Amalan untuk Menjauhi Perbuatan Zalim dalam Islam
Islam mengajarkan berbagai amalan yang dapat membantu umat Muslim menjauhi sifat zalim. Beberapa amalan tersebut meliputi memperbanyak istighfar, menjaga salat, membaca Al-Qur’an, serta memohon ampun kepada Allah SWT. Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk berlaku adil, mengembalikan hak orang lain, memperbanyak sedekah, dan bergaul dengan orang saleh.
Muhasabah atau introspeksi diri setiap hari sangat penting dilakukan agar segera menyadari dan memperbaiki kesalahan. Semua amalan tersebut membantu membentuk akhlak yang mulia dan menjauhkan diri dari kezaliman. Orang yang zalim merupakan perbuatan tercela yang dilarang oleh Allah SWT. Kementerian Agama menjelaskan bahwa kata “zalim” disebutkan sebanyak 289 kali di dalam Alquran. Zalim bisa bermakna kejam, bengis, kasar, jahat, tercela, keji, jahil, dan sebagainya.
Di antara banyaknya kezaliman, ada tiga kezaliman yang harus dihindari oleh setiap Muslim. Pertama, yaitu zalim kepada Allah SWT karena kufur, menyekutukan Allah SWT, mendustakan Allah SWT, dan Rasul-Nya. Kezaliman tersebut tidak dapat diampuni karena sudah berbuat syirik dan mengingkari Allah SWT. Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kezaliman, Allah tidak akan mengampuni mereka, dan tidak (pula) akan menunjukkan kepada mereka (jalan lurus).”
(QS An-Nisa: 168).
Zalim yang kedua adalah zalim kepada sesama manusia, seperti mencela, memfitnah, menyiksa, berlaku kejam, mengambil harta tanpa hak, dan berlaku tidak adil. Sementara itu, zalim yang ketiga adalah zalim kepada diri sendiri, baik disadari atau tidak disadari, sengaja atau tidak disengaja, misalnya mengotori pikiran dan jiwanya dengan berbuat dosa. Segala bentuk perbuatan yang melanggar perintah Allah SWT adalah perbuatan menzalimi diri sendiri.
Allah SWT berfirman yang artinya:
“Dan janganlah kamu cenderung kepada orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, sedangkan kamu tidak mempunyai seorang penolong pun selain Allah, sehingga kamu tidak akan diberi pertolongan.”
(QS. Hud: 113).
Kementerian Agama mengingatkan Muslim agar senantiasa berdoa agar dibersihkan dari segala bentuk kezaliman. Mengutip buku Kitab Doa Harian Rasulullah yang disusun A.R. Shohibul Ulum, berikut doa yang dikutip dari Alquran agar terhindar dari kezaliman.
Doa Agar Terhindar dari Orang Zalim
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Rabbana lā taj‘alnā ma‘al-qawmidh-zhālimīn.
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama orang-orang yang zalim itu.” (QS. Al-A’raf: 47)
Doa Mohon Dijauhkan dari Kejahatan Makhluk
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillāhilladzī lā yaḍurru ma‘asmihi syai’un fil-arḍi wa lā fis-samā’i wa huwas-Samī‘ul-‘Alīm.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Bahaya Berbuat Zalim
Dalam kehidupan, Muslim dianjurkan menghindari perbuatan zalim karena merugikan diri sendiri dan orang lain. Berikut bahayanya perbuatan zalim:
Mendapat Azab yang Pedih
Orang yang berbuat zalim diancam akan menerima azab yang besar dari Allah SWT apabila tidak bertobat. Ancaman ini menunjukkan bahwa kezaliman merupakan dosa besar yang mendatangkan hukuman, baik di dunia maupun di akhirat.Dijauhkan dari Rahmat Allah SWT
Kezaliman menjadi penyebab seseorang kehilangan rahmat dan kasih sayang Allah. Di akhirat kelak, permintaan maaf orang zalim tidak lagi bermanfaat apabila tidak disertai tobat dan perbaikan ketika masih hidup di dunia.Doa Orang yang Dizalimi Mudah Dikabulkan
Salah satu bahaya terbesar dari berbuat zalim adalah menghadapi doa orang yang dizalimi. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa tidak ada penghalang antara doa orang yang terzalimi dengan Allah SWT, sehingga doa tersebut sangat berpotensi dikabulkan.Bangkrut di Hari Kiamat
Orang yang menzalimi orang lain dapat mengalami kebangkrutan amal pada hari kiamat. Amal kebaikannya akan diberikan kepada orang yang pernah dizalimi sebagai bentuk penyelesaian hak, sehingga Rasulullah SAW menganjurkan agar segera meminta maaf dan menyelesaikan urusan dengan sesama sebelum datang hari pembalasan.Mendatangkan Bencana dan Kehancuran
Kezaliman tidak hanya berdampak pada pelakunya, tetapi juga dapat membawa kehancuran bagi suatu masyarakat atau negeri. Sejarah dalam Al-Qur’an menunjukkan banyak kaum yang dibinasakan karena terus-menerus melakukan kezaliman dan menolak kebenaran.
Amalan untuk Mencegah Perbuatan Zalim
Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk mencegah perbuatan zalim:
- Memperbanyak Istighfar
Istighfar merupakan salah satu amalan utama untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa, termasuk dosa akibat berbuat zalim kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Bacaan istigfar:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāha wa atūbu ilaih.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”
- Membaca Doa agar Dijauhkan dari Perbuatan Zalim
Salah satu doa terbaik untuk memohon perlindungan dari kezaliman adalah doa yang dibaca Nabi Adam AS setelah menyadari kesalahannya. Doa Nabi Adam AS:
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Rabbanā ẓalamnā anfusanā wa illam taghfir lanā wa tarḥamnā lanakūnanna minal-khāsirīn.
Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Al-A’raf: 23)
Membaca Al-Qur’an dan Mentadabburinya
Membaca Al-Qur’an tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki akhlak. Banyak ayat Al-Qur’an yang memerintahkan manusia untuk berlaku adil, jujur, menunaikan amanah, dan menjauhi segala bentuk kezaliman.Menjaga Salat Lima Waktu
Salat merupakan ibadah yang mampu membentuk karakter seorang Muslim. Orang yang menjaga salat dengan khusyuk akan lebih mudah mengendalikan hawa nafsu dan menjauhi perbuatan yang merugikan orang lain.Berlaku Adil dalam Setiap Urusan
Lawan dari kezaliman adalah keadilan. Seorang Muslim dianjurkan bersikap adil kepada siapa pun, baik kepada pasangan, anak, keluarga, teman, tetangga, rekan kerja, maupun orang yang berbeda pendapat.Segera Meminta Maaf dan Mengembalikan Hak Orang Lain
Apabila pernah berbuat zalim, jangan menunda untuk bertobat dan meminta maaf. Selain memohon ampun kepada Allah SWT, seorang Muslim juga wajib mengembalikan hak orang yang telah dizalimi, baik berupa harta, nama baik, maupun hak lainnya.Memperbanyak Sedekah dan Membantu Sesama
Sedekah melatih seseorang untuk peduli terhadap kebutuhan orang lain dan mengurangi sifat kikir maupun egois yang sering menjadi penyebab kezaliman.Memohon Perlindungan kepada Allah dari Hati yang Buruk
Kezaliman sering berawal dari penyakit hati seperti kesombongan, iri, dengki, kebencian, dan amarah yang tidak terkendali.Bergaul dengan Orang-Orang Saleh
Lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap perilaku seseorang. Bergaul dengan orang-orang saleh akan memberikan banyak nasihat, teladan, dan pengingat ketika mulai melakukan kesalahan.Muhasabah (Introspeksi) Setiap Hari
Muhasabah adalah kebiasaan mengevaluasi diri atas segala ucapan, sikap, dan perbuatan yang telah dilakukan sepanjang hari. Orang yang rutin bermuhasabah akan menyadari apabila telah menyakiti, merugikan, atau mengambil hak orang lain sehingga mendorongnya untuk segera bertobat, meminta maaf, dan memperbaiki kesalahan sebelum kezaliman tersebut menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan.




