ONE Championship kembali menggelar pertandingan di Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand, pada Jumat, 10 April. Acara ini merupakan gelaran eksklusif bagi anggota The Inner Circle dan bisa disaksikan melalui live.onefc.com.
Sebelum digelarnya ONE Friday Fights 150 dan ONE Fight Night 42 yang akan berlangsung beberapa jam setelahnya, ada pertandingan menarik yang akan memperebutkan Gelar Dunia ONE Lightweight Kickboxing. Di partai utama, Regian Eersel, seorang striker legendaris dari Suriname, akan melawan Rungrawee Sitsongpeenong, salah satu petarung kidal paling berbahaya dari Thailand. Sementara itu, di partai pendamping utama, dua Juara Dunia Rajadamnern Stadium akan bertarung dalam duel strawweight Muay Thai yang dinilai sebagai laga terbaik malam itu.
Gelar Dunia ONE Lightweight Kickboxing yang saat ini kosong menjadi fokus utama. Regian Eersel, yang dikenal dengan julukan “The Immortal”, telah enam kali meraih gelar dunia dalam kategori tersebut serta empat kali menjadi Juara Dunia ONE Lightweight Muay Thai. Totalnya, ia memiliki 10 sabuk juara dunia di dua disiplin olahraga tersebut. Eersel dikenal dengan gaya kickboxing yang agresif, dengan jab tajam untuk mengontrol jarak, serangan tubuh efektif, serta permainan lutut kelas elite baik saat berdiri maupun melompat. Ia datang dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan knockout ronde pertama atas George Jarvis di ONE Fight Night 34.
Di sisi lain, Rungrawee Sitsongpeenong adalah petarung yang meraih kesempatan ini melalui perjalanan panjang. Petarung berusia 30 tahun ini memiliki rekor 158-48 dalam pertandingan Muay Thai dan kickboxing. Ia dikenal dengan straight kiri tajam serta low kick kiri yang sulit diantisipasi. Dengan footwork dan kemampuan membaca jarak yang baik, ia tetap berbahaya baik saat menyerang maupun bertahan. Di bawah bimbingan kamp Yodwicha Por Boonsit, kemampuan kickboxing-nya semakin berkembang, dengan hanya satu kekalahan dalam 18 laga kickboxing. Pada 10 April, “Legatron” akan menjalani laga terbesar dalam kariernya.
Di partai pendamping utama, Isaac Mohammed akan menghadapi Rittidet Lukjaoporongtom dalam duel strawweight Muay Thai yang mempertemukan dua juara Rajadamnern Stadium. Mohammed, petarung Prancis-Aljazair berusia 20 tahun, dikenal dengan gaya muay boo yang agresif dan serangan siku yang sangat berbahaya. Ia juga efektif dengan tendangan rendah ke kedua kaki lawan, tendangan badan baik saat menyerang maupun counter, serta dominan di clinch dengan serangan siku. Ia meraih gelar dunia Rajadamnern Stadium pada usia 17 tahun dan mencatat sembilan kemenangan beruntun dengan lima kemenangan knockout.
Sementara itu, Rittidet, petarung kidal berusia 21 tahun asal Buriram, memiliki rekor 76-22 dalam pertandingan Muay Thai. Ia pernah meraih gelar dunia Rajadamnern Stadium pada usia 15 tahun. Rittidet dikenal dengan pukulan cepat dan feint untuk membuka ruang bagi tendangan kiri andalannya. Ia juga tajam di clinch dengan siku dan lutut lurus, serta memiliki footwork yang membuatnya sulit ditebak.
Berikut daftar laga yang akan digelar pada acara The Inner Circle:
- Regian Eersel vs. Rungrawee Sitsongpeenong — Kejuaraan Dunia ONE Lightweight Kickboxing
- Isaac Mohammed vs. Rittidet (Muay Thai – strawweight)
- Elies Abdelali vs. Hicham Zerouali (Muay Thai – featherweight)
- Kaokarat Sor Tienpo vs. Logan Chan (Muay Thai – bantamweight)
- Hero Marco Manguray vs. Kota Abe (MMA – lightweight)







