Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Mantan Manajer Kecewa dengan Perubahan Sikap Sarwendah di Tengah Konflik dengan Ruben

    10 Juni 2026

    Awal pertemuan Dandi dan nenek 63 tahun di Tulungagung, nikah dengan mahar 200 ribu, kades terkejut

    10 Juni 2026

    Bagaimana NFP Mempengaruhi Harga Emas? 4 Dampak Penting yang Perlu Kamu Ketahui

    10 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 10 Juni 2026
    Trending
    • Mantan Manajer Kecewa dengan Perubahan Sikap Sarwendah di Tengah Konflik dengan Ruben
    • Awal pertemuan Dandi dan nenek 63 tahun di Tulungagung, nikah dengan mahar 200 ribu, kades terkejut
    • Bagaimana NFP Mempengaruhi Harga Emas? 4 Dampak Penting yang Perlu Kamu Ketahui
    • Widya ASN Korban Jambret Meninggal Setelah Koma Empat Hari
    • 27 Ide Aktivitas Tahun Baru Islam 1448 H yang Islami dan Edukatif
    • Jika Pernah Berpura-pura Sakit, Mungkin Anda Miliki 9 Kepribadian Ini Menurut Psikologi
    • Gelar Haji, Simbol Kekuasaan, dan Strata Sosial
    • Pemkab Sanggau Lakukan Evaluasi Peraturan Daerah 2026
    • Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juni 2026: Rute & Harga Tiket Lengkap
    • 5 cara membuat lampion dari botol bekas, sederhana dan hemat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Doa Iftitah Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahan

    Doa Iftitah Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahan

    adm_imradm_imr9 Juni 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Hukum Membaca Doa Iftitah

    Sebelum mengetahui doa iftitah lengkap: Arab, latin, dan artinya, terlebih dahulu perlu kamu ketahui hukum membaca doa iftitah. Dalam salat, hukum membaca doa iftitah adalah sunah. Hal itu merujuk pada hadis Abu Hurairah berikut ini.

    “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika salat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa iftitah)” (Muttafaqun ‘alaih)

    Hukum sunah bacaan iftitah disebut dalam kitab Al Adzkar oleh Imam Nawawi sebagai berikut.
    “Ketahuilah bahwa semua doa-doa ini hukumnya mustahabbah (sunnah) dalam salat wajib maupun salat sunah” (Al Adzkar, 1/107).

    Meski demikian, tidak sempurna rasanya jika salat tanpa membaca doa iftitah. Sebab, di dalamnya mengandung pujian untuk kebesaran Allah SWT. Doa iftitah juga memiliki banyak keutamaan lainnya di antaranya membuka pintu-pintu langit, mengakui keesaan Allah SWT, dan tergolong orang yang bersyukur.

    Macam-macam Doa Iftitah

    Berdasarkan riwayat yang sahih, ada beberapa macam doa iftitah yang dibaca oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan sahabat-sahabatnya. Meski ada banyak macam doa iftitah, tetapi kamu tidak harus menghafalkan semuanya. Kamu cukup memilih satu bacaan iftitah saja ketika salat. Bacaan ini hanya kamu baca saat rakaat pertama salat secara pelan. Namun jika kamu tertinggal dalam salat jamaah, maka salat pun tetap sah hukumnya. Selain salat wajib, bacaan iftitah bisa diucapkan untuk semua salat kecuali salat jenazah.

    Berikut adalah macam-macam doa iftitah yang bisa kamu baca.

    Doa Iftitah Riwayat Abu Hurairah

    Doa iftitah lengkap: Arab, latin, dan artinya yang pertama ini biasa dibaca oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam salat fardhu. Doa yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. ini dianggap lebih kuat oleh banyak ulama. Bacaannya pun cukup pendek sehingga mudah dihafalkan.

    اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ

    Allahumma baa’id bainii wabaina khothooyaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii minal khothooyaa kamaa yunaqqots-tsaubul abyadlu minad-danas. Allahummaghsil khothooyaaya bilmaa-i wats-tsalji walbarodi.

    Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin.” (HR.Bukhari 2/182, Muslim 2/98)

    Doa Iftitah Riwayat Ali bin Abi Thalib

    Doa ini biasa dibaca Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam salat fardhu maupun sunah. Namun menurut hadis, doa ini sering dibaca Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam saat salat malam. Sebab, bacaannya lebih panjang sehingga akan lebih khusyu dibaca di malam hari yang terang.

    وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا، وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي، وَنُسُكِي، وَمَحْيَايَ، وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ، اللهُمَّ أَنْتَ الْمَلِكُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْتَ رَبِّي، وَأَنَا عَبْدُكَ، ظَلَمْتُ نَفْسِي، وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي جَمِيعًا، إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، وَاهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ، لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِي يَدَيْكَ، وَالشَّرُّ لَيْسَ إِلَيْكَ، أَنَا بِكَ وَإِلَيْكَ، تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

    Wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samaawati wal ardhi haniifan muslimau waamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaati wa nusuuki wamahyaaya wamamaati lillahirobbil ‘aalamiin. Laa syarikalahu wabidzalika umirtu wa ana minal muslimin. Allahumma antal maliku laa ilaaha illa anta, anta rabbi wa anaa abduka dzolamtu nafsii wa taraftu bidzanbii jamii’a. Innahu laa yaghfiru dzunuuba illa anta. Wahdinii liahsanil akhlaqii, laa yahdi liahsaniahaa illa anta. Washrif ‘anni, sayyiahaa la yashrifu ‘annii sayyiahaa illa anta. Labbaika wasa’daika walkhairu kulluhu fiyadaika. Wassyaru laisa ilaika, wa anna bika walaika. Tabaraka wata’aalaita. Astagfiruka wa atuubu ilaika.

    Artinya: “Aku hadapkan wajahku kepada Zat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik. Sesungguhnya salatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagiNya. Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri. Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada Illah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji. Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hambaMu. Aku telah menzhalimi diriku sendiri dan akui dosa-dosaku. Karena itu ampunilah dosa-dosaku semuanya. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa melainkan Engkau. Tunjukilah aku akhlak yang paling terbaik. Tidak ada yang dapat menunjukkannya, melainkan hanya Engkau. Jauhkanlah akhlak yang buruk dariku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup menjauhkannya melainkan hanya Engkau. Akan aku patuhi segala perintah-Mu, dan akan aku tolong agama-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu. Sedangkan keburukan tidak datang dari Mu. Orang yang tidak tersesat hanyalah orang yang Engkau beri petunjuk. Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Tidak ada keberhasilan dan jalan keluar kecuali dari Mu. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Kumohon ampunan dariMu dan aku bertaubat kepadaMu.” (HR. Muslim 2/185 – 186)

    Doa Iftitah Riwayat Ibnu Umar

    Doa iftitah lengkap: Arab, latin, dan artinya selanjutnya ini lebih pendek dari kedua bacaan sebelumnya. Doa ini sangat mudah dihafalkan dan banyak digunakan untuk doa iftitah salat sunah.

    اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً

    Allaahu akbar kabiiraa wal-hamdu lillaahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa

    Artinya: “Allah maha besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.” (HR. Muslim, No 99)

    Doa ini didasarkan pada hadis Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam yang menceritakan bahwa ibnu Umar berkata: suatu ketika kami sholat bersama Rasulullah, salah seorang berkata:
    “Allahu Akbar kabiro, walhamdu lillahi katsiro, wasubhanallahi bukrotaw wa ashila.”
    Kemudian Rasulullah bertanya : “siapa yang mengucapkannya tadi?”, maka orang tadi menjawab “ saya ya Rasulullah”, kemudian Rasulullah berkata : telah dibukakan pintu langit (keberkahan) kepadanya. Setelah mendengar hal itu aku tidak pernah berhenti mengucapkannya. Hadits ini diriwayatkan Imam Muslim, Imam Tirmidzi, dan Imam An Nasa’i.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    27 Ide Aktivitas Tahun Baru Islam 1448 H yang Islami dan Edukatif

    By adm_imr10 Juni 20261 Views

    Renungan Katolik Rabu, 3 Juni 2026: Allah Sang Pencipta Hidup

    By adm_imr9 Juni 20261 Views

    25 Jawaban Soal Ujian Alquran Hadist Kelas 2 MI SD Terbaru 2026/2027

    By adm_imr9 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Mantan Manajer Kecewa dengan Perubahan Sikap Sarwendah di Tengah Konflik dengan Ruben

    10 Juni 2026

    Awal pertemuan Dandi dan nenek 63 tahun di Tulungagung, nikah dengan mahar 200 ribu, kades terkejut

    10 Juni 2026

    Bagaimana NFP Mempengaruhi Harga Emas? 4 Dampak Penting yang Perlu Kamu Ketahui

    10 Juni 2026

    Widya ASN Korban Jambret Meninggal Setelah Koma Empat Hari

    10 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?