Prestasi Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Harkat Negeri di Tingkat Internasional
Beberapa mahasiswa Program Studi D4 Teknik Informatika Universitas Harkat Negeri kembali menorehkan prestasi yang menggembirakan di ajang internasional. Dua tim dari universitas tersebut berhasil meraih juara pertama dan kedua dalam International Innovation Technology Expo (IITE) 2026, sebuah kompetisi inovasi teknologi yang diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) bersama Politeknik Indonusa Surakarta pada Kamis, 30 Juli 2026 secara daring.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu berkompetisi di tingkat global dengan inovasi teknologi yang memadukan kreativitas dan kemampuan teknis. Berikut adalah rincian inovasi yang berhasil memenangkan kompetisi tersebut:
Juara 1: WEATHORA – Platform Intelijen Bencana Berbasis WebGIS
Tim yang terdiri dari Karel Trisnanto Utomo, Faisal Arrahman Pratama, Ilham Hadi Wicaksono, dan Dodi meraih juara pertama melalui inovasi “WEATHORA: Dual-AI Integrated WebGIS Platform for Climate Anomaly Forecasting and Disaster Mitigation Intelligence”. Produk ini termasuk dalam kategori Ready-Made Product.
WEATHORA dirancang sebagai platform intelijen bencana berbasis Web-based Geographic Information System (WebGIS) yang mampu memberikan peringatan dini terhadap ancaman hidrometeorologi secara hiperlokal. Teknologi Dual-AI digunakan untuk meningkatkan akurasi prediksi risiko bencana. Algoritma CatBoost digunakan untuk memetakan tingkat kerawanan cuaca ekstrem ke dalam status Aman, Waspada, Siaga, dan Awas. Sementara itu, model Bidirectional Long Short-Term Memory (BiLSTM) digunakan untuk memproyeksikan tren kejadian bencana di masa mendatang.
Platform ini juga dilengkapi fitur pendukung seperti Sky-Scan, yang menggunakan Computer Vision untuk mendeteksi formasi awan berbahaya melalui kamera pengguna. Selain itu, WEATHORA menyediakan kalkulator risiko dinamis dan katalog literasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.
Juara 2: Maca Aksara – Penerjemah Aksara Jawa Berbasis AI
Tim Naelanisa Aprilia Khumaedi, Andira Finna Nareswari, Vaena Miftakhur Risko, dan Nissa Intan Nurani meraih juara kedua dengan inovasi “Maca Aksara: Penerjemah Aksara Jawa Berbasis Kecerdasan Buatan”.
Maca Aksara merupakan platform klasifikasi dan transliterasi aksara Jawa berbasis Web-OCR (Optical Character Recognition). Teknologi kecerdasan buatan digunakan untuk mengenali karakter aksara Jawa dari dokumen tulisan tangan maupun hasil tangkapan kamera secara real-time, lalu mengubahnya ke dalam bentuk teks yang dapat dibaca.
Platform ini dilengkapi pemrosesan citra untuk meningkatkan akurasi pengenalan karakter, fitur transliterasi otomatis, visualisasi rincian hasil pembacaan, serta basis data kamus untuk meminimalkan kesalahan hasil klasifikasi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran sekaligus pelestarian aksara Jawa.
Tanggapan dari Tim dan Pengajar
Karel Trisnanto Utomo mengatakan bahwa keikutsertaan dalam kompetisi ini menjadi kesempatan untuk menguji inovasi yang mereka kembangkan di hadapan juri dan peserta dari berbagai latar belakang. Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat menghasilkan produk teknologi yang tidak hanya berbasis teori, tetapi memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi solusi nyata.
Naelanisa Aprilia Khumaedi menambahkan bahwa pencapaian juara kedua menjadi dorongan untuk terus menyempurnakan Maca Aksara agar dapat digunakan secara lebih luas. Ia berharap platform ini tidak berhenti sebagai prototype, tetapi benar-benar dapat membantu masyarakat dalam mengenal, mempelajari, dan melestarikan aksara Jawa melalui teknologi.
Kepala Program Studi D4 Teknik Informatika Universitas Harkat Negeri, Dyah Apriliani, mengapresiasi capaian kedua tim mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan teknologi sekaligus mengintegrasikan kreativitas, kompetensi, dan pemecahan masalah ke dalam produk inovatif.
Dua capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Program Studi D4 Teknik Informatika Universitas Harkat Negeri dalam mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya teknologi yang aplikatif, inovatif, dan memiliki dampak bagi masyarakat.







