghadapi Port FC pada pertandingan terakhir Grup B Piala Presiden 2026.
Meski baru saja membuka rekening golnya, Miguel tidak ingin menjadikan pencapaian individu sebagai fokus utama. Pemain asal Portugal itu lebih memilih menempatkan kepentingan Persebaya Surabaya di atas ambisi pribadi.
“Bagi saya, yang paling penting adalah kemenangan tim. Sejauh ini kami sudah meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan, dan tentu kami ingin mempertahankan tren positif tersebut,” jelasnya.
Catatan tiga kemenangan dari tiga laga menjadi bukti kuat momentum Persebaya Surabaya menjelang semifinal. Miguel pun berharap tren tersebut tidak berhenti ketika Green Force bertemu Arema FC dalam pertandingan yang menentukan langkah menuju partai puncak.
Siap Berlari dan Menekan Lawan
Miguel Pereira memastikan dirinya siap memberikan seluruh kemampuan untuk membantu Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC. Pemain berusia 27 tahun itu bahkan siap menjalankan berbagai tugas yang dibutuhkan tim selama berada di lapangan.
“Saya selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk tim. Saya akan bekerja keras, membantu rekan-rekan, berlari, menekan lawan, dan melakukan apa pun yang dibutuhkan di lapangan,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan kesiapan Miguel Pereira untuk mengutamakan kebutuhan kolektif Persebaya Surabaya. Dengan pengalaman tampil di tiga pertandingan fase grup dan tambahan satu gol, kontribusinya kembali dibutuhkan saat Green Force menghadapi Arema FC.
Pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 akan menjadi kesempatan bagi Persebaya Surabaya untuk memperpanjang catatan sempurna sekaligus membuktikan kekuatan tim menghadapi rival sesama klub besar Jawa Timur. Miguel Pereira dan seluruh pemain Green Force kini hanya memiliki satu tujuan, yakni tampil maksimal dan membawa Persebaya Surabaya meraih kemenangan.






