Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 14 Juni 2026
    Trending
    • Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya
    • Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan
    • Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?
    • Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda
    • Renungan Katolik: Kekayaan di Mata Allah, Senin 8 Juni 2026
    • 5 Alasan Orang Kelelahan Akibat Gangguan Tidur
    • Asal Usul Tengkleng: Dari Gembreng Jadi Masakan Khas Solo
    • Jaga Keamanan Saat Liburan: 5 Tips Solo Travel Pertama untuk Wanita
    • Harga dan Buyback Emas Pegadaian 8 Juni 2026: Galeri 24, Antam, UBS
    • 5 Kekacauan Internasional: Pembunuhan WNI di Hokkaido dan Demo di Korea Selatan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Dari Subang ke Istanbul: Mimpi Pelajar Jawa Barat Meraih Dunia Global

    Dari Subang ke Istanbul: Mimpi Pelajar Jawa Barat Meraih Dunia Global

    adm_imradm_imr26 Januari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Antusiasme Pelajar Indonesia untuk Kuliah di Turki Terus Meningkat

    BANDUNG, Infomalangraya.com

    Antusiasme pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, khususnya ke Turkiye (Turki), terus menunjukkan tren peningkatan. Selain kedekatan kultural, standar pendidikan tinggi yang mengadopsi sistem Eropa menjadi daya tarik utama bagi para siswa untuk melintasi batas geografis demi ilmu pengetahuan.

    Suasana riuh menyelimuti ruang pertemuan di Hotel Crowne Plaza, Bandung. Ribuan siswa SMA dari berbagai penjuru Jawa Barat memadati Turkish Universities Fair 2026. Di antara kerumunan itu, tampak Wica (18), siswi SMA Darul Fallah Subang, yang tekun menyimak penjelasan dari perwakilan salah satu universitas. Bagi Wica, Turki bukan sekadar destinasi wisata, melainkan laboratorium besar untuk mewujudkan cita-citanya. Ia membidik jurusan teknik mesin—sebuah pilihan yang lahir dari ketertarikannya melihat dinamika permesinan di lingkungan tempat tinggalnya.

    “Sekolah memberikan edukasi tentang peluang kuliah di luar negeri, dan Turki adalah salah satu yang paling menarik. Saya ingin melihat lebih luas bagaimana ilmu teknik dikembangkan di sana,” ujar Wica ditemui, Senin (26/1/2026).

    Hal serupa dirasakan oleh Anggi Nuraeni dan Ica Sabrina, dua siswi asal SMA Kasomalang Subang. Meski mengaku masih dalam tahap menjajaki peluang, keduanya mulai menggali informasi detail mengenai syarat bahasa dan ketersediaan jurusan arsitektur serta kewirausahaan. “Kami datang karena ada undangan ke sekolah. Ternyata pilihannya banyak, dan kami bisa langsung bertanya apakah kuliahnya nanti menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Turki,” kata Anggi.

    Jembatan Akademik dan Standar Eropa

    Pameran yang memasuki tahun kelima penyelenggaraannya ini menghadirkan lebih dari 25 universitas terkemuka dari Turkiye. Atase Pendidikan Kedutaan Besar Turkiye di Indonesia, Selman Ozdan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan platform dialog strategis untuk memperkuat jejaring akademik antarnegara.

    “Siswa tidak perlu lagi mendaftar secara daring tanpa panduan. Di sini, mereka bisa berkonsultasi langsung, tatap muka, mengenai persyaratan dan pendaftaran,” kata Selman. Menurut Selman, pilihan jurusan favorit yang dibidik pelajar Indonesia umumnya berada di sektor STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Turki menjadi magnet karena telah mengadopsi Bologna Process, yang memastikan kurikulum universitas di sana setara dengan standar Eropa.

    Saat ini, terdapat sekitar 350.000 mahasiswa internasional yang menempuh studi di Turki. Presiden Recep Tayyip Erdogan menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 500.000 mahasiswa. Khusus untuk Indonesia, arus keberangkatan mahasiswa menunjukkan kenaikan konsisten sebanyak 1.000 hingga 2.000 orang setiap tahunnya.

    Kolaborasi Strategis di Kota Pendidikan

    Bandung dipilih sebagai lokasi pameran karena reputasinya sebagai kota pendidikan dengan basis sekolah menengah atas dan universitas berkualitas tinggi. Selman menyebutkan, acara ini juga menjadi ruang bagi forum University-to-University (U2U) untuk menjajaki kolaborasi antara kampus di Turki dengan institusi lokal seperti ITB.

    “Hubungan bilateral, kedekatan budaya, dan kesamaan nilai agama membuat pelajar Indonesia merasa nyaman memilih Turki,” tambahnya. Pendiri Edutolia Education, Ibrahim Albayrak, menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses informasi pendidikan yang kredibel. Pengalaman selama 12 tahun menyelenggarakan pameran serupa di berbagai negara, mulai dari Kazakhstan hingga Nigeria, menjadi modal untuk membantu pelajar Indonesia menjangkau pendidikan berkualitas.

    Sebagai bentuk dukungan nyata, penyelenggara juga menyediakan apresiasi berupa tiket penerbangan Jakarta–Istanbul bagi calon mahasiswa terpilih melalui dukungan Turkish Airlines. Pameran ini menjadi bukti bahwa di tengah globalisasi, jarak fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi putra-putri daerah, seperti dari Subang, untuk memimpikan bangku kuliah di jantung peradaban yang menghubungkan Asia dan Eropa.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    HWDI NTB: Puskesmas Dibangun, Fasilitas Disabilitas Terabaikan

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Beasiswa UKT Bontang 2026 Masih Terbuka, Daftar dan Syaratnya

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Berita Terpopuler: Penggusuran di SDN Wolomoni Ende, Warga Empat Desa Merasa Dibuang Pemda

    By adm_imr13 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026

    Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?