Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan

    27 April 2026

    Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam

    27 April 2026

    Alumni Inspiratif Berbagi Pengalaman di Acara Pelepasan Wisudawan FIS

    27 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 27 April 2026
    Trending
    • Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan
    • Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam
    • Alumni Inspiratif Berbagi Pengalaman di Acara Pelepasan Wisudawan FIS
    • Gempa 2,3 SR Guncang Jember, Cek Informasi BMKG
    • Di tengah tekanan saham perbankan, BI diprediksi tetap tahan suku bunga, apa dampaknya?
    • Pengusaha kehilangan Rp7,2 juta setelah 250 kg telur raib oleh TNI palsu, alasan bazar sembako
    • Anak Batuk Pilek Setiap Bulan, Wajar atau Tidak? Ini Penjelasan Dokter
    • 5 Ayam Goreng Lezat di Semarang yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner
    • DPRD Badung Kritik Rendahnya Serapan dan Promosi Wisata
    • Gubernur Sulut YSK Tonton Film Songko Bersama Masyarakat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan

    Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan

    adm_imradm_imr27 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kehilangan Penglihatan, Veri AFI Berjuang Melawan Depresi

    Veri AFI, mantan juara pertama Akademi Fantasi Indosiar (AFI) musim pertama pada tahun 2003–2004, kini tengah menghadapi tantangan hidup yang sangat berat. Ia kehilangan penglihatan di mata kirinya akibat penyakit ablasio retina, yang menyebabkan kerusakan saraf matanya secara permanen. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi fisiknya, tetapi juga memicu depresi mendalam dan menghancurkan mimpi-mimpi yang selama ini ia usahakan.

    Sebelumnya, Veri memilih meninggalkan dunia hiburan untuk fokus pada passion-nya sebagai desainer grafis. Ia menempuh pendidikan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan mulai menata hidup barunya sebagai kreator visual saat pandemi. Namun, cobaan datang tanpa diduga ketika ia menderita ablasio retina yang membuat penglihatannya di mata kiri terganggu.

    Kondisi ini sangat memukul batin Veri karena ia telah mengorbankan karier panggungnya demi mengejar cita-citanya menjadi desainer grafis. Ia bahkan pernah menolak perpanjangan kontrak di dunia hiburan hanya untuk fokus pada studi dan karier baru.

    “Di situ aku benar-benar merasa duniaku seperti runtuh lagi,” ujarnya dengan berlinang air mata. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini memicu depresi dan kecemasan hebat, hingga ia sempat mengalami fase tidak bisa masuk makanan sama sekali selama tiga bulan. Dokter menyatakan bahwa retina mata kirinya sudah rusak secara permanen, sementara kedua matanya juga memiliki silinder.

    “

    Veri mengaku bahwa mata kirinya kini tidak bisa menangkap obyek dengan jelas. Kondisi tersebut memengaruhi kesehatan keseluruhannya, termasuk membuat bobot tubuhnya turun drastis. Ia mengalami dehidrasi parah dan tampak lebih kurus dari sebelumnya.

    Mimpi Menjadi Pelukis Besar

    Mimpi Veri menjadi desainer grafis bukanlah hal yang tiba-tiba. Ia mengungkapkan bahwa kecintaannya pada seni rupa dimulai sejak kecil. Nama “Afandi” yang disematkan oleh ayahnya merupakan doa agar dirinya kelak bisa menjadi pelukis besar seperti maestro Afandi.

    “Waktu umur 5 tahun, aku ikut lomba lukis ditemani ayah dan aku dapat juara satu. Ayah pengin aku jadi pelukis, makanya nama aku dikasih Feri Afandi supaya menjadi pelukis seperti pelukis Afandi,” kenang Veri.

    Mimpi itu pun ia kejar hingga jenjang perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Ia berharap bisa menjadi seorang “misioner grafis” yang mampu menciptakan karya-karya visual yang bermakna.

    Perjalanan Hidup yang Penuh Tantangan

    Setelah meninggalkan dunia hiburan, Veri mencoba bangkit dan fokus pada kariernya sebagai desainer grafis. Namun, cobaan datang ketika ia harus menghadapi kondisi kesehatan yang memengaruhi penglihatannya. Ia sempat mengurung diri dan mengalami gangguan mental yang parah.

    Meskipun begitu, Veri kini berusaha untuk beradaptasi dengan keterbatasan tersebut. Ia sedang mencoba menata kembali kesehatan mentalnya yang sempat hancur akibat kehilangan mata. Dengan dukungan orang-orang terdekat, ia berharap bisa kembali melangkah maju dalam hidupnya.

    Kiprah Awal di Dunia Hiburan

    Sebagai juara pertama AFI 1, Veri Affandi dikenal sebagai salah satu peserta yang paling sukses di acara tersebut. Dalam grand final tahun 2004, ia berhasil mengalahkan dua saingannya, yaitu Kia dan Mawar. Kemenangan ini membuat namanya tiba-tiba populer dan sering muncul di berbagai panggung dan layar kaca.

    Namun, seiring berjalannya waktu, karier Veri di dunia hiburan mulai meredup. Meski begitu, ia masih sering tampil sebagai penyanyi dan pembawa acara. Kini, ia fokus pada kariernya sebagai desainer grafis, meskipun harus berjuang melawan keterbatasan yang dihadapinya.



    Veri AFI kini menjadi contoh bagi banyak orang yang menghadapi tantangan hidup. Meski kehilangan penglihatan di mata kiri, ia tetap berusaha bangkit dan menata kembali hidupnya. Dengan semangat dan dukungan orang-orang terdekat, ia percaya bahwa ada harapan di balik keterbatasan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Wall balls: latihan kardio dan kekuatan yang menguji kemampuan

    By adm_imr26 April 20261 Views

    Ramalan Kesehatan Zodiak Besok Minggu 19 April: Leo Tersinggung, Sagitarius Makan Biji Labu

    By adm_imr26 April 20260 Views

    Pelajaran Kesembuhan Yulia Baltschun: Bangkit Setelah Dikhianati

    By adm_imr26 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan

    27 April 2026

    Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam

    27 April 2026

    Alumni Inspiratif Berbagi Pengalaman di Acara Pelepasan Wisudawan FIS

    27 April 2026

    Gempa 2,3 SR Guncang Jember, Cek Informasi BMKG

    27 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?