Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Liga Primer Inggris pecahkan rekor belanja transfer, tembus Rp81,7 triliun

    5 September 2026

    Contoh Soal HOTS Biologi Kelas 12 SMA Materi Bab 2 Genetik dan Pewarisan Sifat Kurikulum Medeka 2026

    4 September 2026

    Jadwal & harga tiket bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Senin (31/8), cek!

    4 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 5 September 2026
    Trending
    • Liga Primer Inggris pecahkan rekor belanja transfer, tembus Rp81,7 triliun
    • Contoh Soal HOTS Biologi Kelas 12 SMA Materi Bab 2 Genetik dan Pewarisan Sifat Kurikulum Medeka 2026
    • Jadwal & harga tiket bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Senin (31/8), cek!
    • Komposisi andalan Persija Jakarta asuhan Shin Tae-yong: sarat intensitas dengan ketahanan fisik
    • Eks Konsultan Nadiem minta tolong Prabowo, usai banding hukumannya diperberat jadi 5 tahun penjara
    • Jadwal & harga tiket bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Sabtu (29/8), cek!
    • 7 tips olahraga pagi agar tubuh gak kaget dan cepat lelah
    • 20 soal UH ekonomi kelas 11 SMA semester 1 Kurikulum Merdeka 2026, lengkap dengan kunci jawaban
    • Jadwal & harga tiket bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Jumat (28/8), cek!
    • Yuki Yoza dan Nabil Anane siap beradu di laga bantamweight kickboxing ONE SAMURAI 4
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Otomotif»Desain Berbasis Manusia Jadi Ciri Khas Subaru Hadapi Persaingan Otomotif Indonesia

    Desain Berbasis Manusia Jadi Ciri Khas Subaru Hadapi Persaingan Otomotif Indonesia

    adm_imradm_imr25 Januari 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pendekatan Human-Centric Design yang Membentuk Identitas Subaru

    Di tengah pasar otomotif Indonesia yang semakin dinamis dengan berbagai inovasi teknologi, Subaru memilih untuk menawarkan pendekatan yang berbeda. Merek asal Jepang ini menegaskan bahwa fokus utamanya bukan sekadar kecanggihan teknologi, melainkan pengalaman manusia di balik kemudi. Filosofi ini dikenal sebagai human-centric design, yang menempatkan kebiasaan, kenyamanan, dan keselamatan pengemudi sebagai titik awal dalam pengembangan produk.

    Executive General Manager Subaru Indonesia, Adrian Quintano, menjelaskan bahwa sejak awal, Subaru dirancang dengan cara pandang manusia sebagai pusatnya. Menurutnya, setiap detail mobil Subaru lahir dari pemahaman terhadap perilaku dan kebutuhan pengendara. Hal ini membuat mobil yang baik bukan hanya terlihat canggih, tetapi juga terasa alami saat digunakan.

    “Yang dimulai di Subaru, penekatannya adalah tentang manusia. Mulai dari habitnya manusia, jadi sehingga ketika orang bawa Subaru, itu mereka lebih nyaman,” ujar Adrian saat berkunjung ke kantor Infomalangraya.com, Jumat (23/1/2025).

    Pendekatan tersebut tercermin dari berbagai aspek sederhana namun krusial, mulai dari posisi duduk hingga kemudahan visibilitas. Bahkan karakter SUV Subaru tetap dibuat ramah dan tidak terasa mengintimidasi saat dikendarai.

    “Contohlah dari hal-hal kecil, ground clearance Subaru itu walaupun 120 mm ketika orang naik, itu nggak kerasa kayak naik mobil tinggi, sangat nyamanlah,” kata Adrian.

    Menurut Adrian, perhatian terhadap detail tersebut berakar dari budaya Jepang yang sangat menekankan kenyamanan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Filosofi itu kemudian diterjemahkan Subaru ke dalam desain dan rekayasa kendaraan.

    “Jadi hal-hal kecil yang dipikirin oleh orang Jepang itu memang untuk kenyamanan manusia,” ucapnya.

    Salah satu ciri khas Subaru adalah visibilitas kokpit yang luas, yang terinspirasi dari dunia penerbangan. Aspek ini dinilai berkontribusi langsung terhadap keselamatan dan rasa percaya diri pengemudi.

    “Ketika kita masuk ke mobil di Subaru, itu visibilitas kokpitnya sangat bagus. Terinspirasi dari desain pesawat,” tutur Adrian.

    Di sisi lain, Subaru juga dikenal tidak terburu-buru mengadopsi teknologi yang belum terbukti. Bagi merek ini, inovasi harus melewati proses pengujian menyeluruh agar tetap aman dan relevan dalam jangka panjang.

    “Dan ketika teknologi itu belum proven, itu tidak akan diwujudkan oleh Subaru,” ujarnya.

    Prinsip tersebut membuat Subaru masih mempertahankan teknologi yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini. Pendekatan konservatif ini justru menjadi pembeda di tengah tren elektrifikasi dan digitalisasi yang agresif.

    “Jadi kita memang memilih teknologi yang konvensional, yang kita yakin bisa dipakai ke jangka panjang,” kata Adrian.

    Pendekatan jangka panjang itu tercermin dari tingkat loyalitas konsumen Subaru di berbagai pasar global. Di Amerika Serikat, angka repeat purchase Subaru disebut mencapai lebih dari 60 persen.

    “Kalau kita lihat di Amerika itu, orang yang repeat purchase Subaru itu lebih dari 62 persen. Artinya dari 10 orang yang beli, 6 itu beli lagi,” ungkap Adrian.

    Pola serupa mulai terlihat di Indonesia, seiring bertambahnya konsumen yang kembali membeli Subaru setelah pengalaman pertama. Loyalitas ini dinilai muncul karena kepercayaan terhadap karakter dan nilai merek.

    “Once kita udah coba Subaru, pasti akan nambah lagi. Cukup banyak populasi orang yang awalnya beli satu, kemudian dibeli lagi,” katanya.

    Dari sisi pemasaran, tantangan Subaru di Indonesia justru terletak pada edukasi merek. Banyak konsumen masih mengenal Subaru sebatas citra balap tanpa memahami keunggulan fundamentalnya.

    “Saya tahu awalnya Subaru itu balapan aja gitu,” ujar General Manager Marketing, PR, and CRM Subaru Indonesia, Irhan Farhan.

    Menurut Irhan, Subaru berupaya menyampaikan pesan bahwa kekuatan merek ini terletak pada teknologi inti yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan. Mulai dari Boxer Engine, Symmetrical All-Wheel Drive, hingga platform global Subaru.

    “Subaru dengan core teknologi ada Boxer engine, Symmetrical all-wheel drive, global platform, dan EyeSight, kita membawa value untuk customer, safety dan comfort,” jelas Irhan.

    Bahkan dalam pengembangan produk, Subaru disebut rela mengesampingkan tren demi menjaga karakter berkendara. Keputusan ini diambil jika teknologi baru berpotensi mengganggu aspek keselamatan.

    “Kenapa nggak model ini ada hybrid-nya? Karena setelah di trial, mengganggu handling dan safety-nya,” kata Irhan.

    Dengan filosofi human-centric design, fokus pada keselamatan, serta pendekatan jangka panjang, Subaru menegaskan posisinya sebagai alternatif berbeda di pasar otomotif Indonesia. Bagi Subaru, membangun kepercayaan dan pengalaman berkendara dinilai jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti tren.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Apakah Sunroof Tingkatkan Suhu Mobil? Ini Jawabannya

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026 Guncang Sidoarjo dengan 8 Kelas Kompetitif

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Rekomendasi motor matic harian, gaya dan canggih mulai Rp20 jutaan

    By adm_imr25 Agustus 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Liga Primer Inggris pecahkan rekor belanja transfer, tembus Rp81,7 triliun

    5 September 2026

    Contoh Soal HOTS Biologi Kelas 12 SMA Materi Bab 2 Genetik dan Pewarisan Sifat Kurikulum Medeka 2026

    4 September 2026

    Jadwal & harga tiket bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Senin (31/8), cek!

    4 September 2026

    Komposisi andalan Persija Jakarta asuhan Shin Tae-yong: sarat intensitas dengan ketahanan fisik

    4 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?