Drama di Stadion Kanjuruhan: Bali United Mengalahkan Arema FC dengan Skor 3-4
Pertandingan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan Bali United berlangsung sangat menarik. Laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Jumat 6 Maret 2026 malam, menyajikan pertandingan yang penuh drama dan emosi.
Dalam laga yang dihadiri oleh sekitar 4.125 penonton tersebut, terjadi hujan gol yang membuat skor akhir menjadi 3-4 untuk kemenangan Bali United. Tim tamu, Serdadu Tridatu, berhasil memperlihatkan dominasi mereka sejak awal pertandingan.
Dominasi Awal Bali United
Bali United langsung tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan tinggi yang mereka berikan sangat efektif, sehingga Arema FC kesulitan mengatasi permainan tim tamu. Pada menit ke-22, Teppei Yachida mencetak gol pertama bagi Bali United setelah mampu memanfaatkan tekanan yang dilakukan oleh rekan-rekannya.
Keunggulan ini memberikan semangat tambahan bagi pemain Bali United. Dua menit kemudian, Diego Campos mencetak gol kedua yang membuat skor menjadi 0-2 untuk Bali United di babak pertama.
Kebangkitan Arema FC
Memasuki babak kedua, Arema FC mencoba bangkit dan memberikan perlawanan sengit. Dalberto berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-64, tetapi Teppei Yachida kembali membuktikan kelasnya dengan mencetak brace pada menit ke-68, mengubah skor menjadi 1-3.
Arema FC terus berjuang dan pada menit ke-78, Dalberto mencetak gol keduanya melalui titik putih, membuat skor menjadi 2-3. Drama pun mencapai puncaknya saat Roberto Pimenta Vinagre Filho melakukan gol bunuh diri pada menit ke-90+3, mengubah skor menjadi 2-4.
Tidak lama setelahnya, Kadek Arel juga melakukan gol bunuh diri pada menit ke-90+4, membuat Arema memperkecil jarak menjadi 3-4. Meski Arema terus menekan hingga masa injury time selama 9 menit berakhir, Bali United berhasil mempertahankan kemenangan tipis mereka.
Tanggapan Pelatih dan Pemain
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan rasa puasnya atas kemenangan ini. Ia menjelaskan bahwa kunci kemenangan timnya adalah analisis mendalam terhadap sisi kiri pertahanan Arema FC. Jansen merasa bahwa timnya tampil sangat dominan di 30 menit pertama dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.
Namun, ia juga menyoroti hilangnya kontrol bola di babak kedua yang membuat situasi menjadi kacau. “Skor 2-0 atau 3-0 itu tidak cukup, kami harus menjaga fokus. Namun, saya sangat senang dengan semangat juang tim dan senang bisa mendapatkan tiga poin di sini,” ujar Jansen dalam sesi konferensi pers usai laga.
Diego Campos, yang berhasil mencetak gol pertamanya bersama Bali United, merasa lega bisa berkontribusi langsung melalui gol dalam pertandingan yang begitu sulit di kandang lawan. Baginya, gol ini adalah hasil dari rencana permainan yang dijalankan dengan disiplin tinggi sejak awal pertandingan.
Kemenangan Berharga
Kemenangan ini membawa Bali United pulang dengan poin penuh, sekaligus menjadi modal berharga untuk menatap sisa kompetisi musim ini dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi.







